Intip 4 Hal Mengapa Kamu Harus Tahu Kondisi Keuangan Pasangan, Yuk!

Menikah memang bukan persoalan mudah, karena harus menyatukan dua orang dengan latar belakang dan kebiasaan yang tidak sama pula. Banyak hal yang harus kamu dan pasanganmu siapkan, dan harus mengetahui masalah yang dihadapi masing-masing. Nah, salah satu yang harus kamu ketahui yaitu kondisi keuangan pasanganmu.

Ketika memutuskan untuk terikat dalam hubungan pernikahan, segalanya akan dihadapi berdua, termasuk masalah finansial. Bisa dibilang kondisi ekonomi adalah salah satu faktor besar yang mempengaruhi kehidupan rumah tangga. Bagi kebanyakan pasangan, membicarakan hal keuangan adalah sesuatu hal yang tabu. Entah karena alasan risih, tidak enak hati, tidak nyaman atau malah takut memicu perdebatan.

Cukup banyak pasangan yang sebelum atau setelah memasuki pernikahan tidak mengetahui keuangan pasangannya, mulai dari aset yang dimiliki, berapa besar gajinya hingga berapa besar utang yang dimiliki. Kamu bisa saja sangat mengetahui makanan kesukaannya, ukutan sepatunya, cita-cita masa kecilnya, hingga tim sepakbola favoritnya. Tapi apakah kamu tahu kondisi keuangan pasangan kamu secara mendalam? Berikut hal-hal mengapa kamu harus tahu kondisi keuangan pasanganmu.

Mengapa Kamu Harus Tahu Kondisi Keuangan Pasangan?

Source: Google

Meskipun uang hanyalah sebuah alat. Namun, uang sering menjadi pemicu timbulnya konflik atau masalah antara kamu dan pasangan. Memahami kondisi keuangan pasanganmu merupakan hal yang penting. Untuk itu, berikut hal-hal yang harus kamu perhatikan mengenai keterbukaan kondisi keuangan pasanganmu.

Baca juga: Cara Jitu Mengatur Keuangan Rumah Tangga Untuk Pasangan Muda

1. Bersikap Terbuka

Source: Google

Uang merupakan topik yang paling sensitif untuk didiskusikan secara terbuka. Alasannya, pasanganmu mungkin merasa tidak nyaman untuk membicarakan uang. Ada banyak alasan mengapa mereka tidak merasa nyaman, diantaranya pasangan menganggap itu akan mengganggu privasinya, merasa malu, merasa di luar kendali, tidak merasa cukup berpendidikan, atau mereka berpikir itu bukan suatu hal yang harus dibicarakan.

Dalam membangun rumah tangga memerlukan sebuah komitmen dan salah satu hal yang terpenting adalah keterbukaan, apalagi tentang kondisi keuangan. Sengaja atau tidak, yang paling sering dilakukan oleh pasangan adalah tidak bersikap terbuka mengenai sumber pemasukan dan pengeluaran, juga saling terbuka mengenai aset dan utang yang dimiliki.

Tentunya hal ini tentu sangat penting untuk dibicarakan setiap pasangan. Seharusnya kamu dan pasanganmu tidak perlu malu dan bersikap terbuka, karena kamu akan menghabiskan hidup bersamanya. Untuk itu, mulailah terbuka satu sama lain mengenai kondisi keuangan kamu dan pasangan.

2. Tetapkan Impian dan Tujuan Keuangan

Source: Google

Berbicara mengenai keuangan, selain keterbukaan dan kejujuran. Kamu perlu memberi tahu pasanganmu mengenai impian dan tujuan keuangan yang ingin dicapai. Walaupun sudah menikah, tentu masing-masing tetap memiliki kemauan sendiri. Mungkin salah satu dari kamu ada yang ingin melanjutkan kuliah S2, atau ingin liburan tapi destinasi yang diinginkan berbeda.

Untuk itu, penting untuk kamu dan pasangan menentukan tujuan keuangan bersama-sama. Baik untuk tujuan pribadi maupun tujuan bersama.Yang tidak kalah penting adalah keluarga perlu kompak menentukan visi dan prioritas. Harus saling menentukan tujuan keuangan mana yang harus diprioritaskan.

3. Pikiran yang Terbuka

Source: Google

Awal permasalahan keuangan terjadi dalam keluarga karena ketidaktahuan dalam mengelola keuangan. Saling menyalahkan satu sama lain dan bersikap ngeyel. Cobalah untuk membuka pikiran bahwa mengelola keuangan tidak hanya dari istri, tapi suami harus paham bagaimana mengelola keuangan yang baik, karena ini merupakan tugas bersama.

Baca juga: Psst! Ini Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Supaya Tak Terlilit Hutang

Kamu perlu mengetahui bagaimana cara mengendalikan uang dan memakainya, agar uangmu dapat berkembang dan tidak habis begitu saja. Kamu bisa memulai berinvestasi untuk masa depan kamu dan pasangan.Mengelola keuangan secara bijak, akan memudahkanmu nantinya di masa tua. Orang yang tertutup pola pikirnya akan cenderung membela diri dari kesalahan. Dengan pikiran yang terbuka dan sama-sama ingin belajar dalam mengelola keuangan, maka masalah keuanganmu akan dapat diselesaikan secara bersama.

4. Kesepakatan Bersama

Source: Google

Hal yang paling sederhana yang bisa dilakukan adalah mulai dengan membuat anggaran bulanan dan mencatat anggaran keuangan. Dengan memiliki catatan keuangan seperti ini, umumnya dapat membagi menjadi beberapa bagian seperti pengeluaran rutin, membayar cicilan, investasi dan jajan. Kemudian sepakati bersama, pengeluaran tersebut mau dari rekening mana, rekening atas nama siapa, begitu juga rekening investasi. Semua disepakati bersama. Konsistenlah dalam mengelola keuangan bersama.

Tentu kamu sudah mengetahui bahwa sebagian besar pemicu keretakan rumah tangga dipicu oleh masalah keuangan. Untuk itu, mulai dari sekarang lebih baik kamu dan pasanganmu menyiapkaan kebiasaan yang baik untuk mengelola keuangan bersama agar nantinya terbiasa.

Baca juga: Keuntungan Dan Kekurangan Nikah Muda Yang Harus Kamu Pertimbangkan!

Kondisi Keuangan yang Baik, Picu Harmonisnya Hubungan

Pernikahan merupakan sesuatu hal yang sakral, karena kamu akan menghabiskan hidupmu bersama pasangan. Sebelum memutuskan untuk menikah ada baiknya kamu pikirkan dengan matang dan mempersiapkan diri dengan matang. Bersikaplah saling terbuka dan jujur satu sama lain, khususnya tentang kondisi keuangan satu sama lain. Karena itu menjadi pemicu hubungan kamu dan pasangan akan harmonis.