5 Jenis Pinjaman Dana Tunai di Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui

Pinjaman dana tunai sering dijadikan solusi saat sedang butuh dana mendadak. Tapi tahukah kamu kalau ternyata ada banyak jenis pinjaman dana tunai yang ada di Indonesia. Sebelum mengajukan, pelajari dulu jenis-jenisnya!

Siapa di antara kamu yang pernah mengalami masa-masa di mana sedang butuh dana sementara isi tabungan tidak mencukupi? Dalam hidup kita memang kerap kali dihadapkan pada situasi seperti itu. Saat mengalami masa kesulitan keuangan, maka langkah yang diambil biasanya adalah mau tak mau mengajukan pinjaman dana tunai. Pinjaman dana tunai dinilai bisa memberikan solusi karena dana pinjaman bisa langsung digunakan, berhubung dana yang diberikan dalam bentuk uang tunai. Berbeda dengan jenis pinjaman seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KPA (Kredit Pemilikan Apartemen), atau KKB (Kredit Kendaraan Bermotor) yang berbentuk benda.

Jika pengajuan diterima, maka dana tunai tersebut akan ditransfer langsung ke rekening tabungan milikmu atau kamu juga bisa mengambilnya langsung di kantor penyedia pinjaman. Karena diberikan dalam bentuk tunai, maka jenis pinjaman ini bisa dipergunakan untuk keperluan apa saja, tergantung dari kebutuhan yang sedang kamu alami. Bisa untuk keperluan membayar biaya rawat inap di rumah sakit, memperbaiki kendaraan yang rusak karena kecelakaan, renovasi rumah yang terkena bencana alam, membayar biaya sekolah anak, hingga untuk biaya modal usaha.

Lantas berapa dana pinjaman yang bisa didapat? Plafon pinjaman yang didapat sangat beragam, tergantung dari masing-masing penyedia pinjaman. Tapi rata-rata nominal pinjaman berkisar antara Rp1 juta hingga Rp500 juta. Untuk masa tenornya bisa dimulai dari 1 bulan hingga 60 bulan lamanya.

Baca juga: 9 Cara Cerdas Agar Tidak Terlilit Hutang Pinjaman Uang Cepat

Jenis Pinjaman Dana Tunai

Plafon Pinjaman (dream.co.id)

Di Indonesia, jenis pinjaman ini tidak hanya satu. Tercatat ada lima jenis pinjaman yang paling terfavorit dan diajukan oleh masyarakat Indonesia, yaitu:

1. Pinjaman Dana Tunai Tanpa Agunan

Jenis pinjaman dana tunai yang pertama adalah pinjaman tanpa agunan atau yang lebih dikenal dengan nama kredit tanpa agunan (KTA). Sesuai dengan namanya, jenis pinjaman ini tidak mensyaratkan agunan atau jaminan jika ingin mengajukan pinjaman sehingga kamu bisa tidak perlu repot-repot mencari aset yang bisa diagunkan secepatnya. Berhubung tidak ada agunan, maka proses pinjaman ini tidak membutuhkan waktu yang lama. Rata-rata prosesnya hingga dana bisa cair berkisar antara 1-14 hari kerja, tergantung dari nominal pinjaman yang diajukan. Jika dana yang diajukan sedikit dan dokumen persyaratan sudah lengkap, maka dana bisa segera dicairkan.

Pinjaman tanpa agunan bisa kamu dapatkan dari bank karena hanya bank yang menyediakan jenis pinjaman ini. Untuk syarat mengajukannya terbilang cukup banyak seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), slip gaji, rekening koran selama 3 bulan terakhir, dan kartu kredit aktif minimal 1 tahun penggunaan.

2. Pinjaman Dana Tunai Dengan Agunan

Agunan (amazonaws.com)

Jenis pinjaman dana tunai yang kedua adalah pinjaman dengan agunan yang dinamakan kredit multiguna. Berbeda dengan jenis pinjaman sebelumnya, pinjaman dana tunai dengan agunan ini mengharuskan kamu untuk memberikan agunan atau jaminan jika ingin mengajukan. Jenis agunan yang bisa diberikan berupa sertifikat rumah dan bangunan, sertifikat tanah, hingga BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor).

Plafon pinjaman yang bisa didapat rata-rata 70-80% dari nilai jual aset. Jadi misalkan saja nilai jual aset rumahmu adalah Rp300 juta, maka jumlah maksimal dana pinjaman yang bisa kamu peroleh adalah Rp210 juta hingga Rp240 juta.. Semakin tinggi nilai jual aset, maka semakin tinggi plafon pinjaman yang bisa kamu dapatkan. Sama seperti jenis pinjaman tanpa agunan, jenis pinjaman dengan agunan ini disediakan oleh bank. Untuk syarat-syaratnya tidaklah jauh berbeda. Hanya saja pada pinjaman dengan agunan, kamu membutuhkan syarat jaminan. Selain bank, ada penyedia pinjaman dengan agunan lain seperti Pegadaian.

3. Pinjaman Dana Tunai untuk Usaha

Usaha Modal Kecil (blog.seagate.com)

Berikutnya ada pinjaman untuk usaha yang memang dikhususkan untuk keperluan usaha saja. Jenis pinjaman ini dinamakan kredit usaha rakyat (KUR) dan bisa kamu dapatkan di bank atau penyedia pinjaman berjenis koperasi. Jumlah pinjaman yang diberikan sangat beragam tergantung dari jenis KUR yang dipilih. Ada dua jenis pinjaman KUR yang bisa dipilih, yaitu KUR mikro yang diperuntukkan hanya untuk usaha mikro tanpa memerlukan agunan sehingga dana yang diberikan maksimum hanya Rp25 juta dan KUR ritel yang diperuntukkan untuk usaha kecil dan menengah dengan adanya agunan sehingga pinjaman dana bisa mencapai Rp500 juta.

Baik itu KUR mikro maupun KUR ritel, kamu memerlukan syarat dokumen KTP, NPWP, buku nikah bagi yang sudah berkeluarga, kartu keluarga, rekening koran, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha), proposal usaha bagi yang akan mendirikan usaha, dan pas foto berukuran 3×4 cm.

Baca juga: Jangan Ajukan Pinjaman Online Pribadi Sebelum Kamu Tahu Plus Minusnya

4. Pinjaman Dana Tunai Koperasi

Koperasi (Sumber: Tribunnews.com)

Pinjaman koperasi seringkali menjadi tujuan masyarakat jika tidak bisa mendapatkan dana pinjaman dari bank. Jika kamu mengajukan pinjaman koperasi, tidak ada agunan yang perlu kamu berikan, tapi syarat utamanya adalah kamu harus terdaftar dulu menjadi anggota koperasi karena hanya anggota sajalah yang bisa mengajukan pinjaman di koperasi. Bunga yang diberikan pinjaman koperasi tergolong lebih rendah dibanding jenis pinjaman lainnya. Hanya saja, dana pinjaman yang bisa didapat tidak sebanyak jenis pinjaman lainnya karena sumber dana koperasi hanya berasal dari iuran anggotanya saja.

Syarat lainnya untuk mengajukan pinjaman koperasi adalah KTP, NPWP, slip gaji atau surat keterangan penghasilan, kartu keluarga, dan rekening listrik atau PDAM sebagai tanda bukti tempat tinggal. Kamu bisa mengajukan pinjaman koperasi secara offline dengan datang langsung atau mengajukannya secara online. 

Baca juga: Pinjaman Koperasi Online Tanpa Jaminan Vs Pinjaman Online Tanpa Jaminan, Pilih Mana?

5. Pinjaman Dana Tunai Online

Pinjaman Online Bisa Cepat Cair (Sumber: multimonthloans.co.uk)

Terakhir ada pinjaman dana tunai online atau pinjaman online yang sedang marak dibicarakan oleh masyarakat karena sangat tinggi peminatnya. Alasan utama dari banyaknya peminat pinjaman online adalah cara pengajuannya yang sangat mudah dan proses pencairannya yang cepat. Jadi ketika kamu sedang butuh dana dadakan, maka pinjaman online bisa menjadi solusi cepat yang bisa diandalkan. Tapi ketika memilih penyedia pinjaman online ini, kamu harus waspada karena maraknya penipuan online yang berkedok pinjaman cepat.

Jika ingin mencari penyedia pinjaman online yang aman, kamu harus melihat terlebih dahulu apakah penyedia sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Karena jika sudah terdaftar di OJK, maka semua proses akan diawasi, mulai dari proses pengajuan, pembayaran, hingga penagihan. Salah satu penyedia pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK adalah TunaiKita.

Source: TunaiKita

TunaiKita memberikan pinjaman dana mulai mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta dengan masa tenor pinjaman mencapai 180 hari (6 bulan). Syarat untuk mengajukannya hanya tiga, yaitu KTP, NPWP, dan kepemilikan rekening bank lokal seperti BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Danamon, dan Bank Permata. Cara pengajuannya sangatlah mudah karena kamu cukup mendownload aplikasi TunaiKita yang ada di PlayStore atau AppStore. Setelah itu, lakukan registrasi dan login ke dalam aplikasi TunaiKita. Nantinya kamu tinggal mengajukan nominal pinjaman beserta dengan jangka waktu yang diinginkan. Kalau sudah dilakukan, maka lengkapi dokumen yang disyaratkan dan klik ajukan. Mudah bukan?

Apapun pilihan jenis pinjaman dana tunai yang akan kamu pilih, jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan keputusanmu dengan matang dan melakukan simulasi perhitungan terlebih dahulu supaya kamu tidak menyesal di kemudian hari dan cicilan bisa terbayar hingga lunas.