6 Pengeluaran Rumah Tangga yang Bisa Bikin Dompet Kering!

Mengatur keuangan rumah tangga memang susah-susah gampang. Ada saja kebutuhan yang membuatmu harus mengeluarkan uang melebihi anggaran. Salah satu permasalahannya mungkin karena pengelolaan yang kamu lakukan kurang tepat. Padahal ada beberapa pengeluaran yang sering kamu sepelekan yang justru malah bikin kantong kering . Apa saja? Simak ulasannya berikut ini yuk!

Dalam mengatur keuangan rumah tangga memang butuh ketelitian dan ketekunan tinggi agar budget bulanan tidak membengkak. Pasalnya, tidak sedikit orang yang kebingungan akibat salah mengatur pengeluaran rumah tangga hingga membuat uang habis sebelum akhir bulan. Problematika seperti itu lumrah ditemukan di masyarakat urban di kota metropolitan seperti Jakarta, dan sekitarnya. Biaya gaya hidup dan kebutuhan yang selalu meningkat merupakan faktor utama kenapa sulit mengelola keuangan dengan baik.

Salah satu biaya yang paling sering membuat kantong kering yaitu pengeluaran rumah tangga, mulai dari kebutuhan pokok seperti sembako, listrik dan air, telepon serta ongkos perawatan rumah yang memakan biaya tidak sedikit. Namun, terkadang ada beberapa hal kecil yang tanpa kita sadari membuat biaya bulanan tersebut membengkak. Nah, apa saja kira-kira pengeluaran yang sering disepelekan tapi ternyata malah bikin tagihan membengkak?

Pengeluaran Rumah Tangga yang Sering Disepelekan, Bikin Kantong Kering!

5 Tips Cegah Kantong Kering Pasca Mudik Lebaran (www.bareksa.com)

Jika pengeluaran rumah tangga seringkali membengkak dan keluar dari anggaran yang telah ditetapkan, maka sudah pasti ini akan menjadi masalah di dalam keuangan. Nah, berikut hal-hal yang menyebabkan tagihan rumah tangga membengkak, diantaranya:

1. Keran Air Bocor

Tagihan Rekening Air Bengkak, Segera Cek Instalasi Pipa Rumah (www.banjarbaruklik.com)

Hal pertama yang menyebabkan pengeluaran rumah tangga jadi membengkak yaitu membiarkan keran air bocor begitu saja. Bicara soal air, keran kamar mandi atau wastafel yang bocor kadang dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, kalau dibiarkan dalam jangka waktu bulanan hingga tahunan dampaknya bisa terasa ke budget bulanan.

Sebaiknya kamu tambal langsung agar biaya listrik atau air bisa lebih hemat dan tentunya membuat sumur lebih tahan terhadap kekeringan ketika musim kemarau seperti sekarang ini.

Baca juga: 7 Alasan Kenapa Tagihan Listrikmu Selalu Membengkak

2. Menyiram Tanaman Setiap Hari

Banyak orang memiliki hobi memelihara tanaman di halam rumah, karena menanam tanaman di rumah merupakan kegiatan yang menyenangkan. Namun, untuk menjaga tumbuhan tetap hidup pastinya harus menyiramnya secara rutin, apalagi ketika musim kemarau tiba.

Kebiasaan yang terlalu sering seperti itu pastinya akan membutuhkan listrik yang tidak sedikit untuk menggunakan pompa air. Untuk ukuran yang kecil hingga besar sendiri daya listrik yang dibutuhkan berkisar 150 hingga 400 watt. Jumlah segitu kurang lebih sama dengan penggunaan AC yang tebilang boros. Jadi, alangkah baiknya lebih bijak menyiram tanaman mulai hari ini ya, Sobat!

3. Water Heater terlalu Panas

Mau Mandi Lebih Santai? Ini Rekomendasi 4 Pemanas Air Hemat Listrik!
(www.blibli.com)

Tidak sedikit orang yang menggunakan fasilitas water heater untuk mendapatkan air panas lebih praktis. Mandi dengan air panas memang sangat menenangkan, apalagi setelah seharian kamu beraktivitas di luar rumah. Kalau kamu termasuk salah satunya, sebaiknya perhatikan tingkat suhu panas air yang digunakan. Sebab jika tidak, pengeluaran listrik dan penggunaan gas bisa sangat boros dan pengeluaran rumah tangga jadi membengkak.

Baca juga: Quality Time Juga Butuh Modal, Yuk Pelajari Cara Kelola Dana Untuk Akhir Pekan!

Jangan lupa untuk mematikan alat pemanas air bila sedang tidak digunakan. Atau alternatif lain, kamu bisa menggunakan water heater yang memanfaatkan panas matahari dengan konsekuensi harga produk yang lebih mahal.

4. Belum Menggunakan AC Inverter

AC Hemat Listrik? AC LG Inverter Bisa Jadi Pilihan Tepat Untukmu (www.shopback.co.id)

Nah, salah satu hal yang paling sering digunakan oleh penduduk wilayah tropis adalah Air Conditioner (AC). Apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini, AC tentunya sangat berguna untuk menyejukkan hunianmu agar kamu tidak merasa kepanasan.

Padahal, sangat penting untuk kamu mengganti AC segera apabila masih menggunakan tipe yang standar atau lama. Sebab AC yang bukan inverter, konsumsi listriknya terbilang boros. Gunakan AC berteknologi inverter untuk pemakaian ruangan yang berdurasi lama sekitar enam jam ke atas dan manfaatkan AC low watt untuk kamu yang menggunakannya dalam durasi sebentar di bawah enam jam untuk melakukan pengiritan secara maksimal.

5. Idle Mode untuk Barang Elektronik

Islitah Idle mode atau dalam bahasa indonesia berarti tidur sering kita dengar untuk beberapa barang elektronik seperti televisi, komputer, dan laptop. Tapi, tanpa kita sadari sebetulnya mode tersebut masih menyerap energi yang lumayan besar jika ditinggalkan begitu saja.

Bahkan, di Amerika Serikat tercatat jutaan rumah tangga menghabiskan ongkos sekitar US$ 165 atau setara Rp 2,3 jutaan per tahunnya untuk hal semacam ini. Untuk itu, sebaiknya mulai sekarang kamu mulai mengurangi atau bahkan langsung menghentikan kebiasaan untuk menggunakan mode tidur untuk barang elektronik tertentu, ya!

6. Belum Menggunakan Lampu LED

Hemat Anggaran Dengan Lampu LED? Inilah 5 keunggulannya (kumparan.com)

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, penerangan rumah sudah memasuki era baru dengan memanfaatkan lampu LED sebagai sumber pencahayaannya. Bukan lagi menggunakan lampu pijar yang dulu digunakan kebanyakan masyarakat.

Lampu LED atau Light Emitting Diode adalah suatu lampu indikator dalam perangkat elektronika yang biasanya memiliki fungsi untuk menunjukkan status dari perangkat elektronika tersebut. Lampu ini merupakan sejenis lampu yang akhir-akhir ini muncul dalam kehidupan kita. LED dulu umumnya digunakan pada gadget seperti ponsel atau PDA serta komputer. Sebagai pesaing lampu bohlam dan neon, saat ini aplikasinya mulai meluas dan bahkan bisa kita temukan pada korek api yang kita gunakan, lampu emergency dan sebagainya. LED sebagai model lampu masa depan yang dianggap dapat menekan pemanasan global karena efisiensinya.

Selain lebih terang, lampu LED juga ternyata lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar dan pendar. Sudah banyak produsen lampu nasional maupun internasional yang beralih memproduksi ke teknologi ini.

Bahkan, ongkos yang bisa kamu hemat sangat lumayan lho, Sobat. Mencapai US$ 45 atau setara Rp630 ribu per lima unit lampu di rumah setiap tahunnya. Dana sebanyak itu bisa kamu gunakan untuk hal lain, contohnya untuk berinvestasi saham.

Baca juga: Sebelum Memulai, Ini Kelebihan Dan Kekurangan Investasi Emas Yang Perlu Kamu Ketahui

Kenali dan Pahami Setiap Pengeluaran

Seberapa besarpun anggaran rumah tangga, jika tidak dijalankan dengan baik maka hal tersebut akan menimbulkan masalah di dalam keuangan. Kenali dan kelola setiap pos pengeluaran dengan tepat, sehingga pengeluaran dapat ditekan dengan efektif. Jika pengeluaran dapat ditekan, maka anggaran rumah tangga akan berjalan dengan baik dan lancar. Tidak lupa juga perhatikan hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti yang sudah TimiKimi ulas di atas agar anggaran rumah tangga tidak membengkak, Sobat!