Listrik telah menjadi salah satu kebutuhan dasar bagi setiap orang. Tanpa listrik, semua orang pastinya tidak dapat menjalankan aktivitas dengan lancar. Namun, seringkali tagihan listrik di rumah membengkak. Apa penyebabnya? Simak ulasannya di sini ya!

Bicara soal listrik, merupakan salah satu hal terpenting untuk menunjang aktivitas banyak orang. Bagaimana tidak, hampir seluruh kegiatan yang dilakukan akan memerlukan listrik. Tidak  heran juga kalau akhirnya kebutuhan akan listrik ini sangat sulit untuk dikurangi. 

Meski begitu, bukan berarti kamu bisa sembarangan menggunakan sumber daya listrik, Sobat. Selain boros energi, tagihannya yang membengkak pun akan berdampak pada pengeluaranmu. Padahal, dengan mengubah sedikit kebiasaan sehari-hari, dari hal yang paling kecil sekalipun, kamu bisa menghemat listrik secara signifikan loh. 

Penggunaan listrik tentu bukanlah suatu hal yang gratis karena kita harus membayar tagihan penggunaan listrik secara rutin setiap bulannya. Nah, kali ini TimiKimi akan mengulas 7 alasan mengapa tagihan listrik selalu membengkak. 

Tagihan Listrik Membengkak? Ini Penyebabnya!

Bayar PLN Online Bisa Dilakukan dengan Mudah Melalui 4 Metode Berikut Ini! (taufan.web.id)

Tagihan listrik setiap bulan sering membuat jantung berdebar bagi sebagian orang, khawatir jika tagihannya membengkak, padahal sudah berusaha menghemat. Jika sudah membengkak, maka budget atau anggaran keuangan yang harusnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lain akhirnya terpaksa direlakan untuk membayar tagihan listrik. Nah, berikut ini alasan mengapa tagihan listrik kamu selalu membengkak, diantaranya:

1. Penggunaan Lampu yang Boros

Ini yang Terjadi Jika Tidur dengan Lampu Menyala! (www.guesehat.com)

Penggunaan lampu terkadang tidak kita sadari menjadi penyebab tagihan listrik membengkak. Nah, seiring perkembangan teknologi, kini berbagai jenis lampu pun tersedia untuk menerangi rumah kita. Namun sangat disarankan untuk menggunakan lampu LED karena salah satu keuntungan dari menggunakan lampu LED adalah dari segi konsumsi energinya yang cenderung lebih rendah sehingga mampu menghemat energi.

Jadi, jika ingin mengurangi biaya tagihan listrik yang membengkak, mungkin tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan lampu jenis LED. Sebab, lampu jenis ini memiliki daya pemakaian listrik yang sangat kecil, dengan Watt-nya yang cenderung rendah, pastinya akan membuat tagihan listrik akan jauh lebih bersahabat setiap bulannya. Dengan begitu, jangan heran jika lampu LED disebut-sebut dapat menghemat pemakaian energi listrik hingga 90 persen lho, Sobat. Pilihlah lampu LED dengan kualitas yang baik.

Baca juga: Kebiasaan Bangun Siang Bisa Sebabkan Kanker Hati?

2. Rice Cooker dan DIspenser yang Tak Pernah Mati

Rice cooker merupakan salah satu alat elektronik yang sangat membantu dalam aktivitas sehari-hari karena kita bisa memasak dan menghangatkan nasi dengan lebih mudah dan cepat. Tapi ternyata, rice cooker juga bisa menjadi penyebab tagihan listrik yang bengkak, lho. Nggak percaya? Berikut perhitungannya:

Bila dalam sehari rice cooker memanaskan nasi selama 10 jam, dan itu terjadi sepanjang hari selama sebulan, maka pemakaian listriknya adalah 77 W x 10 jam/hari x 30 hari/bulan = 23,1 kWh per bulan. Kemudian kita tinggal mengalikan dengan jumlah tagihan listrik di rumah kita, pasti lumayan biayanya. Baru rice cooker saja ternyata sudah memakan banyak energi ya, Sobat.

Untuk pemakaian rice cooker, sebaiknya memakai termos nasi saja. Bila ingin mengkonsumsi nasi hangat, kukus dulu sebentar menjelang waktu makan. Bayangkan saja, hanya untuk sedikit kerepotan tersebut kita bisa menghemat puluhan ribu rupiah kan?

Hal yang sama juga perlu kita lakukan untuk pemakaian dispenser. Sebaiknya menyambungkan dispenser ke listrik hanya jika kita butuh saja, bukan dicolokkan ke listrik seharian, karena itu akan sia-sia. Apalagi daya yang listrik yang dibutuhkan untuk alat satu ini yaitu sekitar 80-450 Watt. Jika kita ingin bepergian untuk beberapa jam misalnya, sebaiknya kita pastikan dispenser maupun rice cooker juga dicabut ya agar tagihan listrikmu jauh lebih hemat. 

3. Tidur dengan Keadaan TV Menyala

Bahaya Tertidur di Depan TV yang Masih Menyala bagi Kesehatan (www.fimela.com)

Masih banyak sekali orang yang secara tidak sadar melakukan hal ini. Awalnya semangat nonton, akhirnya tanpa sadar tertidur dan lupa untuk mematikan TV. Akibatnya, TV yang menonton kita tidur, dan hal itu bisa saja terjadi pada waktu lama tergantung seberapa lama kita tertidur di depan alat elektronik visual ini. Kebiasaan ini menjadi salah satu pemicu kenaikan tagihan listrik rumahmu. 

Tips dari TimiKimi yaitu mulailah menonton TV ketika kita benar-benar ingin menonton, jika sudah merasa sangat ngantuk, pastikan matikan TV sesegera mungkin. Tips lainnya yaitu kita bisa juga menggunakan TV LED yang tidak banyak menggunakan energi listrik agar lebih hemat.

4. Lupa Cabut Colokan Listrik

Ingin Hemat Listrik? Lakukan 4 Tips Sederhana Ini (meramuda.com)

Kebiasaan satu ini merupakan hal yang paling sering dilakukan saat di rumah. Saat melakukan charging handphone atau laptop misalnya, kita langsung meninggalkan charger di tempat colokan listrik, entah karena lupa, buru-buru, atau bahkan terkadang sengaja melakukannya agar lebih gampang ketika membutuhkannya. Padahal kebiasaan ini juga berpengaruh pada pemborosan penggunaan daya listrik lho. 

Baca juga: Transfer Uang Ke Luar Negeri? Gimana Sih Caranya?

Bayangkan saja, beragam charger maupun colokan lain masih tertancap ketika tidak kita gunakan, pasti sangat sia-sia kan? Akibatnya tagihan listrik bulanan kita membengkak dan kita harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membayar tagihan. Untuk itu, cobalah cabut charger atau colokan lainnya yang masih tertempel pada sumber listrik ketika sedang tidak kita gunakan. Selain agar ruangan lebih rapi dan kabel tidak berserakan, biaya tagihan listrik pun bisa dihemat.

5. Telat Membayar Tagihan Listrik

Nah, yang satu ini menjadi masalah non-teknis sebenarnya. Banyak orang yang sibuk sehingga lupa untuk membayar tagihan listrik bulanan yang harus dibayarkan tepat waktu. Resikonya yaitu jika terlambat membayar tagihan, maka kita harus membayar denda dengan jumlah yang tidak murah. Semakin sering kamu lupa membayar tagihan, semakin tinggi pula denda yang harus dibayarkan. Masalah lain yang membuat kita lupa untuk membayar adalah karena jarak loket pembayaran tagihan listrik yang cukup jauh dari rumah kita, sehingga memakan waktu dan tenaga untuk melunasi tagihan listrik. 

Namun, dengan semakin majunya teknologi sekarang ini kamu tidak perlu khawatir lagi untuk pergi ke loket pembayaran listrik. Untuk membayar tagihan listrik kini sudah tersedia di beberapa marketplace dan mini market terdekat. Jadi, sudah tidak ada alasan lagi untuk kamu telat membayar tagihan listrik ya, Sobat! 

6. Pompa Air

Ini 4 Langkah Tak Biasa untuk Hemat Air di Rumah (lifestyle.okezone.com)

Jika di rumahmu dipasangi saklar otomatis untuk mematikan pompa air, maka cara ini membuat meteran listrik naik. Mengapa? Karena dalam sistem ini, meski aliran air sudah dihentikan dengan menutup krannya, namun mesin masih terus menyala. Aliran listrik baru akan terputus (mesin off) setelah mencapai tekanan tertentu.

Di sinilah penggunaan energi listrik menjadi sangat tidak efisien karena untuk mencapai level tekanan tersebut, mesin akan menyedot daya listrik yang sangat besar. Jadi bayangkanlah jika dalam sehari ada beberapa anggota keluarga yang sering membuka tutup kran. Solusi atas problem ini adalah dengan memasang tandon atau profil tank yang dipasangi saklar pelampung (radar). Tandon air memungkinkan pompa tidak terlalu sering hidup dan mati karena saklar pelampung dapat diatur sesuai kebutuhan air dan stok air yang akan disimpan.

Baca juga: 7 Hal Penting Yang Harus Dipersiapkan Untuk Anak Sejak Dini

Yuk Ubah Kebiasaan Sekarang Juga

Kalau ingin hemat listrik, yuk mulai ubah kebiasaan di atas. Selain bermanfaat untuk diri sendiri, menghemat listrik juga turut membantu kelestarian lingkungan lho! Nah, selain berhemat, kamu juga bisa sekaligus turut mengurangi pemanasan global.