7 Perayaan Halloween Paling Unik di Seluruh Dunia

Memasuki bulan Oktober, tentunya identik dengan perayaan Halloween. Di Indonesia sendiri, perayaan Halloween identik dengan pesta kostum, mengadaptasi perayaan Halloween di negara-negara barat yang lebih populer. Namun, diberbagai negara lain, ternyata Halloween dirayakan dengan cara yang berbeda-beda, lho. Seperti apa perayaan unik Halloween di berbagai negara lainnya? Simak ulasan TunaiKita berikut ini ya!

Setiap tanggal 31 Oktober, dunia merayakan Halloween. Sebuah festival yang berasal dari bangsa Celtic, nenek moyang bangsa Eropa. Karena Bangsa Eropa suka berkelana, budaya ini ikut menyebar sampai ke benua-benua lain seperti Amerika dan Australia. Festival Halloween dirayakan dengan menggunakan kostum-kostum seram.

Awal mula Halloween sendiri ketika bangsa Celtic, sebagai bangsa pertama yang mencetuskan perayaan ini percaya bahwa setiap tanggal 31 Oktober, pembatas antara dunia orang mati dan orang hidup terbuka. Banyak roh jahat yang akan berkeliaran dan menggangu mereka. Roh-roh jahat tersebut mengancam memberikan kerugian pada warga. Agar terhindar dari ancaman tersebut, bangsa Ciltex memakai kostum-kostum menyeramkan. Tujuanya adalah, agar “roh jahat” yang mungkin keluar mengura manusia adalah teman mereka. Bisa dikatakan mereka mencoba berdamai dengan para roh jahat dengan berpenampilan mirip dengan mereka.

Untuk simbol Halloween sendiri yang digunakan secara universal adalah labu yang dibentuk menyerupai wajah yang menyeramkan. Karakter ini disebut Jack-o-Lantern. Di dalam Jack-o’-Lantern biasanya diletakkan lilin menyala atau lampu agar terlihat lebih seram di tempat gelap. Budaya ini berasal dari Amerika Utara yang memang merupakan area penghasil labu. Simbol lain dari Halloween adalah orang-orangan sawah. Labu dianggap sebagai hasil panen dan orang-orangan sawah adalah para penjaga. Mereka juga biasa menggunakan tokoh-tokoh menyeramkan lain seperti laba-laba, kelelawar, drakula, iblin dan lainya.

Nah, di beberapa negara berikut ini memiliki tradisi unik untuk merayakan Halloween. Simak ulasan TimiKimi berikut ini ya!

Perayaan Halloween Paling Unik di Berbagai Negara

1. Yue Lan, Hongkong

THE HUNGRY GHOST FESTIVAL: WHEN IT’S TIME TO FEED YOUR DEAD (www.orderofthegooddeath.com)

Di Hongkong, perayaan Halloween dikenal dengan nama “Yue Lan” yang bisa diterjemahkan sebagai Festival Hantu Lapar. Pada saat festival yang dirayakan setiap 31 Oktober ini, masyarakat memberikan sesaji persembahan berupa buah dan membakar uang kertas. Tujuannya, agar roh-roh kelaparan bisa menikmati buah-buahan tersebut dan juga uang kertas sehingga tidak menganggu masyarakat. Namun, selain perayaan tradisional ini, masyarakat Hongkong juga merayakan Halloween secara modern dengan kostum dan parade-parade seperti pada umumnya.

Baca juga: 6 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menjadi Vegetarian

2. Teng Chieh, Cina

Berkunjung ke Cina saat perayaan Halloween,  Sobat bisa menyaksikan masyarakat setempat merayakan Halloween dengan “Teng Chieh”, sebuah perayaan untuk menghormati orang-orang yang telah meninggal. Pada saat Halloween, “Teng Chieh” dilakukan masyarakat dengan mendatangi makan sanak keluarga ataupun orang tedekat dengan membawa makanan dan juga bunga.

Setelah meletakkan makanan dan bunga tersebut di makan orang terkasih yang telah berpulang, mereka akan menyalakan lentera dan menerbangkannya ke langit. Di beberapa daerah, lentera ini juga dihanyutkan di sungai. Penerbangan Lentera ini memberikanmu pemandangan indah di langit malam daratan Cina. Filosofi dari pelepasan lentera ini adalah agar para roh bisa naik ke atas surga.

3. Festival Obon, Jepang

Guide to the Obon Festival 2019 in Japan (www.jrailpass.com)

Perayaan Halloween tradisional di Jepang dirayakan dengan Festival Obon. Pada Festival Obon, penduduk Jepang akan menyiapkan makanan dan manisan untuk mengundang para leluhur yang telah berpulang untuk berkumpul kembali bersama keluarga. Setelah itu, festival Obon pada Halloween di Jepang ini diakhiri dengan menghanyutkan lentera ke sungai ataupun lautan untuk mengantar kembali para arwah leluhur ke alam baka.

4. Pangangaluluwa, Filipina

Di Negara Filipina, perayaan Halloween lebih dikenal dengan nama perayaan Pangangaluluwa. Pada saat Pangangaluluwa, penduduk akan menggunakan kostum-kostum khas Halloween dan berkeliling dari rumah ke rumah untuk menyanyikan lagu-lagu pujian khas Pangangaluluwa. Perayaan Halloween seperti ini dilakukan dengan tujuan mengenang kebaikan sekaligus mendoakan roh-roh yang masih terjebak di dunia agar dapat kembali ke Surga dengan damai.

Baca juga: Jangan Benci Hari Senin! Lakukan Beberapa Hal Ini Agar Senin Kamu Menyenangkan

5. Parade Halloween, Irladia

HALLOWEEN AND THOSE IRISH PAGANS (www.skibbereeneagle.ie)

Berbicara soal parade Halloween, Irlandia adalah destinasi yang tepat jika kamus ingin mengunjungi parade Halloween yang meriah. Menjelang perayaan Halloween, masyarakat Irlandia akan melakukan parade Halloween yang meriah dengan patung-patung raksasa di jalan-jalan kota hingga di pelosok daerah. Di beberapa kota besar bahkan sudah dikenal dengan perayaan Halloween yang sangat meriah seperti Tur Dublin Berhantu yang dimeriahkan juga dengan berbagai pertunjukkan musik dan atraksi lainnya.

6. Halloween Tanpa Pisau, Jerman

Pada saat Halloween tiba, layaknya perayaan Halloween di negara-negara lain, masyarakat Jerman mendekorasi rumah dan sudut-sudut kota dengan dekorasi khas Halloween. Namun, hal unik yang juga dilakukan masyarakat Jerman pada saat Halloween tiba adalah menyembunyikan semua piasu yang ada dirumah. Hal ini dikarenakan kepercayaan masyarakat akan roh-roh jahat yang tak bisa menyakiti mereka jika pisau disembunyikan.

7. Halloween Gelap Gulita, Austria

These Cincinnati Halloween haunts promise to deliver chills (www.wcpo.com)

Berkunjung ke Austria menjelang perayaan Halloween, Sobar mungkin akan disambut dengan kota yang gelap gulita karena salah satu tradisi Halloween unik masyarakat Austria adalah memadamkan lampu sebelum memasuki malam Halloween pada tanggal 31 Oktober. Hal ini dilakukan guna menyambut arwah-arwah leluhur yang turun ke bumi pada malam Halloween.

8. Trick or Treat, Amerika

Perayaan Halloween di Ameria ini mungkin merupakan perayaan paling populer dan banyak diadaptasi dan dilakukan di berbagai belahan dunia lainnya. Pada saat Halloween tiba, masyarakat mendekor rumah dan penjuru kota dengan dekorasi khas Halloween. Anak-anak akan menggunakan kostum-kostum dan berkeliling dari rumah ke rumah dengan keranjang berbentuk lentera labu untuk melakukan “trick or treat“.  Ketika diberikan “trick or treat” tuan rumah umumnya akan memberikan permen alias treat atau jika tidak akan dikerjai oleh anak-anak berkostum ini atau trick. 

9. Day of the Dead, Meksiko

What Is Day Of The Dead? (www.worldatlas.com)

Beralih ke Meksiko, perayaan Halloween di negara ini populer dengan nama “Day of the Dead” untuk mengenang orang-orang yang telah meninggal. Perayaan Halloween di Meksiko inipun dirayakan 3 hari lamanya dimulai pada 31 Oktober.

Setiap daerah di Meksiko memiliki perayaan khas-nya masing-masing, seperti di Janitzio yang selalu dimeriakan ritual khas dengan tarian budaya dan para nelayan yang mendayung sembari membawa obor serta kunjungan ke makam keluarga pada malam hari. Satu hal yang membuat perayaan Halloween “Day of the Dead” di Meksiko khas adalah atribut tengkorak yang ikonik, berbeda dengan di Amerika yang Halloween-nya identik dengan Lentera Labu alias Jack’o Lantern.

Baca juga: Hari Anti Narkoba Sedunia 2019: Millennials, Yuk Jauhi Narkoba!

Nah, Sobat setiap negara ternyata memiliki tradisi perayaan Halloween masing-masing yang cukup menarik, bukan? Bagaimana dengan perayaan Halloween milikmu? Sudah temukan tema dan konsep acara Halloween yang pas? Happy Halloween, Sobat!