Alasan Kenapa KTA DBS Cocok Digunakan untuk Dana Pendidikan

KTA DBS

Ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tapi dana yang ada di tabungan tidak mencukupi? KTA DBS bisa jadi solusi pilihan yang tepat. Simak alasannya berikut cara mengajukannya di sini!

Pendidikan adalah hal penting yang keberadaannya tidak boleh dianggap remeh karena pendidikan bisa mencerahkan masa depan kita. Dengan memiliki pendidikan yang tinggi, bukan hal yang mustahil kalau nantinya kamu bisa mendapat kehidupan yang layak, penghasilan yang mencukup, serta hari tua yang terjamin. Tapi sayangnya, untuk meraih pendidikan yang tinggi, dibutuhkan dana yang besarannya tidak sedikit. Di Indonesia, dana pendidikan tergolong cukup mahal, baik itu biaya pendidikan untuk masuk sekolah dasar, menengah, atas, hingga ke perguruan tinggi.

Untuk dana pendidikan kuliah, kamu bisa membutuhkan dana hingga puluhan juta rupiah agar dapat menyelesaikan strata satu hingga selesai. Apalagi jika ingin melanjutkan ke strata dua hingga tiga. Tidak seperti universitas di luar negeri yang menerapkan sistem layanan bantuan dana pendidikan kepada mahasiswanya, universitas di Indonesia paling hanya bisa memberikan keringanan potongan biaya jika mahasiswa tersebut mendapatkan IPK di atas rata-rata. Tak jarang ada mahasiswa yang terpaksa harus berhenti di tengah jalan karena kurangnya dana pendidikan untuk melanjutkan kuliah.

Supaya pendidikan bisa diselesaikan dengan baik, mau tak mau kita harus memanfaatkan pinjaman dana yang digunakan untuk membayar uang kuliah. Beberapa orang banyak yang menggunakan pinjaman dana tanpa agunan atau kredit tanpa agunan (KTA). Salah satu bank yang bisa kamu pilih untuk mengajukan pinjaman KTA adalah DBS. Pemilihan KTA DSB sebagai pinjaman untuk dana pendidikan bukanlah tanpa sebab karena ternyata ada beberapa alasan yang melandasinya, yaitu:

Baca Juga : Pinjaman KTA Vs Pinjaman Online, Mana Yang Terbaik?

  • Plafon pinjaman tinggi

Plafon Pinjaman Tinggi (Sumber: detik.com)

Alasan yang paling pertama adalah plafon pinjaman yang diberikan terbilang sangat besar. Kamu bisa mengajukan pinjaman KTA DBS mulai dari Rp 5.000.000 hingga Rp 300.000.000. Meski plafon pinjaman yang diberikan tinggi, ajukan nominal pinjaman seperlunya. Jangan sampai melebihi dari batas kebutuhan dana pendidikanmu.

  • Jangka waktu sangat fleksibel

Umumnya waktu yang dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan pendidikan di jenjang kuliah adalah antara 3-5 tahun lamanya. Jika kamu mengajukan pinjaman KTA DBS untuk dana pendidikanmu, maka kamu bisa menyesuaikan jangka waktu cicilannya dengan masa kuliahmu. KTA DBS memberikan jangka waktu cicilan yang sangat fleksibel mulai dari 12 bulan, 24 bulan, hingga 36 bulan lamanya.

  • Proses dan prosedur lebih cepat dan mudah

Berhubung jenis pinjaman ini adalah pinjaman tanpa agunan yang tidak memerlukan jaminan atau agunan apapun, maka sudah pasti prosesnya akan jauh lebih cepat karena tidak perlu menaksir nilai agunan terlebih dahulu. Ditambah lagi, jika kamu mengajukannya secara online, maka proses verifikasi dokumen akan jadi lebih mudah dan cepat. Hal ini sangat menguntungkanmu mengingat ada batasan waktu untuk membayar uang kuliah dengan segera.

  • Resiko yang ditanggung hanya satu

Terakhir adalah resiko yang akan ditanggung hanyalah satu. Kita kerap kali mendengar ada mahasiswa yang mengajukan pinjaman di sana sini untuk memenuhi biaya kuliah. Perlu kita ingat kalau dana pendidikan ini tidak hanya berpatok pada biaya kuliah saja, tapi terkadang kita juga memerlukan dana untuk membeli buku, fotokopi, print tugas, dan lain sebagainya. Dengan mengajukan pinjaman KTA DBS, resiko hutang hanya ada satu sehingga kamu bisa fokus membayar cicilan hutang di satu tempat saja.

Baca Juga : Tips Dan Trik Agar Pinjaman Dana Tanpa Jaminan Langsung Cair

Syarat dan dokumen untuk mengajukan KTA DBS

Persiapkan Dokumen (Sumber: amazonaws.com)

Untuk mengajukan KTA DBS dibutuhkan beberapa syarat dan dokumen terlebih dahulu yang harus kamu lengkapi dan penuhi. Kita langsung lihat saja syarat dan dokumen yang diperlukan!

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 21 tahun dan maksimum 55 tahun pada saat akhir pelunasan
  • Domisili di JABODETABEK, Bandung, dan Surabaya
  • Memiliki pekerjaan tetap minimal 1 tahun untuk karyawan dan 2 tahun untuk profesional dan wirausaha
  • Memiliki penghasilan bulanan minimal Rp 3.000.000 bagi karyawan dan Rp 5.000.000 untuk profesional dan wirausaha
  • Memiliki kartu kredit dengan masa aktif keanggotaan 1 tahun dan limit Rp 6.000.000 untuk karyawan dan Rp 7.000.000 untuk profesional dan wirausaha
  • Kalau tidak memiliki kartu kredit harus menyertakan nomor telepon rumah dan kantor
  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) milik sendiri dan pasangan (bagi yang sudah menikah)
  • Fotokopi kartu kredit (bagi yang memiliki)
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) untuk peminjaman di atas Rp 50.000.000
  • Fotokopi buku tabungan atau rekening koran selama tiga bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja dan slip gaji asli
  • SK pengangkatan atau kartu taspen asli bagi pegawai negeri sipil
  • Pas foto berukuran 4×6 milik sendiri dan pasangan (bagi yang sudah menikah)

Cara mengajukan KTA DBS yang mudah

DBS (Sumber: dbs.com)

Jika semua syarat dan dokumen sudah dipenuhi dan dilengkapi, kamu tinggal mengajukan langsung secara offline dengan datang ke kantor cabang DBS terdekat atau mengajukannya secara online melalui situs resminya. Caranya sangat mudah. Kamu cukup membuka situs resmi DBS, lalu pilih menu kredit pinjaman pribadi. Nantinya akan muncul KTA DBS yang bernama Dana Bantuan Sahabat dan klik ajukan sekarang. Ikuti semua prosedur yang diminta mulai dari melengkapi data diri berupa nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Setelah itu, kamu tinggal menunggu pihak DBS menghubungimu untuk melakukan verifikasi dan meminta kelengkapan dokumen yang sebelumnya sudah kamu siapkan. Jika semua dokumen sudah kamu berikan, maka tunggulah pihak DBS memproses pengajuanmu. Pada proses ini, pihak DBS akan mengecek keabsahan dokumen yang kamu miliki dan juga skor kredit milikmu. Jika pengajuan diterima, maka dana bisa akan langsung cair melalui rekening tabunganmu dalam jangka waktu 1-7 hari kerja.

Pilihan pinjaman dana pendidikan selain KTA DBS

TunaiKita (Sumber: www.tunaikita.com)

Pengajuan KTA DBS ditolak, lalu cari pinjaman dana pendidikan ke mana lagi? Tenang Sobat, masih ada solusi lain yang bisa kamu pergunakan. Jika dana pendidikanmu tak lebih dari Rp 20.000.000, maka kamu bisa mengajukan pinjaman online melalui TunaiKita. Caranya sangat mudah dan cepat. Kamu cukup menyiapkan KTP, NPWP, dan rekening bank lokal. Boleh rekening BRI, BNI, Mandiri, BCA, Danamon, Permata, atau Bank Mega.

Baca Juga : 5 Tempat Pinjaman Uang Cepat Tanpa Syarat Yang Ribet

Pertama-tama, unduh aplikasi TunaiKita yang ada di PlayStore lalu lakukan registrasi dengan mengisi data diri dan informasi lainnya. Setelah itu, pilih nominal pinjaman dan masa tenor cicilan. TunaiKita memberikan masa tenor cicilan mulai 10 hari hingga 180 hari lamanya. Kalau sudah memilih nominal pinjaman dan masa tenornya, lalu klik saya mau pinjam. Setelah itu, tunggu proses verifikasi yang akan dilakukan TunaiKita. Jika verifikasi data milikmu lolos dan pengajuan diterima, maka dana akan langsung secara otomatis ditransfer melalui nomor rekening yang telah kamu berikan sebelumnya. Mudah bukan?

Berhutang untuk dana pendidikan harus dengan perhitungan yang matang

Pinjaman Dana (Sumber: blog.donedeal.ie)

Berhubung pinjaman yang kamu ajukan akan dipergunakan sebagai dana pendidikan, maka lakukanlah perhitungan dengan matang. Jangan mengajukan pinjaman jika kamu tidak memiliki sumber dana per bulannya untuk membayar cicilan hutang tersebut. Misalkan saja, kamu kuliah sambil memiliki pekerjaan freelance atau membuka usaha sampingan. Cicilan hutang yang menunggak dan tidak terbayar bisa menjadi beban sehingga kamu tidak bisa berkonsentrasi saat kuliah dan mengganggu aktivitas belajar. Jadi, selalu pikirkan dengan matang dan mintalah pendapat dari keluarga dekat terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman ya Sobat!