Amankah Mengajukan Pinjaman untuk Mahasiswa? Ketahui Jawabannya di Sini!

Berstatus mahasiswa bukan berarti tidak pernah mengalami permasalahan keuangan alias butuh uang. Tapi apakah dengan status tersebut, kamu dibolehkan mengajukan pinjaman untuk mahasiwa? Coba saja kita cek jawabannya di bawah ini!

Siapa di antara kamu yang masih berstatus sebagai mahasiswa saat ini? Kehidupan mahasiswa tentunya berbeda dengan menjadi pelajar. Jika saat menjadi pelajar semua kebutuhanmu masih dipenuhi oleh orang tua, tapi saat menjadi mahasiwa, dirimu yang sudah beranjak dewasa mulai berpikir untuk mandiri alias tidak ingin mengandalkan orang tua lagi. Coba saja kamu perhatikan, rasanya tidak sedikit ada mahasiswa yang membayar uang kuliahnya sendiri dengan bekerja atau mendapat beasiswa.

Tentu saja dengan bekerja atau mendapat beasiswa, kamu bisa membayar uang kuliah. Tapi pada kenyataannya masih ada mahasiswa yang mengalami permasalahan ekonomi seperti kekurangan dana untuk membayar uang kuliah, bayar kos, hingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tidak tinggal bersama orang tua alias tinggal di kosan.

Jika hal ini terjadi, kita pasti bertanya-tanya apakah sebenarnya boleh mengajukan pinjaman untuk mahasiswa saat mereka sedang butuh dana yang sifatnya mendadak?

Baca juga: Yuk, Lakukan Simulasi Pinjaman Dana Online Dulu Agar Perhitungan Jadi Matang

Pinjaman untuk Mahasiswa Boleh Dilakukan Asalkan

Pinjam Uang 20 Juta Tanpa Jaminan (kabarone.com)

Sesuai dengan pertanyaan di atas, sebenarnya pinjaman untuk mahasiwa sah-sah saja dilakukan. Tapi pastinya ada syarat yang harus kamu ketahui terlebih dahulu, yaitu:

  • Memiliki Perhitungan yang Matang

Syarat yang pertama saat kamu akan mengajukan pinjaman untuk mahasiswa adalah miliki perhitungan yang matang. Dengan melakukan perhitungan yang matang, maka kamu bisa mengetahui apakah pengajuan pinjaman yang kamu ajukan ini perlu atau tidak dilakukan. Ditambah lagi dengan memperhitungkan secara matang, maka kamu tidak akan terjerat lilitan hutang.

  • Punya Pekerjaan Sampingan

Sebenarnya syarat utama ketika kamu akan mengajukan pinjaman untuk mahasiswa adalah kamu wajib memiliki pekerjaan atau usaha sampingan. Kenapa hal ini harus dilakukan? Dengan memiliki pekerjaan atau usaha sampingan, tandanya kami memiliki kemampuan untuk membayar cicilan tepat waktu hingga lunas. Perlu kamu ketahui juga kalau penyedia pinjaman akan meloloskan pengajuan pinjaman untuk mahasiswa jika kamu memiliki pendapatan per bulannya.

  • Pinjaman Dana Digunakan untuk Keperluan Positif

Beasiswa BCA Finance (www.aacc.edu)

Pinjaman untuk mahasiswa ini haruslah kamu pergunakan untuk keperluan yang sifatnya positif seperti membayar uang kuliah, membeli buku, membayar tunggakan sewa kost, hingga dijadikan modal usaha sampingan. Jangan sampai dana pinjaman ini digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif seperti untuk liburan, shopping, dan lain sebagainya. Jika digunakan untuk kebutuhan konsumtif, maka sifatnya akan cepat habis dalam waktu singkat.

  • Memberitahu Keluarga

Syarat yang satu ini tak boleh ketinggalan untuk kamu lakukan! Meskipun kamu ingin hidup mandiri dengan mengajukan pinjaman untuk mahasiswa saat terdesak butuh dana, tapi tetap saja kamu harus memberitahukan kepada anggota keluarga, terutama orang tua ketika akan mengambil pinjaman. Tujuannya supaya mereka bisa memberikan solusi terbaik dan juga memberitahumu bagaimana caranya supaya kamu bisa mencicil dengan benar hingga lunas. Ibaratnya mereka bisa membimbingmu supaya tidak terjerat dalam jeratan hutang.

Baca juga: Ajukan Pinjaman Dana Cepat Dengan Cara Ini Agar Bisa Lolos

Cara Mengajukan Pinjaman untuk Mahasiswa

Pinjaman Dana (Sumber: blog.donedeal.ie)

Setelah semua hal di atas kamu lakukan, kini saatnya mengetahui bagaimana caranya supaya kamu bisa mengajukan pinjaman untuk mahasiswa, yaitu:

1. Cari Penyedia Pinjaman yang Memiliki Kredibilitas Tinggi

Pertama adalah dengan mencari penyedia pinjaman untuk mahasiswa yang memiliki kredibilitas tinggi di mata para konsumennya. Kamu bisa mengetahui kredibilitas penyedia pinjaman untuk mahasiwa dengan mencaritahu komentar-komentar yang ada pada sosial medianya. Kamu juga bisa mengunjungi forum-forum keuangan untuk memastikan kalau penyedia pinjaman yang kamu pilih bisa dipercaya.

2. Ambil Pinjaman Seperlunya

Saat akan mengambil pinjaman, kita seringkali tergoda untuk mengambil nominal pinjaman yang lebih besar dengan alasan takut dana yang dibutuhkan kurang atau sebagai uang jaga-jaga nanti. Ingat Sobat kalau ada bunga yang terdapat dalam uang yang kamu kamu pinjam. Jadi sebaiknya kamu mengambil pinjaman dana yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai nantinya dana yang dibutuhkan hanya Rp1 juta, lantas kamu mengajukan pinjaman hingga Rp3 juta.

3. Penuhi Syarat yang Diminta

Dokumen Persyaratan (Sumber: www.thaicontracts.com)

Jangan lupa untuk memenuhi semua syarat yang diminta. Biasanya rata-rata penyedia pinjaman akan mensyaratkan dokumen seperti fotokopi KTP, NPWP, hingga nomor rekening. Tapi masing-masing penyedia pasti akan memberikan syarat tambahan. Jadi tanyakan dengan jelas apa saja syarat yang harus dipenuhi dan disiapkan supaya pengajuan pinjaman bisa lolos.

4. Pelajari Ketentuan yang Berlaku

Dokumen yang Diberikan (au.res.keymedia.com)

Biasanya kita kerap kali tidak memperhatikan dan mempelajari cara kerja serta ketentuan yang berlaku pada pinjaman apapun. Jika kita kurang paham, bukan hal yang asing lagi kalau di pertengahan masa cicilan akan terjadi resiko masalah tertentu. Oleh karena itu, luangkanlah waktu untuk mempelajari bagaimana cara kerja dan ketentuan yang berlaku dari penyedia pinjaman untuk mahasiswa. Cara kerja dan ketentuan yang wajib dipelajari adalah bagaimana sistem pembayaran cicilan, denda yang dikenakan jika terlambat membayar, penalti jika membayar lunas lebih awal, hingga sistem penagihannya seperti apa.

5. Lakukan Simulasi Perhitungan Hutang Cicilan

Terakhir adalah jangan lupa untuk melakukan simulasi perhitungan terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman. Hal ini dilakukan supaya kamu bisa mengetahui seberapa jauh kemampuan finansialmu dalam membayar cicilan hutang pinjaman. Dengan melakukan simulasi, kamu juga bisa mengetahui berapa masa tenor cicilan yang bisa kamu ambil karena nantinya masa tenor ini akan mempengaruhi nominal cicilan per bulan yang akan kamu bayarkan. Jadi, tidak ada salahnya melakukan perhitungan simulasi bukan?

Baca juga: Ingin Ajukan Pinjaman Cepat Tanpa Syarat Ribet? Cek Langsung Di Sini!

Pilihan Pinjaman untuk Mahasiwa yang Aman dan Cepat

TunaiKita (Sumber: www.tunaikita.com)

Jika bingung ingin mengajukan pinjaman untuk mahasiswa ke mana, bagaimana kalau kamu mengajukannya melalui TunaiKita. TunaiKita merupakan aplikasi pinjaman online terbaik yang sudah terdaftar di OJK sejak tahun 2017. Ada dua jenis pinjaman online yang diberikan oleh TunaiKita, yakni Pinjaman Jangka Pendek dan Pinjaman Cicilan.Untuk pinjaman jangka pendek terbagi lagi menjadi dua yakni Pinjaman Sakti dan Pinjaman Fast yang menyediakan pinjaman dana mulai dari Rp500 ribu hingga Rp5 juta dengan jangka waktu cicilan 10-30 hari. Sedangkan untuk Pinjaman Cicilan juga terbagi menjadi dua yakni Pinjaman Sakti+ dan Pinjaman Premier+ yang memberikan dana pinjaman mulai dari Rp4 juta hingga Rp20 juta dengan jangka waktu cicilan mulai dari 3-6 bulan lamanya.

Syarat mengajukannya cukup siapkan KTP, NPWP, dan rekening bank lokal milik pribadi seperti rekening bank BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata, dan Bank Danamon. Untuk mengajukan pinjaman online di TunaiKita juga sangat mudah. Pertama-tama, kamu harus mendownload aplikasi TunaiKita. Kemudian lakukan registrasi terlebih dahulu agar bisa login. Setelah berhasil login, kamu harus mengisi data diri secara lengkap dan mengupload dokumen yang disyaratkan. Kalau sudah, kamu tinggal memilih nominal pinjaman yang diinginkan dan beserta jangka waktu peminjamannya. Kalau sudah, lalu klik mulai pengajuan. Tunggu pengajuan diproses dalam jangka waktu 1-3 hari kerja. Jika pengajuan disetujui, maka dana akan langsung cair melalui rekening tabungan yang sudah kamu berikan sebelumnya.

Tidak sulit bukan caranya? Nah, sekarang kamu tinggal mengajukan pinjaman! Tapi ingat untuk selalu melakukan perhitungan yang matang dulu ya!