Pinjaman online kerap kali menjadi stigma negatif di masyarakat. Pasalnya tak sedikit orang yang mendapat pengalaman kurang mengenakkan. Supaya hal yang sama tidak terjadi padamu, bagaimana kalau kamu menyimak dulu pengalaman tidak membayar pinjaman online yang ada di bawah ini berikut tipsnya mengatasinya!

Siapa tak kenal pinjol alias pinjaman online yang sedang marak dibicarakan oleh banyak orang. Pinjaman online di Indonesia namanya memang sedang naik daun. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan fintech yang bermunculan di Indonesia. Pinjaman online menawarkan banyak keuntungan dan kemudahan bagi para penggunanya sehingga masyarakat lambat laun akan beralih dari pinjaman konvensional ke pinjaman online.

Beberapa keuntungan dari pinjaman online adalah cara pengajuannya yang sangat mudah dan cepat karena bisa diajukan dari mana saja dan kapan saja selama 24 jam. Selain itu, syarat yang diberikan juga tidaklah rumit karena kamu cukup menyediakan KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan rekening bank untuk mentransfer dana pinjaman.

Sayangnya hal ini ternyata dibarengi dengan pengalaman tidak membayar pinjaman online yang juga semakin banyak. Padahal sebenarnya yang namanya pinjaman, baik itu pinjaman konvensional dari bank maupun pinjaman online pasti harus kamu bayar tepat waktu karena jika tidak pasti akan ada sanksi yang dikenakan.

Baca juga: 5 Resiko Tidak Bayar Pinjaman Online, Kenali Dan Pahami Baik-Baik!

Pengalaman Tidak Membayar Pinjaman Online

Tidak Membayar Pinjaman Online (www.creditcards.com)

Supaya kamu tidak mendapatkan pengalaman kurang mengenakkan saat tidak membayar pinjaman online. TimiKimi akan memberikan beberapa contoh pengalaman tidak membayar pinjaman online dari beberapa orang, yaitu:

  • Mendapat SMS dan Email Pemberitahuan Secara Beruntun

Seorang karyawan A mengajukan pinjaman online sebesar Rp10 juta. Berhubung dia juga memiliki hutang kartu kredit yang belum dibayarkan, maka beban hutang jadi bertambah sehingga berujung pada tunggakan hutang selama hampir 1 bulan lebih. Pada awalnya penyedia pinjaman online yang sudah meminjamkan dananya mulai mengirimkan SMS dan email pemberitahuan supaya karyawan A segera melunasi hutangnya. Tapi berhubung karyawan A tidak kunjung membayar, maka penyedia pinjaman online semakin banyak mengirimkan pemberitahuan agar karyawan A segera membayar.

  • Teman, Keluarga, dan Rekan Kerja yang Dihubungi Penyedia Pinjaman

Pengalaman tidak membayar pinjaman online yang paling banyak dishare kepada khalayak umum adalah dihubunginya teman, keluarga, hingga rekan kerja orang yang meminjam. Ada seorang pengusaha B yang menunggak pembayaran pinjaman online selama 3 bulan sehingga pihak penyedia pinjaman menghubungi orang-orang terdekat pengusaha B. Tentu saja hal ini membuat pengusaha B merasa dipermalukan karena sekarang semua orang tahu kalau dia memiliki tunggakan hutang yang belum terbayar.

Baca juga: Waspada Aplikasi Pinjaman Online Yang Nakal, Kenali Ciri-Cirinya!

  • Didatangi Rumah atau Kantor Tempat Bekerja

Pengalaman tidak membayar cicilan pinjaman online lainnya adalah didatangi rumah atau kantor tempat bekerja. Seorang pegawai negeri C mengambil pinjaman online untuk biaya tambahan uang muka membeli mobil. Tapi angsuran cicilan ternyata kemudian tidak berjalan lancar alias menunggak selama 3 bulan. Akhirnya penyedia pinjaman menagih ke rumahnya. Tapi berhubung pegawai negeri C tidak pernah ada di rumah karena ia sengaja menghindar, maka penyedia pinjaman terpaksa mendatangi kantor tempat ia bekerja. Serupa dengan pengalaman pengusaha B, pegawai negeri C pasti akan merasa malu karena dirinya ketahuan memiliki hutang di mana-mana.

Cara Supaya Tidak Mendapatkan Pengalaman Tidak Membayar Pinjaman Online

Terbebas dari Pinjaman Online (bellahperez.com)

Beberapa pengalaman tidak membayar pinjaman online tersebut sebenarnya belumlah seberapa. Ada lagi pengalaman tidak membayar pinjaman online yang lebih banyak lagi. Tapi sebenarnya semua pengalaman tidak membayar pinjaman online tidak akan akan menimpamu jika dirimu melakukan beberapa hal yang ada di bawah ini:

  • Hindari Ambil Pinjaman Jika Cicilan Melebihi 30% Penghasilan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah hindari mengambil pinjaman kalau cicilan hutangmu sudah melebihi 30% dari jumlah penghasilan bulanan. Jadi misalkan saja saat ini penghasilan bulananmu Rp10 juta, maka cicilan hutang yang aman adalah Rp10 juta x 30% = Rp3 juta per bulan. Kalau kamu punya cicilan mobil sebesar Rp2 juta, maka kamu bisa mengambil pinjaman online yang cicilan per bulannya Rp1 juta. Tapi kalau cicilan mobil atau cicilan kartu kredit, dan lain sebagainya sudah mencapai angka Rp3 juta per bulan, maka mau tak mau kamu harus melunasinya terlebih dahulu, baru mengambil pinjaman online. Tips kedua adalah mengambil pinjaman seperlunya saja. Jangan mudah tergoda oleh iming-iming plafon pinjaman yang besar, lantas kamu akan mengajukan pinjaman yang melebihi kebutuhan. Jika hal ini dilakukan bisa menambah beban hutangmu yang harus dibayar.

  • Pilih Jangka Waktu Peminjaman yang Tepat

Masa Tenor (Sumber: smcdsb.on.ca)

Ketika nemilih jangka waktu peminjaman, kamu harus mempertimbangkan dengan matang. Apakah nominal cicilan bulanan tersebut sudah sesuai dengan kemampuan keuanganmu atau tidak? Jika kamu merasa dana yang bisa disisihkan untuk mengambil pinjaman tidaklah besar, maka ambillah jangka waktu panjang supaya cicilan bisa dibayar tepat waktu hingga lunas.

Baca juga: Psst! Ini Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Supaya Tak Terlilit Hutang

  • Periksa Ketentuan yang Ada dalam Perjanjian Pinjaman

Pasti banyak di antara kita yang selalu malas untuk membaca syarat dan ketentuan yang berlaku saat mengambil pinjaman. Padahal dalam ketentuan tersebut pasti akan dicantumkan biaya-biaya lain yang dikenakan seperti biaya denda, biaya penalti, dan lain sebagainya. Selain itu ada juga ketentuan cara pembayaran, cara penagihan, serta sanksi jika telat membayar cicilan. Jadi usahakan untuk membaca syarat dan ketentuan dengan teliti.

  • Berhutanglah pada Perusahaan Fintech yang Terdaftar di OJK

Terakhir adalah mengajukan pinjaman online di perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK karena jika perusahaan tersebut sudab terdaftar, maka semua proses peminjaman, pencairan, serta pembayaran cicilan akan diawasi sehingga tidak ada yang namanya resiko-resiko kejahatan pinjaman online seperti pencurian data hingga penagihan hutang yang tidak manusiawi. Salah satu penyedia pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK adalah TunaiKita.

Mengenal Pinjaman Online TunaiKita yang Mudah dan Aman

Pinjaman Dana (Sumber: www.tunaikita.com)

TunaiKita merupakan aplikasi online yang sudah terdaftar di OJK sejak tahun 2017. Ada dua jenis pinjaman online yang diberikan oleh TunaiKita, yakni Pinjaman Jangka Pendek dan Pinjaman Cicilan.Untuk pinjaman jangka pendek terbagi lagi menjadi dua yakni Pinjaman Sakti dan Pinjaman Fast yang menyediakan pinjaman dana mulai dari Rp500 ribu hingga Rp5 juta dengan jangka waktu cicilan 10-30 hari. Sedangkan untuk Pinjaman Cicilan juga terbagi menjadi dua yakni Pinjaman Sakti+ dan Pinjaman Premier+ yang memberikan dana pinjaman mulai dari Rp4 juta hingga Rp20 juta dengan jangka waktu cicilan mulai dari 3-6 bulan lamanya.

Syarat mengajukannya cukup siapkan KTP, NPWP, dan rekening bank lokal milik pribadi seperti rekening bank BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata, dan Bank Danamon. Untuk mengajukan pinjaman online di TunaiKita juga sangat mudah. Pertama-tama, kamu harus mendownload aplikasi TunaiKita. Kemudian lakukan registrasi terlebih dahulu agar bisa login. Setelah berhasil login, kamu harus mengisi data diri secara lengkap dan mengupload dokumen yang disyaratkan. Kalau sudah, kamu tinggal memilih nominal pinjaman yang diinginkan dan beserta jangka waktu peminjamannya. Kalau sudah, lalu klik mulai pengajuan. Tunggu pengajuan diproses dalam jangka waktu 1-3 hari kerja. Jika pengajuan disetujui, maka dana akan langsung cair melalui rekening tabungan yang sudah kamu berikan sebelumnya. Tidak rumit bukan?

Dengan mengajukan pinjaman di tempat yang benar dan tepat, maka kamu tidak akan merasakan pengalaman tidak membayar pinjaman online.

Selamat mengajukan pinjaman di TunaiKita Sobat!