Bijak Menggunakan Kartu Kredit, Say Goodbye to Tagihan Membengkak!

Kartu kredit adalah alat pembayaran pengganti uang tunai dalam bentuk kartu yang diterbitkan oleh bank untuk memudahkan para nasabahnya bertransaksi. Sebagian besar orang akan sangat senang pada saat menerima kartu kredit pertama kalinya, karena kartu ini akan sangat membantumu untuk keperluan tertentu.

Ketika mendapatkan kartu kredit berbagai rencana untuk menggunakannya mulai terbayangkan di kepala. Namun, tentu tidak jauh-jauh dari rencana belanja, makan di restoran, atau membeli sesuatu yang telah lama diidam-idamkan. Hal-hal seperti inilah yang muncul dalam pikiran dan membuat senang luar biasa. Mendapatkan kartu kredit untuk pertama kalinya seolah menjadi sebuah perjuangan yang melelahkan dan diakhiri sebuah kesenangan bahkan perayaan bersama beberapa orang teman atau rekan kantor.

Walaupun kartu kredit punya segudang fasilitas, kamu harus menggunakannya dengan bijak. Jika kamu salah-salah dalam menggunakannya, kamu bisa terjerumus ke jurang utang yang dalam. Yang lebih parahnya, bisa mengalami kebangkrutan total sehingga kondisi keuanganmu berantakan, tentu kamu tidak mau kan hal itu terjadi.

Untuk itu, kamu harus bijak dalam menggunakan kartu kredit. Apa sajakah yang harus diperhatikan sebelum mengajukan kartu kredit? Simak ulasan yang TimiKimi berikan berikut ini ya, Sobat!

Kartu Kredit dan Cara Bijak Menggunakannya

Source: Google

Sebelum kamu menajukan untuk memiliki kartu kredit, ada baiknya kamu mengetahui cara agar tagihan kartu kreditmu tidak memebengkak serta tidak lupa diri menggunakannya. Berikut cara bijak menggunakan kartu kredit, diantaranya:

1. Tetapkan Bujet

Source: Google

Pertama kamu harus menetapkan bujet belanja per bulan, bujet ini harus tersedia agar kamu punya patokan untuk mengamankan keuangan. Misalnya pendapatan Rp10 juta, kamu bisa menyisihkan Rp4 juta untuk ditabung, kemudian Rp 6 juta sisanya bisa kamu pakai untuk belanja, termasuk dengan menggunakan kartu kredit. Belanja dengan kartu kredit juga harus kamu batasi. Dalam hal ini bank telah membantu dengan menetapkan limit. Tetapi sebaiknya kamu juga menetapkan limit sendiri di bawah limit dari bank. Agar lebih disiplin lagi dalam menggunakan kartu kredit untuk belanja.

Baca juga: Cara Optimalkan Promo Kartu Kredit Di Tanggal Tua

2. Pahami Syarat dan Ketentuan

Memahami syarat dan ketentuan adalah hal yang paling sering diabaikan. Padahal syarat dan ketentuan harus dibaca dan dipahami dengan teliti agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Banyak kasus di lapangan pemilik kartu kredit mencak-mencak sampai menulis surat pembaca di media massa karena merasa dibebani “biaya siluman” atas bunga dalam tagihannya. Padahal penghitungan bunga itu sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan bank tersebut.

Selain itu, pastikan kita mengetahui besaran biaya tambahan yang harus kamu bayar, seperti denda keterlambatan, biaya penarikan, dan biaya-biaya lain. Dengan begitu, kamu bisa berpikir dua kali sebelum menggunakan kartu kredit untuk keperluan yang mendatangkan biaya tambahan.

3. Sebisa Mungkin Bayar Penuh

Source: Google

Meski ada pilihan membayar minimum tagihan yakni 10 persen dari total tagihanmu, usahakan membayar penuh tagihan setiap bulan. Ini berguna untuk menjag cashflow atau aliran masuk-keluar uang di rekening tetap lancar. Pembayaran minimum menyebabkan datangnya tagihan yang lebih besar pada bulan berikutnya. Karena ada bunga yang jika dihitung-hitung lumayan besar juga.Akan lebih membahayakan kalau setiap bulannya membayar jumlah minimum saja. Artinya kita sedang membahayakan diri sendiri, dengan terus menumpuk utang.

4. Teliti Tagihan

Kebanyakan pengguna kartu kredit yang membayar begitu saja tagihan begitu mendapat surat tagihan dari bank. Padahal seharusnya mereka memeriksa tagihan terlebih dahulu. Mana tahu ada biaya transaksi yang tidak kamu lakukan tapi dibebankan di tagihanmu. Dengan kamu bersikap teliti, kamu sekaligus memastikan tidak menjadi korban penyalahgunaan kartu kredit oleh orang lain, terutama pihak internal bank. Jika ada keanehan dalam tagihan, segera hubungi bank pada hari itu juga untuk melakukan komplain.

5. Jangan Biarkan Outstanding Balance Tak Terbayar

Source: Google

Outstanding balance muncul ketika kamu tidak membayar penuh tagihan dalam satu bulan. Pada bulan berikutnya, akan muncul outstanding balance sejumlah tertentu. Jika pada bulan itu kamu tidak lagi membayar penuh, utang ini akan membengkak di bulan selanjutnya. Jika kamu memang tidak bisa membayar tagihan bulan ini, usahakan melunasinya pada bulan berikutnya. Sebab bunga outstanding balance bisa tumbuh dengan cepat melampaui limit bila dibiarkan lama tak terbayar lunas.

6. Bertransaksi Mendekati Limit Kartu Kredit

Cara yang biasanya dilakukan menjaga kartu kredit tetap sehat adalah maksimal menggunakan 70 persen dari limitnya. Misalnya limit kartu kredit Rp10 juta. Usahakan setiap bulan maksimal bertransaksi Rp7 juta dengan kartu kredit itu. Akan lebih baik lagi kalau tidak sampai Rp7 juta. Ini berguna untuk mencegah terjadinya over limit. Jika kamu telah memakai Rp9 juta sebelum tanggal tagihan dan tiba-tiba ada keperluan mendesak yang mengharuskan pemakai kartu kredit sebesar Rp2 juta, artinya kita harus melanggar batas kartu kredit. Untuk itu, sebaiknya kita tidak bertransaksi mendekati limit.

7. Memperlakukannya Sebagai Dana Cadangan

Walaupun kegunaan kartu kredit bisa kamu jadikan sebagai dana cadangan, ada baiknya kamu buang jauh-jauh pemikiran seperti itu. Kartu kredit hanyalah alat pembayaran yang memudahkan transaksi tanpa uang cash. Jika kamu ingin memakainya untuk keperluan darurat dalam jumlah besar, pastikan terlebih dahulu bahwa kamu bisa melunasinya saat tagihan itu datang. Namun, jika kamu tidak bisa memastikan, lebih baik gunakan alternatif lain seperti mengajukan kredit tanpa agunan (KTA) di bank atau mengajukan pinjaman online (fintech).

Baca juga: Bisakah Mengajukan KTA Tanpa Kartu Kredit? Caritahu Jawabannya Di Sini!

8. Konsultasikan Masalah Keuangan Kamu

Source: Google

Jika kondisi keuanganmu sedang tidak baik sehingga sulit membayar tagihan, kamu tidak perlu mendatangi bank penerbit kartu kredit untuk berkonsultasi. Pihak bank bisa membantu mengatur rencana pembayaran tagihan lewat negosiasi. Jika keadaan keuanganmu sedang parah-parahnya, kamu bisa mencari perencanaan keuangan untuk minta solusi. Intinya, jika terjadi masalah keuangan yang membuat tagihan yang tidak terbayar, tanpa perlu malu menceritakan kesulitan yang kamu rasakan, jangan sampai kamu menganggap masalahmu remeh dan harus ditutup-tutupi.

9. Hindari Tarik Tunai Kartu Kredit

Jangan pernah sekali pun kamu menarik uang tunai dengan kartu kreditmu, jika tidak ingin menghadapi masalah di masa depan. Lebih baik tarik uang yang benar-benar dimiliki di dalam tabungan dan berada dalam rekening bank. Kartu kredit merupakan alat yang memudahkan kamu untuk berbelanja, bukan fasilitas untuk menarik uang yang tidak kamu miliki.

10. Jangan Berlebihan Memiliki Kartu Kredit

Semakin banyaknya kartu kredit yang kamu miliki, maka akan semakin juga kesempatan kamu untuk melakukan pengeluaran yang tidak terkontrol. Memiliki satu kartu kredit yang menurutmu bermanfaat untuk memudahkan kamu berbelanja bisa diterapkan untuk mengontrol pengeluaran yang tidak terkendali. Daripada memperbanyak kartu kredit di dalam dompet, leih baik menambah jumlah uang yang kamu sisihkan untuk ditabung atau investasi kan?

Baca juga: Bolehkah Melunasi Hutang Kartu Kredit Dengan Pinjaman Cepat Online? 

Disiplin dan Berkomitmen

Memiliki kartu kredit memang sangat membantu kamu dalam melakukan transaksi apapun. Akan tetapi jangan sampai memiliki kartu kredit membuatmu malah jadi lupa diri jangan sampai tagihan kartu kreditmu membengkak. Untuk itu, kamu harus bijak, disiplin, serta berkomitmen dalam menggunakannya ya! Semoga ulasan yang TimiKimi berikan bermanfaat dan dapat membantu, Sobat.