Mulai Bisnis Kecil-Kecilan Di Tengah Resesi Emang Bisa? Ini Tipsnya!

Memulai bisnis kecil-kecilan merupakan cara untuk mendapat penghasilan tambahan akibat pandemi Corona (COVID-19). Indonesia saat ini berada dalam ancaman resesi di tengah pandemi virus corona yang terjadi. Memulai bisnis di tengah ancaman resesi, bisa nggak ya? Berikut tipsnya buat kamu!

Resesi telah membawa dampak yang cukup besar di dalam kehidupan ekonomi Indonesia. Bidang industri yang melemah menimbulkan banyak terjadi PHK besar-besaran di beberapa kota besar. Artinya, peluang mendapatkan pekerjaan yang baru juga tentu akan semakin sulit selama beberapa waktu ke depan.

Nah bukan hanya itu saja nih Sobat, sebagian perusahaan dan pebisnis juga harus menekan biaya produksi mereka, termasuk juga dengan mengurangi besaran gaji karyawan.

Untuk itu, di masa resesi seperti sekarang ini, terjun ke dunia bisnis akan menjadi pilihan yang tepat untuk kamu. Apapun kondisi di luar sana, kamu tentu harus tetap berusaha untuk mendapatkan sejumlah penghasilan setiap bulannya. Hal ini penting, apalagi jika kamu sudah memiliki tanggungan di dalam keuangan.

Kamu gak perlu menjalankan bisnis yang besar dan rumit kok, kamu bisa memulainya dengan bisnis kecil-kecilan terlebih dahulu Sobat. Nah, untuk kamu yang ingin memulai bisnis kecil-kecilan di masa resesi ini, kali ini TunaiKita punya beberapa tips buat kamu. Simak tipsnya berikut ini yuk!

Baca juga: Ingin Uang Tambahan Untuk Akhir Tahun? Ini 6 Usaha Menguntungkan Bulan Desember

Tips Bisnis Kecil-Kecilan untuk Pemula di Masa Resesi

1. Fokus pada Inti Persaingan

Bisnis besar mungkin dapat dengan mudah mengadopsi berbagai teknologi dan pendekatan baru. Disamping pendapatan dan skala bisnisnya yang lebih besar, mereka juga tentunya punya tim yang lebih kuat dan banyak dibandingkan dengan bisnis kecil.

Bisnis kecil dituntut untuk dapat menemukan keunikan diantara pasar-pasar ekonomi yang ada. Nah untuk kamu yang ingin memulai bisnis kecil, penting untuk kamu memikirkan dengan matang pangsa pasar, target dan merevisi sehingga dapat terus menjadi up to date atau tidak ketinggalan zaman.

Nilai-nilai jual berbeda harus ditemukan, dan nilai jual itu bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu tergantung dengan perkembangan. Usaha kecil tidak harus mengadopsi digital dan teknologi jika ternyata bisa mengambil peluang value yang berbeda.

2. Wajib punya mental kuat

Tahukah kamu Sobat? Bisnis tidak akan berjalan dengan cepat dan menghasilkan untung yang besar dalam waktu yang singkat. Karena semua butuh proses. Selain itu, untuk mencapai suatu kesuksesan, kamu harus siap untuk melewati banyak kegagalan terlebih dahulu, terutama soal bisnis.

Itu artinya, kamu harus memiliki mental yang kuat sejak awal untuk membangun bisnis sebuah bisnis. Memang, proses membangun bisnis tidak mudah, bahkan meski kamu sudah merencanakan segala sesuatunya dengan baik diawal. Kegagalan demi kegagalan sangat mungkin kamu alami secara berulang, sebelum akhirnya bisnismu bisa mulai berjalan dengan stabil.

Bisnis akan berjalan dengan lancar, jika kamu siap untuk gagal dan mampu untuk bangkit dari setiap kegagalan tersebut. Jadi pastikan kamu sudah memiliki mental yang tangguh untuk membangun bisnis dari nol ya, Sobat!

Baca juga: 6 Pengeluaran Rumah Tangga Yang Bisa Bikin Dompet Kering!

3. Marketing harus selalu ada

Sobat, kalau kamu berfikir bahwa bisnis kecil tidak perlu marketing, maka kamu salah. Marketing bukan hanya untuk mereka dengan bisnis yang besar. Jelas, budget dan penempatannya juga harus dipikirkan. Tidak semua marketing harus punya budget yang besar, lho. Tidak semua marketing harus habis-habisan jika kamu mengemasnya dengan baik.

Memanjakan pelanggan dengan konsep-konsep lucu dan spesial juga bagian dari marketing lho, Sobat. Marketing juga tidak selamanya tentang promo dan penawaran produk. Tetapi tentang bagaimana pelanggan baik itu yang sudah ada atau baru dapat dengan mudah menemukan produk kita. Bagaimana pemilik bisnis kecil dapat menyampaikan bagaimana produk mereka, memberikan panduan, dan mengerti tentang kebutuhan pelanggannya.

4. Tidak usah takut kurang modal

Modal memangmerupakan hal terpenting dalam membangun bisnis, baik itu bisnis besar atau bisnis kecil sekali pun. Namun, ini tak perlu jadi alasan kamu untuk tidak pernah memulai bisnis ya Sobat. Jika kamu belum memiliki modal yang memadai, maka kamu bisa meminjamnya kepada kerabat atau bahkan temanmu. Tetapi jika kamu merasa kurang nyaman, kamu bahkan bisa mengajukan pinjaman online yang kini sudah lebih mudah didapatkan.

Kamu tidak perlu pergi ke bank untuk mengajukan pinjaman, apalagi di masa pandemi sekarang ini. Kamu sudah bisa menikmati layanan pinjaman online. Cari tahu lebih dalam dan pilih sumber pinjaman modal yang tepat, agar kamu tidak sampai mengalami masalah di kemudian hari.

Butuh Tambahan Modal? Tenang, TunaiKita Selalu Ada Buat Kamu!

TunaiKita

Untuk kamu yang ingin memulai bisnis di tengah masa resesi seperti sekarang ini. Nggak perlu khawatir takut kekurangan modal, Sobat! Ada TunaiKita yang siap bantu kamu. TunaiKita bisa menjadi pilihan penyedia layanan pinjaman online yang terpercaya dan memberikan banyak keuntungan untuk kamu, diantaranya: 

  • Plafon pinjaman mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta 
  • Masa tenor hingga 6 bulan. Syarat pengajuan hanya butuh KTP, NPWP, dan nomor rekening bank lokal (BRI, BNI, BCA, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata, Bank Danamon)
  • Aplikasi mudah digunakan
  • Proses pencairan dana cepat
  • Dana bisa dipergunakan untuk keperluan apa saja.

Dengan beragam kelebihan yang ditawarkan, pastinya kamu akan merasa diuntungkan. TunaiKita ini sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sehingga aman karena selalu diawasi, mulai dari proses pengajuan, pencairan dana, penagihan, hingga pembayaran. Yuk, download aplikasi TunaiKita di GooglePlay dan ajukan pinjaman sekarang! Tapi ingat, kamu harus tetap membayar tagihan secara tepat waktu agar skor kreditmu terus meningkat ya.

Baca juga: 10 Cara Jualan Online Biar Laris Manis

Yuk, Mulai Bisnis di Masa Resesi Sekarang!

Walaupun di masa resesi seperti sekarang ini, kamu tidak boleh patah semangat untuk memulai bisnis. Pilih jenis bisnis yang paling sesuai dengan minat dan juga kemampuan kamu, sehingga tidak kesulitan ketika menjalankannya. Tidak perlu takut untuk memulai di masa resesi, tetap semangat dan jangan takut untuk gagal. Selamat mencoba, Sobat!