Bolehkah Melunasi Hutang Kartu Kredit dengan Pinjaman Cepat Online?  

Pinjaman Cepat Online

Hutang kartu kredit yang tertunggak bisa membuat bunganya akan semakin bertambah dan bisa beresiko pada catatan kredit yang buruk. Untuk solusinya, bisakan kita mengambil pinjaman cepat online untuk melunasi kartu kredit? Simak penjelasannya di bawah ini!  

Kartu kredit ibarat dua sisi koin yang berbeda. Di satu sisi, jika dipergunakan dengan baik dan bijak bisa mendatangkan banyak manfaat dan keuntungan. Tapi jika dipergunakan dengan salah, maka bisa mengakibatkan menumpuknya hutang. Tumpukan hutang yang menunggak ini ternyata bisa membuat catatan kredit menjadi buruk dan berakibat pada status blacklist dari berbagai bank penyedia pinjaman. Kalau sudah begini, ketika kamu mengajukan pinjaman kredit di kemudian hari, bukan hal yang asing lagi kalau nantinya pengajuanmu akan ditolak.

Hutang kartu kredit yang menumpuk ini bisa disebabkan karena banyak hal, seperti:

  • Kartu kredit sudah melebihi limit pinjaman
  • Membayar cicilan minimum sehingga cicilan lama lunasnya
  • Terlambat melakukan pembayaran karena tidak memiliki dana
  • Memiliki hutang lain selain cicilan kartu kredit
  • Menggunakan kartu kredit untuk keperluan yang konsumtif
  • Memiliki kartu kredit lebih dari satu

Baca Juga : Butuh Pinjaman Aman Tanpa Ribet? Coba Pinjaman Syariah Online Yuk!

7 hal yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan

Tak sedikit orang yang mengambil pinjaman cepat online untuk mengatasi permasalahan tumpukan hutang kartu kredit. Kita sering mempertanyakan, apakah boleh mengajukan pinjaman cepat online untuk melunasi hutang kartu kredit? Sebelum mendapatkan jawaban tersebut, ada baiknya kamu memperhatikan kelima hal yang ada di bawah ini:

1. Status hutang kartu kredit

Hutang Kartu Kredit (bethkobliner.com)

Pertama lihatlah terlebih dahulu apa status dari hutang kartu kredit yang kamu miliki. Apakah statusnya sudah sudah tidak bisa kamu tangguhkan lagi? Biasanya ketika ada tunggakan hutang kartu kredit yang bertumpuk, kamu bisa mengajukan mediasi perbankan kepada pihak bank. Cara ini sering dilakukan untuk menyelesaikan hutang kartu kredit kepada bank. Mediasi penyelesaian sengketa harus dilakukan dengan melibatkan pihak Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan. Penyelesaian melalui jalan mediasi perbankan ini gratis alias tidak dipungut biaya. Hanya saja jangka waktunya maksimal 60 hari kerja sejak tanda tangan mediasi, dan bisa dilakukan secara informal.

2. Cek kondisi finansial

Jika mediasi perbankan tidak bisa dilakukan, maka kamu harus mengecek terlebih dahulu kondisi finansialmu saat ini. Apakah situasi keuangan pribadimu sedang dalam angka minus atau tidak. Kenapa hal ini harus dilakukan? Dengan melakukan cek kondisi finansial, kamu bisa mengetahui apakah ada aset yang bisa kamu jual atau tidak. Jika ada aset yang bisa dijual, maka sebaiknya kamu menjual aset tersebut untuk melunasi hutang kartu kredit milikmu.

3. Masa tenor pembayaran

Masa Tenor (Sumber: www.windowscentral.com)

Perhatikan masa tenor pembayaran yang ada pada pinjaman cepat online. Biasanya pinjaman cepat online akan memberikan jangka waktu sekitar 10 hari hingga 360 hari (1 tahun). Hitung terlebih dahulu kemampuanmu membayar cicilan per bulannya sehingga bisa menentukan berapa lama masa tenor pembayaran yang bisa kamu ambil. Jangan sampai nantinya kamu masuk ke dalam jeratan hutang lagi karena tidak sanggup membayar cicilan pinjaman cepat online per bulannya. Jika kamu tidak punya aset yang bisa digadaikan, maka kamu baru boleh mengajukan pinjaman cepat online.

4. Ketahui bunga pinjaman cepat online

Suku bunga yang dimiliki produk pinjaman online berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu harus pintar-pintar membandingkan kisaran bunganya dan mencari yang paling rendah. Lebih bagus lagi kalau ternyata kamu bisa menemukan bunga cicilan pinjaman cepat online yang kisarannya berada di bawah bunga kartu kreditmu. Dengan mengambil pinjaman cepat online yang bunganya di bawah bunga kartu kredit, maka kamu akan diuntungkan karena pastinya ada selisih nominal yang bisa kamu simpan.

Baca Juga : Waspada Ciri Penipuan Bermodus Pinjaman Uang Tunai Pribadi!

5. Perhatikan biaya lain-lain yang dikenakan

Menggunakan Pinjaman Online (Sumber: www.radartasikmalaya.com)

Terakhir adalah memperhatikan apa saja biaya lain-lain yang akan dikenakan kepadamu. Ingat, bukan hanya masa tenor dan bunga yang perlu kamu perhatikan, tapi juga biaya-biaya lain seperti, biaya administrasi, biaya provisi, biaya denda pelunasan di awal, dan lain sebagainya. Ketahui juga jumlah pastinya sehingga kamu nantinya tidak akan kaget saat menerima penagihan.

6. Baca dengan teliti syarat dan ketentuan berlaku

Siapa di antara kamu yang sering melewatkan untuk membaca syarat dan ketentuan berlaku yang ada pada pinjaman cepat online? Kali ini, kamu jangan melewatkannya lagi ya! Baca dengan teliti, apa syarat dokumen yang harus kamu penuhi agar bisa mempersiapkannya dengan lengkap. Apa saja ketentuan-ketentuan yang ada, mulai dari cara pengajuan, cara pembayaran, dan lain sebagainya.

7. Memilih penyedia pinjaman cepat online yang terpercaya

Tunaikita (Tunaikita.com)

Pinjaman cepat online sangat rentan dengan yang namanya resiko penipuan online. Oleh sebab itu, kamu harus memilih penyedia pinjaman cepat online yang aman dan terprcaya. Bagaimana cara mengetahuinya? Kamu bisa melihat apakah penyedia pinjaman cepat online tersebut sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau belum. OJK bertugas untuk mengawasi dan memantau kegiatan perbankan pinjaman cepat online sehingga penyedia yang sudah terdaftar di OJK sudah pasti aman.

Salah satu penyedia pinjaman cepat online yang sudah terdaftar di OJK adalah TunaiKita. Kamu bisa mengajukan pinjaman cepat online di TunaiKita dengan nominal pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta. Masa tenor yang diberikan maksimum 180 hari (6 bulan). Untuk syarat mengajukan yang perlu kamu penuhi hanyalah KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan memiliki rekening bank lokal (BNI, BRI, BCA, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata, Bank Danamon).

Cara mengajukannya sangat mudah, kamu cukup mendownload aplikasi TunaiKita di PlayStore, lalu melakukan registrasi supaya bisa login. Setelah berhasil login, barulah kamu mengisi data diri dan memilih nominal pinjaman serta masa tenor yang diinginkan. Jika sudah dilakukan, tinggal menunggu pengajuan diproses. Jika pengajuan diterima, maka dalam jangka waktu 1-14 hari kerja, dana pinjamanmu akan ditransfer melalui nomor rekening bank lokal yang sudah kamu berikan sebelumnya. Mudah bukan?

Tips supaya tidak terjerat hutang kartu kredit lagi

Kartu Kredit (Sumber: cignoloans.com.au)

Mengajukan pinjaman cepat online memang tidak disarankan jika bukan dalam keadaan yang sangat terdesak dan tidak memenuhi hal-hal yang sudah dijelaskan di atas. Oleh karena itu, jika sudah berhasil melunasi semua hutang cicilan kartu kredit, TunaiKita punya beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya nantinya kamu tidak terjerat hutang kartu kredit lagi. Yuk, simak tipsnya!

  • Batasi limit kartu kredit 30% dari penghasilan

Kita biasanya memiliki limit kartu kredit yang setara dengan total penghasilan per bulan. Misalkan saja, penghasilanmu Rp10 juta sebulan. Lalu limit kartu kreditmu juga Rp10 juta. Hal ini bisa menyebabkan kamu terlilit hutang kartu kredit karena tidak semua penghasilanmu dihabiskan untuk kartu kredit bukan? Jadi batasi limit kartu kredit setidaknya 30% dari total penghasilan bulanan. Dengan begitu, kamu bisa selalu menyisihkan dana untuk membayar cicilan kartu kredit per bulannya dan pengeluaran untuk kartu kredit tidak over budget.

Baca Juga : Cara Memilih Jangka Waktu Pinjaman Tunai Online Yang Tepat Agar Tak Terlilit Hutang

  • Miliki satu kartu kredit pribadi

Hayo, siapa di antara kamu yang punya kartu kredit lebih dari satu? Memiliki satu kartu kredit sudah cukup kok untukmu. Jangan mudah termakan gengsi karena teman-temanmu memiliki kartu kredit lebih dari satu. Pilih kartu kredit yang sesuai kebutuhan dan yang paling memberikan kamu banyak keuntungan.

  • Jangan pernah mengambil cicilan minimum

Kita seringkali ditawarkan untuk mengambil cicilan minimum saat melakukan transaksi kartu kredit. Cicilan minimum memang terdengar lebih ringan untuk dibayarkan. Tapi tahukah kamu kalau jika jika ditotal, bunga keseluruhan dari cicilan minimum ini akan lebih besar. Lebih cepat hutang dibayarkan, maka hutang tidak akan membelitmu.

Semoga penjelasan di atas bisa berguna untukmu dalam menentukan pilihan Sobat