Cara Cek BPJS Kesehatan Secara Online, Mudah dan Praktis

cara cek bpjs kesehatan

Teknologi yang sudah canggih membuat cara cek BPJS Kesehatan saat ini bisa dilakukan secara online. Mulai dari cek tagihan hingga pembayarannya. Lantas bagaimana caranya? Simak cara mudah dan lengkapnya di sini!

BPJS Kesehatan menjadi perlindungan yang wajib dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia. Sejak diluncurkan tanggal 1 Januari 2014, BPJS kesehatan terus mengalami peningkatan peserta. Hal ini dikarenakan, jika dibandingkan dengan asuransi, premi BPJS kesehatan jauh lebih murah. Secara umum, BPJS kesehatan terbagi menjadi dua bagian, yakni BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang tidak dipungut biaya apapun alias gratis karena biayanya ditanggung oleh pemerintah dan BPJS mandiri yang terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

BPJS Kesehatan (thetanjungpuratimes.com)

1. BPJS kesehatan kelas 1

BPJS kesehatan kelas 1 menetapkan iuran per bulan untuk pesertanya sebesar Rp 80.000 per orang. Pastinya untuk peserta BPJS kesehatan kelas 1 ini akan mendapatkan fasilitas rawat inap yang lebih bagus seperti kamar kelas 1 untuk rawat inap.

2. BPJS kesehatan kelas 2

Untuk iuran kelas 2, kamu diharuskan untuk membayar iuran bulanan sebesar Rp 51.000 per per orang. Lantas apa fasilitas BPJS kesehatan kelas 2? Pastinya kamu akan mendapat kamar rawat inap kelas 2. Bagaimana kalau kamu ingin di rawat inap di kamar kelas 1? Bisa saja, asalkan kamu membayar biaya selisih dari yang menjadi tanggungan BPJS kesehatan kelas 2.

3. BPJS kesehatan kelas 3

Terakhir ada BPJS kesehatan kelas 3 yang iurannya paling ringan dan terjangkau oleh banyak pihak karena kamu hanya perlu membayar iuran per bulan Rp 25.500 untuk satu orang saja. Fasilitas yang didapat sudah pasti kamar rawat inap kelas 3.

Baca juga: Fakta Unik BPJS Kesehatan Yang Belum Kamu Ketahui

Sanksi yang Dikenakan Jika Menunggak Pembayaran BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan (tempo.co)

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, iuran BPJS kesehatan harus dibayarkan pada awal bulan yakni setiap tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 setiap bulannya. Lalu bagaimana jika kita belum melakukan pembayaran setelah tanggal 10? Awalnya pihak BPJS kesehatan memberikan keringanan dengan memberikan tenggat waktu hingga 3 bulan. Jika setelah 3 bulan, kamu masih belum melakukan pembayaran, maka keanggotaanmu akan dinonaktifkan. Tapi hal ada ketentuan baru yang sudah diberlakukan sejak tanggal 1 Juli 2016. Coba kita lihat bersama ketentuan yang baru, yaitu:

  • Status dinonaktifkan

Status keanggotaan yang dinonaktifkan ini bisa terjadi apabila kamu menunggak pembayaran BPJS kesehatan selama 1 bulan. Selama masa non aktif ini, maka kartu BPJS kesehatan tidak akan bisa digunakan. Status keanggotaan bisa diaktifkan lagi apabila kamu sudah melakukan pembayaran. Pembayaran ini bisa dilakukan secara online maupun secara offline. Tapi jika kamu menunggak tagihan lebih dari 1 bulan, maka pelunasan dan pembayaran denda hanya dapat dilakukan di kantor BPJS kesehatan.

  • Membayar denda 2,5%

Pembayaran denda 2,5% yang dimaksud di sini bukanlah pembayaran denda bagi kamu yang menunggak pembayaran iuran bulanan, tapi untuk kamu menggunakan BPJS kesehatan untuk melakukan rawat inap setelah kartu BPJS kesehatannya aktif kembali selama 45 hari. Agar tidak terkena denda, setelah kamu membayar atau melunasi tunggakan iuran BPJS kesehatan, kamu sebaiknya tidak langsung menggunakannya untuk melakukan rawat inap. Tunggulah sampai 45 hari setelah pelunasan tunggakan, baru kamu bisa menggunakannya.

  • Sanksi layanan publik

Perlu kamu ketahui kalau status BPJS kesehatan milikmu tidak aktif karena tidak pernah membayar tagihan iuran, maka ada sanksi layanan publik yang akan dikenakan kepadamu. Sanksi layanan publik ini bisa berupa tidka bisa membuat paspor, memperpanjang SIM atau SNTK, dan lain sebagainya. Jika kamu tidak ingin menggunakan BPJS kesehatan lagi, sebaiknya kamu menutup keanggotaan BPJS kesehatan dengan datang langsung ke kantor BPJS kesehatan.

Baca juga: Manakah Yang Lebih Baik, BPJS Kesehatan Atau Asuransi Kesehatan?

Cara Cek BPJS Kesehatan: Cek Tagihan dan Pembayaran

BPJS Kesehatan (awsimages.detik.net.id)

Berhubung teknologi sudah semakin canggih, jika biasanya kamu membayar BPJS kesehatan dengan cara datang langsung ke kantor BPJS kesehatan, kini cara cek BJPS kesehatan bisa dengan online. Ada empat cara cek BPJS kesehatan yang bisa kamu pilih, yaitu:

1. Cara Cek BPJS Kesehatan Lewat Internet Banking

Cara cek BPJS kesehatan yang pertama adalah dengan menggunakan layanan internet banking. Tapi tidak semua bank bisa menggunakan layanan internet banking untuk bayar BPJS online karena hanya bank-bank tertentu saja yang bisa menggunakan layanan tersebut seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BCA. Cara membayarnya tak jauh berbeda karena secara umum kamu hanya perlu melalui tahapan ini:

  • Buka situs internet banking dan login
  • Pilih menu pembayaran dan BPJS (jika tidak ada menu BPJS, kamu bisa pilih menu asuransi)
  • Masukkan nomor virtual account BPJS kesehatan dan jumlah bulan yang ingin kamu bayar
  • Cek kembali nilai tagihan yang terlihat dan pilih rekening debet
  • Klik OK dan bayar sekarang

2. Cara Cek BPJS Kesehatan Lewat Mobile Banking

Bijak Mengajukan Pinjaman Online (Sumber: www.shape.com.sg)

Tak jauh berbeda dengan internet banking. Untuk cara cek tagihan BPJS kesehatan lewat mobilebanking ini, kamu juga hanya bisa menggunakan bank-bank tertentu saja seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BCA. Untuk cara bayar BPJS online adalah dengan tahapan seperti ini:

  • Buka aplikasi mobile banking
  • Masukkan user ID dan password lalu login
  • Pilih menu pembayaran dan pilih menu asuransi kemudian pilih lagi menu BPJS kesehatan
  • Masukkan nomor virtual account dan pilih berapa bulan kamu ingin membayar BPJS kesehatan lalu klik lanjut
  • Setelah itu cek dengan seksama form validasi mulai dari nama, jumlah peserta, jumlah bulan, dan nominal tagihan
  • Kalau semuanya sudah benar, masukkan password dan klik lanjut

3. Cara Cek BPJS Kesehatan Lewat E-Commerce

Bayar BPJS Kesehatan (bukalapak.com)

Selanjutnya ada cara cek BPJS kesehatan melalui e-commerce. Beberapa e-commerce yang menerima pembayaran BPJS kesehatan adalah Bukalapak.com, Tokopedia.com, MatahariMall.com, Elevenia.co.id, BliBli.com, Sepulsa.com, dan Traveloka.com. Cara pembayaran di e-commerce ini secara umum sama saja karena kamu tinggal melakukan langkah ini:

  • Buka situs e-commerce
  • Lakukan login
  • Pilih menu tagihan/ pembayaran BPJS kesehatan
  • Masukkan nomor virtual account BPJS kesehatan
  • Pilih jumlah bulan yang ingin dibayarkan
  • Klik lanjut dan pilih metode pembayaran

Pada e-commerce ini, kamu bisa pilihan metode pembayaran lebih banyak karena ada transfer, internet banking, ATM, minimarket, dan kartu kredit. Kelebihan dari bayar BPJS online melalui e-commerceadalah biasanya ada diskon atau promo yang sedang diberlakukan sehingga bisa bisa memberikan keuntungan untukmu.

4. Cara Cek BPJS Kesehatan Lewat GoJek

Cara cek BPJS kesehatan yang terakhir adalah lewat layanan aplikasi GoJek. Saat ini ada menu bayar BPJS kesehatan yang bisa ditemui di GoJek. Caranya sangat mudah karena kamu hanya perlu memasukkan nomor BPJS kesehatan dan memilih jumlah bulan yang akan dibayar, kemudian klik bayar. Setelah pembayaran selesai dilakukan, maka akan ada email bukti pembayaran yang akan dikirimkan ke alamat email milikmu yang terdaftar di GoJek.

Baca juga: Belum Terlambat! Lindungi Dirimu Dengan Mendaftar BPJS Kesehatan Online

Pinjaman Online Bisa Jadi Andalan Saat BPJS Kesehatan Dalam Status Dinonaktifkan

Source: TunaiKita

Seperti yang sudah dikatakan di atas, jika telat membayar BPJS kesehatan maka statusmu bisa dinonaktifkan. Jika kamu sewaktu-waktu terpaksa harus dirawat inap di rumah sakit, tapi BPJS kesehatan masih dalam masa non aktif, maka salah satu solusi yang bisa diambil supaya bisa membayar biaya rumah sakit adalah dengan mengajukan pinjaman online. Salah satu penyedia pinjaman online yang terpercaya adalah TunaiKita karena sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). TunaiKita ini bisa menyediakan pinjaman untuk modal bisnis online yang menjanjikan mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta dengan jangka waktu pembayaran cicilan paling lambat 180 hari. Kamu cukup menyiapkan KTP, NPWP, dan rekening bank lokal milik pribadi seperti rekening bank BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata, atau Bank Danamon. Setelah menyiapkan ketiga syarat pengajuan di atas, kamu bisa mengikuti langkah-langkah yang ada di bawah ini:

  • Download aplikasi TunaiKita di PlayStore atau AppStore
  • Lakukan registrasi dengan mengisi data diri berupa nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon
  • Lakukan login ke dalam aplikasiIsi persyaratan dokumen yang diminta
  • Tentukan nominal pinjaman yang diinginkan dan jangka waktu pinjaman yang kamu sanggupi
  • Klik ajukan dan tunggu pihak TunaiKita memproses pengajuan pinjaman online 24 jam

Tidak sulit bukan caranya? Meski ada pinjaman online, lantas bukan berarti kamu boleh telat membayar BPJS kesehatan. Selalu bayar iuran BPJS kesehatan tepat waktu supaya kamu bisa merasakan manfaatnya secara maksimal.