Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar dibandingkan saat dikaruniai seorang keturunan. Banyak pasangan suami istri yang selalu menantikan kehadiran buah hati. Kehadiran seorang anak dalam sebuah keluarga akan membawa kebahagiaan tersendiri yang tidak ternilai harganya. Sebagai orang tua, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak. Namun hal ini akan mendorong kamu untuk mengeluarkan uang dalam jumlah yang semakin besar. Padahal seharusnya pada saat itu, yang harus kamu lakukan adalah menghemat pengeluaran karena banyak dana yang akan dibutuhkan.

 

Jika dipikirkan kembali, membeli keperluan bayi tidak murah. Sebagai orang tua, terutama untuk kamu yang sedang menantikan anak pertama, ada baiknya kamu mempersiapkan perencanaan anggaran dengan sebaik-baiknya.

 

Nah di artikel kali ini, TimiKimi akan memberikan tips menghemat pengeluaran untuk keperluan bayi. Apa aja sih? Yuk simak ulasan berikut.

 

Hindari Membeli Barang Baru

Pertumbuhan bayi bisa dikatakan sangat cepat Sobat. Baik pertumbuhan fisik atau perkembangan motorik. Pertumbuhan fisik yang cepat berdampak pada banyaknya pakaian yang digunakan dalam kurun waktu yang singkat. Nah, dengan keadaan seperti ini, akan lebih baik jika kamu membeli barang bekas saja. Dengan membeli barang bekas, harganya pasti jauh lebih murah sehingga kamu bisa menghemat pengeluaranmu.

Bukan hanya baju, kamu juga bisa menerapkan cara ini pada keperluan lainnya. Seperti alat sterilizer, stroller, car seat untuk bayi, dan barang-barang lain yang harganya sangat tinggi jika dibeli dalam kondisi baru. Namun sebelum membeli, pastikan bahwa semua barang itu memiliki kualitas yang baik supaya buah hati juga nyaman saat menggunakannya.

 

Gunakan Barang Warisan

Tips selanjutnya, jangan gengsi menggunakan barang warisan atau turunan dari teman dan saudara. Biasanya hal ini dilakukan oleh orang yang anaknya sudah lebih besar dan sudah tidak lagi membutuhkannya. Karena usianya sudah lebih besar, maka banyak barang yang akhirnya sudah tidak dibutuhkan lagi dan malah jadi rusak jika didiamkan saja. Oleh karena itu, akan lebih baik kamu menerimanya dan menggunakan barang-barang tersebut sesuai dengan fungsinya. Dengan cara seperti ini, kamu akan menghemat banyak pengeluaran Sobat.

 

Utamakan Asupan ASI

Kita sepakat bahwa memberikan ASI kepada bayi jauh lebih baik dibandingkan dengan memberikan susu formula, bukan? Akan tetapi, hal yang masih belum dipahami oleh banyak orang adalah memberikan ASI tidak semudah yang dipikirkan karena memerlukan kesabaran ekstra dan prosesnya juga menyakitkan bagi para ibu. Hal inilah yang menyebabkan banyak Ibu yang pada akhirnya memberikan susu formula kepada bayinya.

Meski terkesan lebih mudah, penggunaan susu formula akan lebih boros apalagi jika kamu tidak membarenginya dengan ASI. Jadi selama masih bisa menggunakan ASI, maksimalkan asupan ASI Sobat. Selain lebih hemat ASI juga lebihi baik bagi perkembangan sang buah hati.

 

Buat Makanan Bayi Sendiri

Produk-produk makanan instan yang tersedia di toko-toko membuat banyak orang jadi malas melakukan hal yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri. Contohnya adalah makanan bayi. Makanan bayi sebenarnya sangat sederhana dan sangat mungkin untuk dibuat sendiri, tapi karena dirasa merepotkan, akhirnya banyak orang yang lebih memilih menggunakan makanan bayi siap saji yang pastinya harganya lebih mahal. Padahal jika membuat makanan bayi sendiri, modalnya kecil, prosesnya mudah, dan bayi juga terhindar dari bahan pengawet serta bahan-bahan lain yang mungkin berdampak buruk bagi tumbuh kembangnya.

 

Sesuaikan Dengan Kapasitas Keuangan

Yang paling penting, kamu harus menyesuaikan kemampuan keuangan ketika ingin membeli sesuatu. Jika kamu merasa berat dalam memenuhi keperluan sang bayi, maka jangan membeli barang yang terlalu mahal. Yang diutamakan adalah fungsinya bukan harganya. Jadi belilah barang yang sesuai dengan kebutuhan bayi sesuai dengan kapasitas keuanganmu.

 

Nah Sobat, itu dia tips menghemat pengeluaran untuk keperluan bayi yang bisa kamu terapkan. Ingat, membeli perlengkapan anak tidak melulu harus mahal lho. Kamu harus pintar-pintar mengatur keuangan dari sekarang karena kamu akan dihadapkan dengan pengeluaran yang jauh lebih besar di masa depan.

 

Semoga membantu!

 

Penulis: Indah Sari