Cari Tahu Cara Gadai BPKB Motor Di Pegadaian Yuk!

Gadai BPKB motor menjadi solusi ketika kebutuhan untuk hidup semakin melonjak dari hari ke hari. Karena harga suatu produk terus meningkat. Yang namanya hidup, terkadang ada saja hal yang membuatmu harus mengeluarkan uang karena keperluan mendadak yang harus segera dipenuhi. 

Kebutuhan yang harus kamu penuhi mulai dari membayar sekolah anak, biaya rumah sakit kalau terjadi kecelakaan, dan sebagainya. Jika sudah seperti itu, biasanya dua hal yang langsung terpikirkan yaitu meminjam uang ke teman atau keluarga atau mengajukan pinjaman ke bank. Sayangnya, mengajukan pinjaman ke bank membutuhkan proses dan waktu, kemungkinan pengajuanmu ditolak pun banyak. Sedangkan, pinjaman ke teman atau keluarga, belum tentu diberikan bukan?

Alternatif yang bisa kamu lakukan yaitu menggadaikan barang atau surat berharga yang kamu miliki. Seperti BPKB kendaraan, gadai BPKB motor menjadi solusi yang pas untuk kamu mendapatkan dana darurat. Meski sedang membutuhkan dana darurat, kamu tetap harus menggadai BPKB motor milikmu di tempat yang aman. Saat ini sudah banyak lembaga pembiayaan yang bisa menampung BPKB motormu sebagai jaminan pinjaman, lho! Bagaimana caranya? Simak ulasan TimiKimi berikut ini yuk!

Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Gak Pake Ribet!

Source: Google

Agar BPKB milikmu berada di tempat yang tepat, pilihlah tempat gadai yang kredibel dan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, pastikan juga lembaga tersebut terdaftar di Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Nah, salah satu lembaga yang sudah pasti aman dan terpercaya yaitu Pegadaian.

Selain sudah terdaftar di OJK, Pegadaian juga salah satu lembaga non bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jadi, sudah pasti aman untuk Sobat jadikan tempat menggadai BPKB motor untuk kamu yang butuh dana darurat. Ada beberapa poin yang menjadi alasan memilih Pegadaian untuk menggadaikan BPKP, yaitu:

1. Proses Cepat

Salah satu keunggulan gadai BPKB motor di Pegadaian karena prosesnya cepat. Umumnya hanya memakan waktu paling tidak 15 menit dari proses pengajuan hingga dana pinjaman cair. Jadi, memang sangat tepat untuk kamu yang benar-benar membutuhkan dana mendesak.

Baca juga: Seluk Beluk Gadai Sertifikat Rumah Di Pegadaian: Kelebihan Dan Cara Mengajukan

2. Syarat Mudah

Selain prosesnya yang cepat, persyaratan dokumennya pun mudah dan tidak ribet. Kamu cukup melampirkan beberapa dokumen berikut:

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • KK (Kartu Keluarga)
  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)
  • BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor)

Kamu tidak perlu membawa rekening buku tabungan, kartu kredit, ataupun slip gaji seperti halnya saat ingin mengajukan pinjaman di bank. Jika semua dokumen sudah siap, tanpa menunggu lama uang yang kamu butuhkan pun langsung cair.

3. Plafon Tinggi dan Jangka Waktu bisa Diperpanjang

Untuk plafon pinjaman yang diberikan Pegadaian jua terbilang tinggi, yaitu mulai dari Rp50 ribu hingga Rp500 juta. Selai itu, masa tenor pembayaran cicilan juga tidak ada maksimumnya. Jadi, kamu bisa memperbarui atau memperpanjang masa cicilan secara berkala sampai kamu bisa melunasi cicilan. Enak kan?

Nah, untuk kamu yang tertarik ingin menggadaikan BPKB milikmu, berikut beberapa jenis pinjaman yang ditawarkan Pegadaian yang bisa kamu ajukan, diantaranya:

1. Kredit Cepat Aman (KCA)

Source: Google

Salah satu produk pembiayaan di Pegadaian untuk gadai BPKB motor dan mobil adaah produk dari KCA. Seperti namanya, jenis pinjaman ini ditujukan untuk masyarakat yang ingin mendapatkan pinjaman dengan cepat, mudah, dan aman. Besar pinjaman yang bisa kamu dapatkan mulai dari Rp50 ribu hingga Rp500 juta. Dana bisa kamu terima dalam bentuk tunai atau transfer langsung ke rekeningmu.

Pegadaian memberikan jangka waktu pelunasan hingga empat bulan. Namun, jika kamu merasa tidak bisa melunasi, maka dapat diperpanjang hingga berkali-kali. Persyaratan yang harus kamu penuhi juga sangat mudah, lho. Kamu hanya menyerahkan fotokopi identitas diri (KTP), dan membawa BPKB serta STNK asli. Setelah itu, kamu akan mendapat Surat Bukti Kredit (SBK). Tanpa menunggu lama, dana pun bisa langsung cair.

Baca juga: Untung Rugi Tabungan Emas Pegadaian, Bisakah Dijadikan Investasi?

2. Pinjam Gadai Syariah (RAHN)

Untuk kamu yang ingin mengajukan pinjaman syariah, bisa memilih pembiayaan dari produk RAHN yang hanya tersedia di outlet Pegadaian Syariah. Selain dapat memberikan pinjaman dalam bentuk BPKB, RAHN juga menerima barang jaminan ainnya seperti emas, barang elektronik, dan lainnya. Untuk jumlah pinjaman serta jangka waktu pelunasannya sama dengan produk pinjaman KCA, yaitu mulai dari Rp50 ribu hingga Rp500 ribu dengan jangka waktu pelunasan empat bulan dan bisa diperpanjang. Persyaratannya juga sama, dana akan cair setelah semua dokumen diterima, dan kamu sudah mendandatangani Surat Bukti RAHN (SBR).

3. KREASI

Source: Google

Produk pembiayaan Kreasi Pegadaian memang dikhususkan untuk pinjaman surat kendaraan bermotor, yaitu BPKB. Pasalnya, jenis pinjaman ini ditujukan untuk kamu yang ingin mengembangkan bisnis. Kreasi Pegadaian memberikan pinjaman dengan sistem yang namanya Fidusia. Jadi kamu hanya perlu membawa KTP, KK, BPKB, STNK dan faktur pembelian.

Kendaraaannya tetap bisa kamu gunakan untuk keperluan usaha. Namun, salah satu syaratnya adalah usaha tersenut sudah berjalan minimal satu tahun. Kamu bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta dengan jangka waktu pinjaman muali dari 12, 18, 24 hingga 36 tahun. Jadi, kamu bisa memilih tenor yang sesuai dengan kemampuanmu.

4. ARRUM

Sama seperti pinjama Kreasi, Arrum menerapkan prinsip syariah. Jadi semua proses juga dilakukan sesuai dengan fatwa DSN-MUI. Nominal yang kamu dapatkan mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta dan tenor selama 12, 18, 24, dan 36 bulan dengan syarat usaha yang kamu geluti sudah berjalan minimal satu tahun. Untuk dokumen persyaratannya juga sama dengan Kreasi, yaitu melampirkan KTP, KK, BPKB, STNK dan juga faktur pembelian. Kendaraannya pun tetap bisa kamu gunakan seperti biasa.

Cara Mudah Gadai BPKB di Pegadaian

1. Tentukan jenis pilihan dan datang ke Pegadaian

Pertama sebelum mengajukan pinjaman kamu harus terlebih dahulu menentukan jenis produk pinjaman Pegadaian yang ingin kamu ambil. Kemudian datanglah ke Pegadaian. Tidak lupa membawa persyaratan dokumen yang diperlukan dan pastinya bawa juga kendaraan sesuai dengan BPKB yang kamu miliki.

2. Isi Formulir

Setelah kamu sampai di Pegadaian, kamu akan diminta untuk mengisi formulir pengajuan. Isis formulir tersebut dengan benar dan cek kembali sehingga tidak ada yang terlewat. Setelah itu, serahkan formulir yang sudah diisi bersama dengan BPKB dan STNK asli kepada petugas setempat untuk menaksir nilai kendaraan. Tujuannya adalah supaya petugas bisa menentukan berapa maksimum plafon pinjaman yang bisa kamu ambil.

3. Menunggu Persetujuan

Setelah selesai menaksir nilai kendaraan, petugas Pegadaian akan memberitahukanmu perihal maksimum plafon pinjaman dan jika kamu setuju, petugas akan memproses pinjaman yang akan kamu ajukan dan memberikan SBK (Surat Bukti Kredit) untuk ditandatangani di atas materai dan menjelaskan kepadamu tentang batas waktu peminjaman serta tanggal pembayaran cicilan per bulannya.

Jika petugas sudah selesai menjelaskan, kamu harus menunggu lagi untuk mencairkan dana pinjaman yang sudah kamu ajukan. Dana Pinjaman ini bisa kamu ambil secara tunai atau bisa juga ditransfer melalui rekeningmu sendiri.

Baca juga: Bisnis Modal Kecil Untung Besar Yang Bisa Kamu Lakukan Di Rumah

Pilih Produk Pinjaman Sesuai Kebutuhan Kamu

Sebelum mengajukan pinjaman, kamu harus mempertimbangkan matang-matang dan mempelajari terlebih dahulu jenis pinjaman yang akan kamu pilih ya, Sobat! Selain itu, pilih tenor dan jumlah pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu.