Cari Tahu Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Saat Mengajukan Pinjaman Online Bunga Rendah, Yuk!

Siapa yang tidak ingin meminjam uang dengan bunga yang rendah? Ditambah lagi, ketika kamu sedang membutuhkan dana mendesak. Ingin pinjam uang pada teman atau keluarga belum tentu mendapatkannya kan, untuk itu pinjaman online bunga rendah pun jadi solusinya. 

Ketika tabungan yang kamu punya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhanmu, disitulah kamu mengandalkan aplikasi pinjaman online bunga rendah. Dengan perkembangan teknologi yang sangat canggih sekarang ini, kamu tidak perlu susah lagi meminjam uang ke bank dengan persyaratan yang ribet. Kamu bisa mengajukan pinjaman online bunga rendah dan tanpa jaminan apapun, lho!

Syarat yang diajukan pun tidak ribet, kamu hanya memerlukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk mengajukan pinjaman online bunga rendah. Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu sudah mengunduh aplikasi pinjaman online pilihanmu. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam memilih pinjaman online atau fintech, agar kamu tidak terjebak dengan fintech ilegal. Nah, TimiKimi punya ulasannya untuk kamu, simak yuk!

Pinjaman Online Bunga Rendah yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengajukan

Penting untuk kamu memperhatikan beberapa hal sebelum mengajukan pinjaman online bunga rendah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kamu tidak salah langkah dalam memilih pinjaman online. Apa saja? Berikut ulasannya untuk kamu.

1. Platform Pinjaman Online Terpercaya

Source: Google

Hal terpenting yang harus kamu perhatikan sebelum mengajukan pinjaman online bunga rendah yaitu pilihlah pinjaman online yang terpercaya. Banyaknya penyedia pinjaman online yang ada sekarang ini, kamu harus dituntut cermat dalam memilih platform tersebut. Banyak kasus orang-orang yang meminjam uang secara online malah terlilit bunga yang besar, diteror, bahkan dilecehkan karena tidak mengembalikan uang tepat waktu. Kebanyakan pinjaman online memberikan syarat yang mudah, kamu hanya perlu KTP dan NPWP sudah bisa mengajukan.

Baca juga: Pinjam Uang Tanpa Jaminan 2019: Kenali Resiko Sebelum Mengajukan Pinjaman

2. Pinjaman Kecil, Bunga Besar

Source: Google

Biasanya pinjaman online memiliki nominal yang dipinjamkan tidak terlalu besar. Seperti kebanyakan penyedia pinjaman uang, pinjaman online juga menyediakan bunga, besaran jumlah bunga masing-masing pinjaman online berbeda-beda. Peminjam diharuskan mengembalikan jumlah pinjaman yang dipinjam beserta bunganya dalam jangka waktu tertentu, biasanya satu atau dua bulan. Sebagai orang yang membutuhkan dana cepat, kamu harus memperhitungkan apakah dana yang akan kamu terima dan kamu kembalikan sebanding atau tidak.

Jangan sampai total uang pinjaman dan bunganya senilai dua kali lipat dari nominal yang akan kamu pinjam. Untuk itu, sebelum meminjam kamu perhatikan dulu besaran bunga yang diberikan.

3. Membandingkan Pinjam Online dengan Bank

Source: Google

Pinjaman online memang sangat mudah dan cepat, dengan bermodalkan KTP dan NPWP saja kamu sudah bisa mengantongi sejumlah dana yang kamu butuhkan. Namun, kamu juga harustahu perhitungan bunga dari nominal yang kamu pinjam. Jika kamu akan meminjam uang sebesar Rp3 juta dengan tenor 30 hari maka kamu akan dikenakan biaya layanan sebesar Rp1 juta. Artinya, dengan pinjaman yang hanya Rp3 juta tersebut kamu harus membayar bunga hingga 34 persen. Lebih baik bandingkan terlebih dahulu dengan jika kamu mengajukan pinjaman di bank konvensional, sudah dipastikan bunganya tidak terlalu besar meskipun persyaratannya cukup ribet.

Baca juga: 5 Aplikasi Pinjaman Online Yang Aman Dan Proses Cairnya Cepat

4. Perhatikan Jangka Waktu Pengembalian Pinjaman

Source: Google

Jangka waktu pengembalian pinjaman atau tenor terbagi atas 3, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Perlu kamu ketahui bahwa semakin panjang jatuh tempo, maka semakin besar biaya yang harus kamu bayarkan.

Saat mengajukan sejumlah uang, kamu juga harus memperhatikan lead-time pengembalian uang tersebut. Jangan sampai jangka waktu pengembalian dana tersebut tidak masuk akan atau malah jadi memberatkanmu. Uang yang kamu pinjam cukup banyak tapi jangan pengembaliannya terlalu singkat. Jangan sampai kamu malah mengajukan pinjaman untuk membayar utang di tempat lain.

5. Pilih Fintech yang Sudah Terdaftar OJK

Source: Google

Sebelum mengajukan pinjaman pastikan penyedia pinjaman online yang kamu pilih sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). OJK merupakan lembaga independen yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. OJK berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. Jadi, semua kegiatan penyedia pinjaman online atau fintech diawasi oleh OJK, kamu pun merasa aman menggunakan pinjaman online.

Baca juga: Ini Cara Meminjam Uang Di Bank Buat Kamu Yang Baru Pertama Kali Mengajukan

6. Proses Pencairan Dana Pinjaman

Source: Google

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan bahwa penyedia pinjaman online tersebut memiliki prosedur yang tidak berbelit-belit dalam pencairan dana. Hal ini dimaksudkan agar kamu bisa segera menggunakan uang tersebut untuk kebutuhanmu. Jika prosedur bertele-tele dan sulit untuk dipahami, maka lebih baik kamu mencari pinjaman ke fintech lain. Karena pada dasarnya, pencairan dana pinjaman online cukup cepat.

7. Biaya Tambahan

Source: Google

Biaya tambahan sering kali tidak diperhatikan oleh para peminjam. Mereka terlalu fokus pada jumlah cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan. Namun, biasanya penyedia pinjaman online tidak dibutuhkan biaya lainnya. Kamu hanya perlu mendaftar dan mengajukan pinjaman dengan syarat yang sudah ditetapkan. Jika kamu diminta untuk membayar sebelum dana yang kamu ajukan dicairkan, hati-hati bisa jadi itu termasuk fintech ilegal.

8. Cari Informasi

Source: Google

Sebelum meminjam uang, kamu harus pastikan kepada siapa kamu berutang. Jika kamu meminjam uang di fintech, maka carilah informasi mengenai fintech tersebut. Program kredit atau pinjaman apa saja yang dimilikinya, yang cocok untuk kamu. Hal ini penting, karena kamu akan berurusan dengan pihak fintech tersebut dalam kurun waktu yang lumayan lama, sehingga harus dipastikan bahwa kamu betul-betul merasa nyaman atas semua ketentuan yang ditetapkan.

Selain itu, dengan mengetahui informasi fintech tersebut sejak awal, kamu bisa menghindari kemungkinan berprasangka buruk terhadap bank tersebut karena hal utama yang harus kamu tanamkan pada diri adalah kepercaya pada penyedia pinjaman online itu.

Baca juga: Jangan Ajukan Pinjaman Online Pribadi Sebelum Kamu Tahu Plus Minusnya

Pinjam Uang dengan Aman dan Nyaman

Pastikan bahwa kamu memang nyaman saat meminjam uang dimana pun tempat kamu meminjam, baik itu di bank maupun penyedia pinjaman online. Jangan sampai kamu terbebani dengan semua syarat dan ketentuan yang diberikan. Bijaklah dalam berutang dan memilih penyedia layanan pinjaman, dan pastikan penyedia pinjaman uang online terpercaya yang kamu pilih benar-benar kredibel. Semoga Informasi yang TimiKimi berikan dapat membantu Sobat dalam memilih penyedia layanan pinjaman online.