Cek Biaya-biaya yang Dikenakan Pada Pinjaman KTA, Banyak Tidak Ya?

Pinjaman KTA

Ingin ajukan pinjaman KTA dalam waktu dekat? Kamu harus ketahui terlebih dahulu apa saja biaya-biaya yang harus dikeluarkan nantinya saat mengambil pinjaman KTA. Cek biaya-biayanya di bawah ini!

Mengajukan pinjaman adalah salah satu jalan saat sedang dalam keadaaan terdesak dan butuh dana segar dengan segera. Biasanya langkah yang pertama kali dilakukan adalah mengajukan pinjaman kepada saudara atau teman dekat. Jika tidak berhasil, maka pilihan selanjutnya adalah kasbon ke kantor. Tapi kalau tidak berhasil juga, bank menjadi pilihan terakhir yang bisa kamu datangi. Pinjaman dana tunai dari bank ini terbagi menjadi dua bagian, yakni pinjaman KMG (Kredit Multiguna) dan pinjaman KTA (Kredit Tanpa Agunan). Di antara keduanya, pinjaman KTA tanpa kartu kredit terbilang lebih diminati karena tidak membutuhkan agunan atau jaminan untuk mengajukannya.

Berhubung tidak membutuhkan jaminan, maka prosesnya terbilang lebih cepat dibandingkan pinjaman KMG karena tidak ada penaksiran nilai aset yang membutuhkan waktu cukup lama. Untuk mengajukan pinjaman KTA, kamu harus menyiapkan beberapa persyaratan dan dokumen seperti fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk), fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), slip gaji atau surat penghasilan, rekening koran, dan juga kepemilikan kartu kredit aktif selama minimal 1 tahun (tidak semua bank mensyaratkan ini).

Lantas berapa dana yang bisa dipinjam? Jika besaran pinjaman KMG tergantung dari nilai aset yang dimiliki, pinjaman KTA rata-rata bisa memberikanmu dana tunai mulai dari minimal Rp5 juta hingga Rp300 juta sampai Rp500 juta lebih, tergantung dari kebijakan masing-masing bank penyedia. Untuk masa tenor yang diberikan tidak terlalu panjang karena rata-rata hanya memberikan jangka waktu cicilan hingga 60 bulan (5 tahun). Tapi perlu kamu ketahui kalau dalam pinjaman KTA online ini ada beberapa biaya tambahan yang biasanya harus kamu bayarkan.

Ada banyak kasus terjadi saat nasabah mengajukan pinjaman dan terkejut oleh banyaknya biaya tambahan yang perlu dibayarkan. Hal ini memang bukan hal yang asing lagi karena dalam pinjaman KTA, ada banyak biaya-biaya tambahan yang dibebankan kepada peminjam. Coba kita lihat ada biaya tambahan apa saja yang harus kamu bayarkan!

Baca juga: Perlu Tahu! Kelebihan Dan Kekurangan Pinjaman Tanpa Agunan Online

1. Biaya Provisi

Biaya Provisi (foolcdn.com)

Biaya pertama yang selalu dikenakan saat kamu mengajukan pinjaman KTA  tanpa bi checking adalah biaya provisi. Biaya provisi adalah biaya balas jasa kepada pihak bank karena pinjaman KTA telah disetujui. Biaya provisi ini biasanya hanya dikenakan 1% dari total jumlah pinjaman dan harus dibayarkan satu kali saja pada awal proses pengambilan pinjaman KTA. Jadi misalkan saja dana yang kamu pinjam adalah Rp100 juta, maka biaya provisi yang dikenakan adalah Rp100 juta x 1% = Rp1 juta. Biaya provisi akan diambil atau dipotong langsung dari dana pinjaman KTA yang telah berhasil dicairkan oleh bank.

2. Biaya Administrasi

Selanjutnya ada biaya administrasi yang pastinya harus kamu bayarkan sebagai biaya untuk mengurus pengajuan pinjaman KTA. Tidak seperti biaya provisi yang ditetapkan 1% dari total pinjaman, nominal jumlah yang dikenakan untuk biaya administrasi ini berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing bank. Rata-rata ada yang mengenakan biaya administrasi mulai dari Rp100 ribu hingga Rp250 ribu. Tapi nominal ini tidak berbeda jika kamu mengajukan pinjaman dalam jumlah kecil atau besar karena hanya ada satu ketetapan biaya administrasi untuk beragam plafon pinjaman yang diambil.

3. Biaya di Muka

Membayar Cicilan (medcom.id)

Biaya di muka biasanya selalu dikenakan ketika kita mengambil kredit kendaraan bermotor atau kredit pemilikan rumah. Tapi tahukah kamu kalau dalam pinjaman KTA juga ada biaya di muka. Tapi biaya di muka yang dimaksud di sini adalah bukan biaya uang muka, melakinkan biaya yang harus dibayarkan di luar cicilan. Kebijakan ini memang tidak diterapkan oleh semua bank yang ada di Indonesia alias hanya beberapa bank saja yang menentukan adanya biaya di muka.

4. Biaya Bunga

Kalau biaya bunga pastinya kamu sudah tahu. Setiap kamu mengajukan pinjaman ke bank, baik itu pinjaman KTA maupun jenis pinjaman lainnya, kamu pasti akan dikenakan biaya bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya bersama dengan cicilan pokok atau angsuran bulanan. Besaran biaya bunga ini tidak tergantung dari masing-masing bank dan juga jenis bunga yang dikenakan. Jika bank menerapkan sistem perhitungan bunga flat atau bunga tetap, maka bunganya akan tetap sama setiap bulan. Tapi jika bank menerapkan sistem perhitungan bunga mengambang atau floating rate, maka bunga yang dibayarkan per bulan tidak selalu sama jumlahnya karena bunga ditetapkan berdasarkan suku bunga pasaran sehingga jumlah kisarannya bisa naik dan turun.

Bunga pinjaman KTA yang ditetapkan oleh bank bisa dikatakan tergolong cukup tinggi nominalnya jika dibandingkan dengan bunga pinjaman lain. Hal ini dikarenakan tidak adanya jaminan dan juga proses yang tergolong lebih cepat cair dibanding jenis pinjaman lain. Jika kamu ingin mengetahui berapa bunga yang dikenakan pada pinjaman KTA, rata-rata pihak bank akan menerapkan bunga mulai dari 9% hingga 12% per tahunnya.

Baca Juga : Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Dengan KTA Terbaik, Begini Lho Caranya!

5. Biaya Denda

Biaya Denda (www.pymnts.com)

Kemudian ada biaya denda yang akan dikenakan oleh pihak bank jika kamu terlambat atau telat membayar cicilan tagihan. Besaran biaya denda bermacam-macam, ada yang menetapkan 1% dari angsuran bulanan dan ada juga yang menetapkan maksimal Rp200 hingga Rp250 ribu. Biasanya biaya denda ini akan berlipat jika kamu menunggak lebih dari satu bulan. Jadi usahakan untuk selalu membayar cicilan tepat waktu.

6. Biaya Penalti

Selain biaya denda, ada biaya penalti yang akan dikenakan jika kamu mempercepat pelunasan pinjaman KTA. Biaya yang dikenakan tergolong cukup besar karena bisa mencapai 3%-5% dari sisa pinjaman KTA. Penetapan biaya penalti ini diberikan sebagai ganti atas sisa bunga yang seharusnya dibayarkan bersama dengan sisa angsuran cicilan. Meski dikatakan sebagai ganti bunga pinjaman, tapi biaya penalti yang dikenakan rata-rata lebih besar sehingga lebih baik kamu tidak melakukan pelunasan di awal dan membayar sesuai dengan masa tenor yang diambil.

7. Biaya Asuransi

Dalam pinjaman KTA, kita akan dikenakan biaya asuransi sebagai bentuk perlindungan. Hal ini harus dilakukan bank berhubung masa tenor yang diberikan oleh pinjaman KTA tergolong lama dan jika terjadi suatu resiko kepadamu selama melakukan cicilan pinjaman, maka pihak bank tidak akan dirugikan. Asuransi nantinya akan dipilihkan oleh bank dan biasanya sudah dalam satu paket yang diberikan kepadamu. Besaran biaya asuransi yang dikenakan ini berbeda-beda jumlahnya karena tergantung dari nominal plafon pinjaman dan masa tenor yang diambil.

Baca juga: Pinjaman KTA Vs Pinjaman Online, Mana Yang Terbaik?

8. Biaya Materai

Materai (shopee.co.id)

Terakhir ada biaya materai yang harus dikeluarkan karena nantinya ketika kamu menyetujui pinjaman KTA, maka pihak bank akan memintamu untuk menandatangani surat atau dokumen perjanjian di atas materai Rp6 ribu. Namun ada juga beberapa bank yang berbaik hati mengratiskan biaya materai kepadamu. Biaya materai ini tidak akan dipotong dari plafon pinjaman melainkan kamu harus membayarnya secara terpisah dan tunai.

Selalu Teliti Sebelum Mengambil Pinjaman KTA

Saat mengajukan pinjaman KTA, usahakan untuk selalu bersikap teliti dengan membaca ketentuan serta syarat dokumen yang diberikan. Jangan karena kamu sedang dalam keadaan terdesak sehingga terburu-buru dan melewatkan poin-poin penting yang bisa berujung pada kesalahpahaman dan ketidaktahuan kamu mengenai ketentuan yang berlaku dan biaya tambahan yang dikenakan. Jadi perhatikan dengan teliti ya Sobat!