biaya mutasi mobil

Ingin melakukan mutasi mobil tapi malas mengurusnya? Tak sedikit masyarakat Indonesia yang menggunakan jasa calo. Tapi sebenarnya mutasi bisa kamu lakukan sendiri. Simak cara mengurusnya dan biaya mutasi mobil yang perlu kamu persiapkan di sini!

Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia selalu malas jika harus mengurus sesuatu yang ada hubungannya dengan instansi pemerintah karena adanya sistem birokrasi yang tidak bisa dihindari. Baik itu mengurus KTP (Kartu Tanda Penduduk), paspor, visa, STNK (Surat Tanda Kendaraan Bermotor), BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor), hingga mutasi kendaraan. Mutasi kendaraan seperti mutasi motor dan mobil dilakukan jika kamu membeli kendaraan baru atau harus berpindah domisili  sehingga plat nomor kendaraan akan berganti dengan yang baru. Otomatis BPKB dan STNK juga pasti akan berganti.

Mutasi mobil ini memang kerap kali dikerjakan oleh calo karena masyarakat kita tidak ingin repot mengantri dan mengurusnya. Tapi untuk menyuruh calo pastinya akan ada biaya ekstra yang harus dikeluarkan dari dalam kocek sendiri dan jumlahnya terbilang cukup besar. Pernahkah terpikirkan olehmu jika akan mengurus mutasi mobil sendiri. Dengan mengurus sendiri bukan hanya bisa menghemat biaya mutasi mobil, tetapi kamu juga bisa mengetahui seperti apa prosesnya sehingga jika di kemudian hari, kamu harus mengurus mutasi mobil kembali, tak perlu lagi ada calo yang harus disewa. Sebenarnya asalkan kamu paham dengan benar prosesnya tidaklah sulit kok.

Syarat Mengajukan Mutasi Mobil

Biaya Mutasi Mobil (www.ing.be)

Sebelum kamu mengajukan mutasi mobil, ada baiknya penuhi terlebih dahulu syarat-syaratnya supaya nanti kamu tidak kerepotan dan bolak-balik mengurusnya. Berikut syarat mengajukan mutasi mobil, yaitu:

  • BPKB asli beserta fotokopinya
  • STNK asli beserta fotokopinya
  • KTP asli milikmu beserta fotokopinya
  • Kwitansi pembelian mobil beserta fotokopi yang di dalamnya terdapat materai Rp6 ribu
  • Khusus untuk mobil instansi pemerintahan seperti BUMN dan BUMD, kamu harus menyiapkan surat tugas atau surat kuasa dengan materai Rp6 ribu dan ditandatangani oleh pimpinan yang dibubuhi cap instansi terkait.
  • Khusus untuk badan hukum, siapkan fotokopi akta pendiran, keterangan domisili, dan surat kuasa dengan materai Rp6 ribu dan ditandatangani oleh pimpinan yang dibubuhi stempel asli badan hukum terkait.

Jangan lupa untuk memisahkan dokumen asli beserta fotokopinya. Pastikan semua berkas sudah lengkap sebelum kamu mengajukan mutasi mobil. Jadi cek kembali dengan teliti supaya tidak ada yang terlewat. Cek juga apakah hasil fotokopinya jelas dan bisa terbaca alias tidak buram karena jika hasil fotokopi dokumen tidak bisa terbaca dengan jelas, maka kamu harus mengulang prosesnya kembali.

Baca juga: Cicilan Mobil Bekas Lewat Dealer Vs Leasing Vs Bank, Bagus Yang Mana?

Inilah Cara Mengurus Biaya Mutasi Mobil

Biaya Mutasi Mobil (static.imoney.ph)

Supaya kamu mengajukan dan mengurus biaya mutasi mobil dengan benar, ada lima cara yang harus kamu lakukan terlebih dahulu, yaitu:

1. Datang ke Kantor SAMSAT

Cara yang pertama adalah dengan mendatangi kantor SAMSAT (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) yang ada di daerah tempat plat nomor diterbitkan alias di kantor SAMSAT tempat BPKB mobil milikmu diterbitkan. Kemudian serahkan BPKB beserta KTP kepada petugas yang ada di loket mutasi kendaraan.

2. Cek Fisik Kendaraan

Cek Fisik Kendaraan (kaskus.id)

Nantinya kamu akan disuruh untuk melakukan tes fisik kendaraan. Pada proses ini akan dilakukan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin pada kendaraan. Jika sudah selesai dilakukan, maka kamu akan diberikan hasilnya. Serahkan hasil pengecekan fisik kendaraan kepada petugas loket cek fisik kendaraan dengan dokumen persyaratan yang sudah kamu persiapkan. Petugas cek fisik kendaraan akan melegalisir dan memberikan cap pada fotokopi dokumen yang kamu berikan. Setelah itu, petugas tersebut akan memberikan kembali hasil tes fisik kendaraan beserta fotokopi dokumen persyaratan yang sudah dilegalisir kepadamu. Simpan baik-baik buktinya untuk diberikan kepada bagian mutasi kendaraan.

3. Datang ke Loket Pendaftaram Mutasi Kendaraan

Bagian Mutasi Kendaraan (kaskus.id)

Selanjutnya, datangi kembali loket pendaftaran mutasi kendaraan dan mintalah formulir biaya mutasi mobil 2019 sekaligus formulir balik nama (ini dilakukan jika kamu membeli mobil second). Setelah mengisi formulir dengan lengkap, serahkan kembali formulir beserta dengan fotokopi dokumen persyaratan yang sudah dilegalisir sebelumnya kepada petugas mutasi kendaraan. Kamu akan diberikan tanda terima dan diharuskan untuk membayar sejumlah Rp250 ribu di loket Bank BRI yang ada di dekat sana. Jika sudah melakukan pembayaran, berikan buktinya kepada petugas mutasi kendaraan. Bukti pembayaran ini ada dua, yang satu harus kamu berikan kepada petugas dan yang satu lagi harus kamu simpan dengan baik ya Sobat!

Petugas mutasi kendaraan akan menanyakan ke mana mobilmu akan dimutasi supaya mereka bisa memberitahu kantor SAMSAT tujuan. Setelah itu, kamu akan diminta untuk datang kembali di hari yang telah disepakati.

Baca Juga : Ingin Dapatkan Kredit Mobil Murah? Coba Terapkan Saja Cara Ini!

4. Datang ke Kantor SAMSAT Asal dan Kantor SAMSAT Tujuan

Kantor SAMSAT (moneysmart.id)

Ketika datang hari yang sudah disepakati, maka kamu harus datang lagi ke kantor SAMSAT asal dan membawa tanda terima pembayaran beserta dengan dokumen persyaratan yang asli. Langsung datangi bagian loket mutasi kendaraan lalu berikan tanda terima pembayaran dan dokumen persyaratan tersebut. Tunggu sampai petugas memanggil namamu dan menyerahkan kembali dokumen yang sudah diverifikasi. Datangi loket fiskal dan petugas akan melegalisir kembali dokumen milikmu jika tidak ada tunggakan pajak. Tapi jika ada tunggakan pajak, maka kamu harus melunasinya dulu.

Proses selanjutnya adalah datang ke kantor SAMSAT tujuan alias kantor SAMSAT di mana mobilmu akan dimutasi. Langsung datangi loket cek fisik dan berikan dokumen yang sudah dilegalisir, Setelah diverifikasi, maka datangi loket mutasi kendaraan dan petugas akan mengantarkanmu ke loket perubahan roda 3-4 untuk memproses BPKB dan STNK yang baru. Kamu bisa mendapatkan BPKB dan STNK yang baru setidaknya 2-3 hari kerja.

Pada saat mengambil STNK dan BPKB yang baru, petugas mutasi kendaraan akan menanyakan identitas lengkapmu, mulai dari nama, nomor KTP, alamat, dan lain sebagainya. Jadi pastikan kalau kamu menjawabnya dengan benar.

Jadi Berapa Biaya Mutasi dan balik nama Mobil yang Diperlukan?

Biaya Mutasi Mobil (www.thebalance.com)

Untuk mengurus biaya mutasi mobil hingga tuntas, ada beberapa biaya yang perlu kamu keluarkan yaitu biaya cek fisik kendaraan Rp20 ribu (ada yang mengratiskan dan ada yang tidak), biaya penerbitan STNK baru Rp200 ribu, biaya pengesahan STNK roda empat Rp50 ribu, biaya cetak BPKB baru Rp375 ribu. Jika ditotalkan semuanya menjadi Rp645 ribu. Jumlah ini merupakan biaya yang harus dikeluarkan di kantor SAMSATnya saja. Tapi kamu juga harus memperhitungkan biaya untuk ongkos bolak-balik ke kantor SAMSAT.

Ingin Percantik Tampilan Mobil Tapi Tak Ada Dana? Ajukan Pinjaman Online!

Mempercantik Interior Mobil (www.bentleymotors.jp)

Ada kebiasaan yang cenderung ketika pindah domisili atau membeli kendaraan baru, yakni merombak alias mempercantik tampilan mobil mereka. Alasannya karena mereka ingin suasana yang berbeda ketika sedang mengendarai mobil. Jadi tak heran kalau ada orang yang melakukan perombakan interior hingga eksterior mobil. Tapi bagaimana jika dana yang ada masih kurang mencukupi? Tak perlu khawatir karena ada pinjaman online dari TunaiKita yang siap membantumu mewujudkan tampilan mobil yang terlihat baru dan berbeda.

TunaiKita merupakan aplikasi pinjaman online yang bisa memberikanmu pinjaman dana tunai dalam waktu singkat dengan plafon pinjaman mencapai Rp20 juta. Jangka waktu pembayarannya sangat bervariasi. Kamu bisa memilih untuk membayar cicilan selama 1 bulan, 2 bulan, hingga 6 bulan (180 hari) lamanya. Syarat yang harus dipenuhi sangatlah simpel sehingga tidak membuatmu ribey untuk memenuhinya. Kamu cukup menyiapkan KTP, NPWP, dan juga rekening bank lokal milik pribadi seperti BNI, BCA, BRI, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata, dan Bank Danamon.

Baca juga: Keuntungan Miliki Asuransi Mobil Yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Tak hanya syaratnya saja yang simpel, proses pengajuannya juga sangat mudah. Kamu cukup mendownload aplikasi TunaiKita yang ada di PlayStore atau AppStore. Setelah itu lakukan registrasi dengan mengisi data diri secara lengkap. Ingat, jangan sampai ada yang terlewat atau salah tulis ya Sobat! Jika sudah, kamu tinggal melakukan login ke dalam aplikasi TunaiKita dengan memasukkan username dan password.

Tunai Kita (Sumber: tunaikita.com)

Setelah itu upload dokumen persyaratan yang diperlukan lalu masukkan nominal angka pinjaman yang kamu inginkan beserta dengan jangka waktu peminjaman yang kamu sanggupi. Kemudian klik mulai ajukan. Sekarang tinggal menunggu pengajuanmu diproses oleh pihak TunaiKita. Untuk waktu prosesnya tergantung dari proses verifikasi data, kelengkapan dokumen, dan nominal pinjaman. Jika pengajuan diterima, maka pihak TunaiKita akan langsung memproses pencairan dananya yang akan ditransfer melalui rekening bank lokal pribadi yang sebelumnya sudah kamu berikan nomornya.

Bagaiman Sobat? Tidak sulit bukan mengajukan pinjaman online di TunaiKita? Jangan khawatir terkena resiko-resiko yang tidak diinginkan karena TunaiKita ini sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sehingga semua prosesnya berada dalam pengawasan pemerintah. Baik itu proses pengajuan, pencairan dana, hingga penagihannya. Jadi, kamu tak perlu khawatir lagi.

Semoga dengan adanya informasi di atas, kamu bisa mengurus biaya mutasi mobil dengan lancar. Selalu update informasi terkini mengenai dunia perbankan dan keuangan dengan mengunjungi situs www.blog.tunaikita.com atau follow sosial medianya ya!