Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Milikmu dengan Cara Ini!

cek saldo bpjs

Penasaran ingin mengecek berapa saldo BPJS Ketenagakerjaan milikmu saat ini? Kamu bisa mengeceknya secara mudah jika menggunakan lima cara yang ada di bawah ini!

Memiliki perlindungan bagi para pekerja sebenarnya menjadi hal wajib. Tapi terkadang masyarakat Indonesia masih belum memahami hal tersebut dan menganggap remeh akan resiko yang akan dihadapi saat sedang bekerja. Coba saja kamu bayangkan kalau dirimu sebagai tulang punggung keluarga tiba-tiba terkena suatu resiko yang mengakibatkan kamu tidak bisa bekerja lagi? Di sinilah kamu membutuhkan perlindungan dari resiko-resiko tersebut dan yang bisa memberikanmu perlindungan pekerja adalah BPJS Ketenagakerjaan. Sesuai dengan UU No. 24 tahun 2011, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan menggantikan Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).

Sebenarnya BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berfungsi untuk melindungi para pekerja dari resiko selama bekerja saja, tapi juga menjamin kehidupanmu setelah tidak bekerja lagi karena terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) atau saat sudah memasuki masa pensiun. Tentunya hal ini sangat berguna bagi pekerja yang memiliki status bukan pegawai negeri karena mereka tidak memiliki jatah dana pensiun dari pemerintah.

Bagi pekerja yang memiliki BPJS Ketenagakerjaan, setiap bulannya selalu ada uang yang akan dipotong dari gaji mereka sebagai setoran iuran bulanan untuk biaya kepesertaan. Jumlah yang dipotong tergantung dari pemilihan jenis program BPJS Ketenagakerjaan yang akan mereka pilih.

Baca juga: Manakah Yang Lebih Baik, BPJS Kesehatan Atau Asuransi Kesehatan?

Jenis Program BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan memiliki beberapa jenis program yang perlu kamu ketahui, yaitu:

1. Jaminan Hari Tua

Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan (www.bpjsketenagakerjaan.go.id)

Untuk jenis program Jaminan Hari Tua (JHT) akan memberikanmu perlindungan dasar terhadap semua resiko ekonomi. Jenis program ini menjadi yang paling populer karena kamu nantinya bisa menikmati dananya jika sudah pensiun. Dana pensiun ini akan dikirimkan setiap bulannya sesuai dengan nilai yang sudah diakumulasikan dari iuran per bulan yang kamu setorkan sebelumnya. Dana JHT bisa kamu dapatkan jika sudah memasuki usia 56 tahun atau mengalami cacar total/ tetap.

2. Jaminan Kecelakaan Kerja

Selanjutnya ada Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan perlindungan dari berbagai macam resiko kecelakaan selama bekerja atau sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja. Perlindungan yang didapat bisa berupa pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan dasar, perawatan tingkat pertama dan lanjutan, rawat jalan, rawat inap, implant, alat kesehatan, jasa dokter, transfusi darah, operasi, pengobatan dengan obat, dan lain sebagainya.

3. Jaminan Kematian

BPJS Ketenagakerjaan (www.bpjsketenagakerjaan.go.id)

Program BPJS Ketenagakerjaan berikutnya adalah Jaminan Kematian (JK) yang akan memberikan santunan dana kematian kepada ahli warismu. Dana bisa didapat jika peserta bukan meninggal karena kecelakaan kerja. Jika meninggal karena kecelakaan kerja maka yang didapat adalah JKK, bukan JK. Jumlah santunan yang diberikan sebesar Rp16,2 juta dan Rp200 ribu yang diberikan secara berkala selama 24 bulan. Manfaat yang diberikan tidak hanya itu saja, ada bantuan dana beasiswa untuk anak yang ditinggalkan sebanyak Rp12 juta dan juga biaya pemakaman sebesar Rp3 juta.

4. Jaminan Pensiun

Terakhir ada Jaminan Pensiun (JP) yang tujuannya adalah untuk mempertahankan derajat kehidupan layak bagi peserta dan ahli warisnya dengan memberikan penghasilan saat peserta sudah memasuki usia pensiun. Jika peserta meninggal, maka akan ada dana santunan untuk ahli waris (2 orang anak) yang diberikan hingga anak berusia 23 tahun.

Baca juga: Begini Cara Mengganti Asuransji BPJS Ketenagakerjaan Ketika Sudah Resign Kerja

Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Jika kamu sudah terdaftar dalam keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan dan ingin mencairkan sebagian dana BPJS Ketenagakerjaan, sebaiknya cek terlebih dahulu berapa saldomu saat ini. Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan ini sebenarnya hanya bisa dilakukan untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Ada lima cara yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan di Kantor BPJS

Kantor BPJS Ketenagakerjaan (mmc.tirto.id)

Cara yang pertama ini tergolong cara klasik alias cara lama, yakni dengan mendatangi langsung kantor BPJS Ketenagakerjaan yang ada di sekitar domisilimu. Di sini kamu bisa langsung mendatangi loket BPJS Ketenagakerjaan untuk dilakukan pengecekan saldo oleh petugas setempat. Tapi ingat harus ambil nomor antrian dulu ya! Cara ini memang tergolong agak merepotkan karena antrian terkadang cukup panjang.

2. Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat SMS

Cek BPJS Ketenagakerjaan (www.pond5.com)

Selanjutnya ada cara yang paling simpel karena bisa dilakukan dengan menggunakan ponsel saja. Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan ternyata juga bisa lewat SMS. Tapi tidak semua provider bisa melakukan cek saldo BPJS Ketenagakerjaan ini. Hanya pengguna provider GSM Telkomsel dan Indosat saja yang bisa melakukan pengecekan saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat SMS. Untuk caranya sangatlah mudah untuk dilakukan, kamu cukup mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Ketika DAFTAR(spasi)SALDO#Nomor KTP#Tanggal lahir (DD-MM-YYYY)#No peserta#email dan kirim ke nomor 2757
  • Nantinya akan ada SMS balasan berupa menu pilihan yakni cek saldo, ganti HP, ganti PIN, hingga status penerima BPJS Ketenagakerjaan. Kamu tinggal memilih cek saldo.
  • Kemudian kirimkan lagi SMS ke nomor 2757 dengan format SALDO(spasi)nomor peserta.
  • Akan ada balasan SMS berupa informasi mengenai informasi nilai upah, tanggal terakhir iuran, dan saldo terakhir BPJS Ketenagakerjaan.

Saat menggunakan layanan SMS untuk cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan ini, kamu akan dikenakan tarif sebesar Rp165 per SMS, baik itu untuk provider Indosat atau Telkomsel. Jadi pastikan kalau kamu memiliki pulsa yang cukup untuk melakukan pengecekan.

3. Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat ATM

Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan di ATM (moneysmart.id)

Tak sedikit orang yang gagal melakukan cek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat SMS. Jika kamu memiliki kartu debit BNI atau BRI, maka kamu bisa mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat ATM BNI atau BRI. Cara mengeceknya sangat mudah untuk dilakukan. Untuk ATM BRI, kamu harus mengikuti langkah ini:

  • Kunjungi ATM BRI terdekat
  • Masukkan kartu debit BRI dan masukkan PIN
  • Pilih menu transaksi lain
  • Pilih lainnya
  • Nanti akan muncul info saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan
  • Masukkan PIN dan info saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan akan langsung muncul

Jika kamu menggunakan kartu debit BNI, langkah mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaannya seperti ini:

  • Kunjungi ATM BNI terdekat
  • Masukkan kartu debit BNI dan masukkan PIN
  • Pilih menu informasi dan mutasi
  • Pilih menu selanjutnya
  • Pilih menu informasi saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan
  • Nantinya akan muncul info saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan

4. Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan di Website Resmi

Cek Saldo BPJS (www.bpjsketenagakerjaan.go.id)

Cara keempat lebih mudah untuk dilakukan karena bisa dilakukan secara online yakni dengan mengunjungi website resmi BPJS Ketenagakerjaan di alamat https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/. Setelah mengunjungi situs resmi BPJS Ketenagakerjaan, kamu perlu melakukan login. Jadi pastikan kalau kamu sudah terdaftar menjadi pengguna e-service BPJS Ketenagakerjaan dulu. Setelah berhasil login, maka tinggal langsung klik menu cek saldo JHT.

Bagi yang belum terdaftar di e-service BPJS Ketenagakerjaan, maka lakukan registrasi terlebih dahulu dengan mengisi formulir dan data diri serta nomor BPJS Ketenagakerjaan yang aktif. Setelah data diri sudah lengkap diisi, maka kamu akan mendapatkan PIN untuk login. PIN tersebut akan dikirim melalui email pribadimu atau melalui SMS ke nomor ponsel yang telah kamu berikan sebelumnya.

Baca Juga : Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kamu Hilang? Jangan Panik, Ini Solusinya

5. Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan di Aplikasi BPJSTKU

Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan (blog.sepulsa.id)

Selain dengan mengecek melalui website resminya, kamu juga bisa menggunakan cara online lainnya yakni dengan aplikasi BPJSTKU. Tentunya untuk dapat menggunakan aplikasi ini, kamu harus mengunduh secara gratis terlebih dahulu aplikasi BPJSTKU yang ada PlayStore atau AppStore. Setelah mengunduhnya, maka kamu perlu melakukan registrasi supaya bisa mendapatkan PIN.

Untuk melakukan registrasi, kamu cukup memberikan data nomor peserta BPJS Ketenagakerjaan, nomor e-KTP, tanggal lahir, dan nama lengkap. Nantinya jika sudah selesai melakukan registrasi, kamu akan diberikan PIN yang bisa digunakan untuk mengakses beragam menu yang ada di aplikasi BPJSTKU seperti JHT online, e-klaim, simulasi JHT, informasi program, hingga mengecek saldo.

Itulah lima cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan yang bisa kamu lakukan. Selalu rutin mengecek saldo supaya kamu bisa mengetahui sudah sebanyak apa nominal saldo milikmu. Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan dan digunakan untuk keperluan apapun. Ibaratnya dengan JHT BPJS Ketenagakerjaan, kamu secara tidak langsung sudah menabung untuk masa tuamu nanti.