Denda Telat Bayar Pajak Motor, Jangan Dianggap Sepele!

Sudahkah membayar pajak motormu? Layaknya kendaraan bermotor pada umumnya, motor juga memiliki pajak yang wajib kamu bayar per tahunnya. Jika sampai telat membayar, maka ada sangsi yang dikenakan. Simak cara bayar pajak motor yang mudah berikut dengan syarat yang harus dilengkapi di sini!

Pajak merupakan suatu hal yang wajib kita bayarkan untuk negara dan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum, itulah mengapa semua warga negara Indonesia wajib membayar pajak. Untuk kamu yang setiap harinya menggunakan kendaraan bermotor, berarti kamu juga harus membayarkan pajak kendaraanmu. Jika telat bayar pajak, kamu akan dikenakan denda sebesar 25% per tahunnya dari jumlah nominal pajak yang dikenakan.

Dampak dari telat bayar pajak selain denda yaitu penilangan dari polisi. Karena polisi sedang gencar melakukan razia, jika kamu belum membayar pajak kendaraanmu tentu polisi akan langsung menilangmu. Sudah harus membayar pajak, tapi kena tilang juga, rugi banget kan, Sobat! Biar tidak terlalu rugi banget, kamu harus ingat kapan waktunya bayar pajak.

Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Cara Bayarnya

Source: Google

Sebenarnya bayar pajak kendaraan itu mudah banget, lho! Tidak sesulit yang kamu bayangkan kok. Ada beberapa cara membayar pajak kendaraan yang bisa kamu lakukan, bahkan ada beberapa cara baru yang lebih mudah. Berikut caranya, simak yuk!

1. Drive Thru Samsat

Ada cara baru membayar pajak motor yang diperkenalkan dari Sstem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), yaitu dengan cara Drive Thru Samsat. Seperti layaknya memesan makanan cepat saji atau fast food dengan drive thru, mengurus pembayaran pajak pun juga sama, lho! Menggunakan cara ini pastinya lebih cepat dan mudah, kamu tidak perlu parkir motor untuk melakukan pembayaran pajak.

Drive Thru Samsat ini diperkenalkan di Samsat Kebon Nanas. Proses bayar pajak dengan drive thru memakan waktu kurang dari 2 menit aja. Sangat menghemat waktumu bukan? Nah, untuk prosedur bayar pajak lewat drive thru ini cukup simpel, lho. Pertama, kamu pergi ke loket pertama untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang diminta. Proses dilanjutkan dengan melakukan pembayaran di loket kedua, di sini kamu akan dimintai dokumen asli yang tadi kamu berikan.

Waktu yang TimiKimi sebutkan tadi belum termasuk waktu antrean ya, Sobat. Kalau antreannya panjang, otomatis waktu yang dihabiskan pun akan lebih lama.

Baca juga: Mengurus Kartu Identitas Anak Nggak Pakai Ribet Kok!

2. Bayar Pajak di Kecamatan

Untuk kamu pemilik kendaraan bermotor yang terdaftar di DKI Jakarta, kebijakan ini juga cocok untuk kamu membayarkan pajak kendaraanmu. Dengan adanya kebijakan ini, para pengguna motor tidak perlu lagi repot-repot bayar pajak motor di Samsat. Jadi bisa menghemat waktu tanpa perlu merasakan macet maupun antrean di kantor Samsat, kan?

Kebijakan ini diresmikan Gubernur DKI Jakarta sejak tahun 2015. Selain layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor atau PKB tahunan, kamu juga bisa mengesahkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK. Tetapi, kalau perpanjang STNK lima tahunan, bukan di kantor kecamatan ya, kamu harus menyelesaikan urusan tersebut di kantor Samsat.

3. Bayar Pajak di Samsat

Ada banyak masukan dari masyarakat untuk bayar pajak tidak hanya dilakukan di Samsat. Sayangnya, kebijakan baru bayar pajak, seperti bayar dengan drive thru atau bayar di kecamatan sejauh ini hanya berlaku di Jakarta. Di luar Jakarta kebijakan ini belum diterapkan.

Selain menerima pembayaran pajak motor setiap tahunnya, Kantor Samsar juga melayani perpanjangan STNK lima tahunan. Di samsat juga menjadi tempat pembuatan SIM baru. Nah, kalau motor yang kamu miliki masih cicilan, kamu harus bayar pajak kendaraan bermotor di Samsat ya, Sobat!

Syarat-syarat yang Dibutuhkan Bayar Denda Pajak Motor

Source: Google

Sebelum kamu membayar pajak, tentu kamu harus memenuhi syarat-syarat yang diberikan untuk bayar pajak motor. Jangan sampai ketika kamu bayar pajak nanti, kamu lupa membawa syarat-syarat tersebut. Berikut cara dan syarat pembayaran pajak motor:

1. Berkas

Sebelum membayar pajak motor, syarat pertama yang harus kamu siapkan yaitu berkas yang harus dibawa ketika datang ke kantor Samsat. Berkas yang harus dibawa meliputi KTP asli pemilik kendaraan, STNK, serta BPKB. Sedangkan untuk kamu yang ingin membayar lima tahunan, berkas yang dibawa tetap sama.

Baca juga: Ini Lho Cara Mengurus Surat Keterangan Hilang Di Kepolisian

2. Ambil formulir di loket khusus

Jika data STNK dan BPKB berbeda, kamu bisa meminta formulir lain. Tetapi jika perbedaan antara STNK dan KTP, kamu perlu mengambil formulir di loket khusus. Setelah mendapat formulir yang kamu butuhkan, kamu bisa langsung mengisi formulir tersebut dengan baik mulai dari mengisi nama pemilik, alamat pemilik, plat kendaraan, tujuan pengurusan, serta data kendaraan. Setelah selesai, kamu bisa menyerahkan formulir dengan berkas yang sudah kamu siapkan, dan menunggu panggilan di loket 3.

3. Pembayaran

Setelah dipanggil, berikan slip pembayaran yang tertulis besaran pajak yang harus kamu bayar. Jangan lupa cek bukti pembayaran sementara yang diberi petugas. Setelah melakukan pembayaran dan diberi bukti pelunasan, kamu juga bisa mengecek bukti pembayaran dari petugas.

Perhitungan Denda Telat Bayar Pajak Motor Setahun dan Cara Menghindari Telat Bayar Pajak

Source: Google

Biaya pajak kendaraan bermotor sebesar 25% per tahun, jika kamu terlambat bayar selama 3 bulan berarti 3 bulan per 12 bulan, jika terlambat 6 bulan berarti 6 bulan per 12 bulan. Lantas, bagaimana cara menghitungnya?

Misalkan saja Ari terlambat membayar motor selama 6 bulan, jumlah pajak sebesar Rp200 ribu, dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sebesar Rp32 ribu. Denda sebesar (200 x 25% x 6/12 + 32 ribu = Rp57 ribu. Kamu juga bisa mengecek denda pajak motor online di website pemerintah masing-masing daerah.

Dengan kemudahan pembayaran pajak yang diberikan pemerintah sekarang ini, seharusnya kita lebih peka dengan keterlambatan pembayaran, apalagi dengan tertib melakukan pembayaran.

Untuk mencegah terjadinya denda berikut tips cara menghindari telat bayar pajak.

  • Perhatikan tanggal pembayaran pajak motor kamu. Simak tanggal yang tertera di STNK motor kemudian catat ataupun buat jadwal agar tidak lupa membayar.
  • Jangan lupa sisihkan sebagian uang untuk kebutuhan membayar pajak motor agar bisa digunakan sewaktu-waktu. Karena biasanya pajak motor dibayar setahun sekali maka kamu dapat dengan mudah menyisihkan dana untuk bayar pajak.
  • Lebih baik bayar pajak motor sebelum waktu masa pajak habis, silahkan bayar 1 minggu atau 3 hari sebelum jatuh tempo untuk menghindari antrian.

Baca juga: Seluk Beluk Bea Cukai: Pengertian, Fungsi Dan Kebijakan Yang Harus Dipahami

Jadilah Masyarakat yang Taat Pajak

Dengan kemudahan yang disediakan pemerintah untuk membayar denda telat bayar pajak motor sekarang ini. Seharusnya kita lebih peka dengan keterlambatan pembayaran. Apalagi dengan membayar pajak motor tepat waktu kita tidak perlu lagi membayar denda telat pajak motor. Semoga informasi yang TimiKimi berikan bermanfaat untuk Sobat semua.