Pinjaman Uang Online

Indonesia memiliki banyak sekali film-film horor legendaris yang sukses membuat penonton merinding. Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki banyak sekali cerita-cerita hantu, roh dan hal-hal yang berkaitan mitos kuno lainnya. Jika sudah bicara tentang film horor Indonesia, berbeda dengan film horor dari negara lain, film horor Indonesia kental akan budaya dan kepercayaan lokal. Meski digarap dengan budget produksi yang jauh di bawah budget produksi Hollywood, film horor Indonesia tetap sukses menyihir penonton, dan bahkan menjadi bagian penting dalam sejarah perfilman Indonesia.

 

Nah Sobat, di artikel kali ini TimiKimi akan membahas film-film horor Indonesia yang tidak terlupakan hingga saat ini. Apa aja sih? Simak ulasan di bawah ini yuk.

 

Sundel Bolong – 1981

Sundel Bolong bercerita tentang arwah Alisa yang menggentayangi orang-orang yang menjadi penyebab kematian tragisnya. Merupakan salah satu film pertama pada jamannya yang mengusung cerita tentang hantu Indonesia, sundel bolong. Film yang rilis pada 1981 silam dan disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra ini diperankan oleh aktris legendaris Suzanna. Suzanna memerankan karakter Alisa, seorang kupu-kupu malam dan menikahi Hendarto yang diperankan oleh Barry Prima.

 

Bayi Ajaib – 1982

Bayi Ajaib adalah film horor supernatural dari Indonesia yang disutradarai oleh Tindra Rengat dan dirilis pada tahun 1982, dibintangi antara lain oleh W.D. Mochtar, Rina Hassim dan Muni Cader. Film ini adalah salah satu dari banyak film horor Indonesia era 1980-an yang mendapat status kultus di kalangan penggemar film horor di Indonesia.

Menceritakan tentang Kosim, diperankan oleh Muni Cader dan Dorman, diperankan oleh W.D. Mochtar, saling bersaing untuk menjadi lurah di sebuah desa yang memiliki tambang intan. Doram memiliki kepercayaan bahwa arwah nenek moyangnya yang berdarah Portugis, Alberto Domenique, akan membantunya mendapatkan kekuasaan sedangkan Kosim mencoba memenangkan hati penduduk dengan harta yang dimilikinya. Istri Kosim, Sumi, diperankan oleh Rina Hasyim, sedang hamil dan pernah terperosok dalam kuburan Alberto Domenique. Ketika lahir, bayinya memiliki kekuatan supranatural dan dijuluki dengan bayi ajaib.

 

Malam Satu Suro – 1988

Malam Satu Suro merupakan film horor romantis Indonesia yang rilis pada tahun 1988 dan disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra. Dibintangi oleh ratu horor Indonesia, Suzanna dan Fendy Pradana. Film ini dikenal dengan alur ceritanya yang unik karena tidak mengetengahkan sang hantu sundel bolong sebagai tokoh antagonis seperti umumnya di perfilman nusantara pada masa itu, namun sebagai tokoh protagonis.

Pada film ini, Suzanna kembali bermain sebagai sundel bolong yang dibangkitkan dari kuburnya oleh Ki Rengga, seorang dukun yang mengubahnya menjadi manusia lagi. Suzanna dan Bardo, diperankan oleh Fendi Pradana, saling jatuh cinta dan mereka harus melaksanakan pernikahan menurut ritual mistik pada malam satu suro.

 

Jelangkung – 2001

Anak 90an pasti pernah menonton film horor yang satu ini. Jelangkung merupakan sebuah film horor Indonesia yang dirilis tahun 2001. Film yang disutradarai Rizal Mantovani dan Jose Poernomo ini mengusung tema ritual mistis kuno jailangkung dari Indonesia dan legenda-legenda urban dari daerah Jakarta, seperti legenda Hantu Rumah Kentang dan Suster Ngesot. Film ini juga dikenal dengan tagline yang terkenal dan fenomenal yaitu “Datang tak dijemput, pulang tak diantar”.

Jelangkung masih memimpin sebagai film dengan penonton terbanyak di seluruh Indonesia, namun rekornya sebagai film dengan pendapatan terbanyak di seluruh Indonesia telah dikalahkan oleh film Laskar Pelangi tahun 2008. Film ini tercatat telah ditonton 1,3 juta penonton di layar bioskop setelah dirilis.

 

Kafir – 2002

Kafir merupakan film horor Indonesia yang rilis pada tahun 2002. Film horor yang satu ini disutradarai oleh Mardali Syarief ini dibintangi antara lain oleh Meriam Bellina, Sudjiwo Tedjo, Ning Tyas, Tompo S, Jane Catherine, Bombom Gumbira, Chandra Louis, Alam Putra, Aldo Banar, Subarkah Hadisarjana, dan Eka Sapta.

Berkisah tentang seorang dukun, Kuntet, diperankan oleh Sudjiwo Tedjo, yang meninggal setelah gagal melindungi dirinya dari santet yang dikirimnya. Warga desa menolak Kuntet dikubur di pemakaman setempat dan akhirnya, pocong Kuntet kembali ke rumah untuk menemui istrinya, yang diperankan Meriam Bellina.

 

Kuntilanak – 2006

Salah satu film setelah memasuki era 2000 yang paling terkenal adalah Kuntilanak. Kuntilanak merupakan film yang horor Indonesia yang dirilis pada tahun 2006 dan disutradarai oleh Rizal Mantovani dan dibintangi oleh Julie Estelle sebagai tokoh utamanya, Samantha, Evan Sanders, Ratu Felisha, Ibnu Jamil, Lita Soewardi dan Alice Iskak juga turut membintangi film horor ini.

Kuntilanak berkisah tentang Samantha, yang diperankan oleh Julie Estelle yang memiliki kemampuan magis untuk memanggil kuntilanak yang akan melakukan perintahnya jika dipanggil. Film ini diproduksi oleh MVP Pictures dan memiliki dua sekuel yaitu Kuntilanak 2 dan Kuntilanak 3.

 

Pengabdi Setan – 2017

Film horor terakhir merupakan generasi paling bungsu dibandingkan dengan film-film horor sebelumnya. Pengabdi Setan merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 28 September 2017, yang disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar. Film ini adalah pembuatan ulang dari film berjudul sama pada tahun 1980 silam. Diperankan oleh sederet aktor papan atas Indonesia di antaranya Tara Basro, Dimas Aditya dan Bront Palarae.

Pengabdi Setan berkisah tentang keluarga yang terdiri dari tiga orang anak, Ayah dan seorang Ibu yang merupakan pensiunan penyanyi dengan tingkah laku yang cukup menyeramkan. Dibumbui dengan lokasi pengambilan gambar yang seram serta adegan-adegan yang dipenuhi dengan jumpscare, film ini sukses menyita perhatian para penonton hingga menyentuh angka 4 juta penonton.

 

Nah Sobat, itu dia 7 film horor Indonesia yang tidak terlupakan. Kira-kira film yang mana yang paling seram Sobat?

 

Penulis: Indah Sari