Sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu, tentu kita harus memeriksa, memastikan dan mempertimbangkan banyak hal sebelum membelinya. Hal ini berlaku untuk semua hal mulai dari kebutuhan sandang, pangan, kendaraan dan juga hunian.

 

Siapa yang tidak ingin memiliki apartemen pribadi? Hunian jenis ini sedang tenar dikalangan millennials. Apartemen dirasa lebih ringkas dan praktis. Selain lokasinya yang strategis, harganya juga bisa dikatakan lebih murah jika dibandingkan membeli sebuah rumah.

 

Di artikel kali ini, TimiKimi akan membahas hal-hal yang harus dicek sebelum membeli sebuah apartemen. Apa aja sih? Yuk simak ulasan berikut.

 

Riwayat Developer

            Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah apartemen, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari tahu dan mempelajari riwayat atau track record dari pihak developer.

Hal ini harus kamu perhatikan karena banyak sekali kasus-kasus yang terjadi seperti bangunan apartemen yang ditinggal terlantar dan tidak diselesaikan karena developer bermasalah. Kamu bisa mencari tahu kredibilitas developer melalui APERSSI atau Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia.

 

Legalitas dan Sertifikat Bangunan

            Hal selanjutnya yang penting untuk dipastikan adalah kejelasan legalitas dan sertifikat bangunan yang akan kamu beli. Mulai dari HGB atau Hak Guna Bangunan, IMB atau surat Izin Mendirikan Bangunan dan SIPPT atau Surat Izin Penggunaan Peruntukan Tanah. Kamu harus melakukan pengecekan dan memastikan validitas seluruh dokumen tersebut ke instansi terkait. Jangan lupa pastikan juga apakah pemilik apartemen memiliki SHSRS atau Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun.

 

Periksa Lokasi Bangunan

            Ini juga penting lho Sobat. Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah hunian terutama apartemen, ada baiknya kamu melakukan survei langsung ke lokasi bangunannya. Biasanya orang akan membeli apartemen di lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan perkantoran atau tengah kota. Tujuannya jelas menghemat bahan bakar dan waktu perjalanan. Jadi, jangan membeli apartemen hanya karena harga murah.

 

Usia Bangunan

            Terutama jika kamu membeli apartemen bekas atau second, ada baiknya kamu mempertanyakan umur bangunan kepada pemilik sebelumnya. Jangan sampai kamu membeli apartemen yang sudah terlalu tua karena hal ini akan membuatmu mengeluarkan banyak biaya untuk perawatannya.

 

Pastikan Fasilitas di Sekitar

            Pastikan fasilitas-fasilitas umum yang ada di sekitar calon apartemen baru. Seperti rumah sakit, kantor polisi, halte bus, sekolah, universitas, perkantoran, pusat perbelanjaan dan fasilitas-fasilitas lainnya. Jika lokasinya terlalu jauh dari fasilitas-fasilitas di atas, akan lebih baik jika mempertimbangkannya kembali.

 

Keamanan

            Jangan sampai melupakan hal yang satu ini Sobat. Siapa yang mau tinggal di lokasi atau area yang tidak aman? Fasilitas keamanan adalah salah satu yang harus dipertimbangkan. Bagaimana penjagaan di bagian pintu depan, di dalam dan tingkat keamanan daerah sekitar apartemen.

 

Akses Komunikasi

Walau terkesan tidak terlalu penting, ada baiknya kamu juga memastikan jaringan komunikasi di area apartemen yang akan kamu beli. Jangan sampai kamu tinggal di wilayah yang sulit atau tidak terjangkau oleh jaringan provider telekomunikasi. Komunikasi penting, bukan? Terutama di saat kamu harus berhadapan dengan situasi atau kondisi darurat.

 

Perbanyak Pilihan

Jangan hanya bergantung pada satu pilihan apartemen saja Sobat. Sebelum membeli sempatkan waktu untuk berkeliling dan bertanya mengenai harga dan keuntungan yang bisa didapatkan dari setiap apartemen, seperti lokasi, fasilitas dan keuntungan-keuntungan lainnya. Jika kamu membutuhkan hunian yang tenang, maka sebisa mungkin jauhi apartemen yang dekat dengan bar, diskotik, tempat-tempat hiburan atau executive lounge.

 

Nah Sobat, itu dia 8 hal yang harus kamu periksa dan pastikan sebelum membeli sebuah apartemen. Selain hal-hal di atas, kamu juga harus mengetahui kisaran biayanya. Mulai dari jumlah angsuran bulanan, operasional sehari-hari yang akan kamu habiskan dan biaya-biaya tidak terduga lainnya. Bagaimana Sobat, sudah siap membeli apartemen pribadi?

 

Semoga membantu!

 

Penulis: Indah Sari