Hari Anti Narkoba Sedunia 2019: Millennials, Yuk Jauhi Narkoba!

Narkoba belakangan ini masih jadi perbincangan dan meresahkan masyarakat Indonesia. Pasalnya, saat ini masih banyak kasus penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan generasi muda. Nah, dalam rangka Hari Anti Narkoba Sedunia, TunaiKita punya ulasan mengenai bahaya narkoba untuk generasi millennials. Hari Anti Narkoba Internasional jatuh pada tanggal 26 Juni 2019. Simak ulasannya berikut ini ya!

Narkoba masih menjadi masalah besar untuk negara Indonesia, karena masih banyaknya masyarakat yang menggunakan dan menyalahgunakan barang terlarang terlarang tersebut. Bahkan, di Indonesia pun masih banyak yang memperjual belikan dengan bebas. Dengan adanya Hari Narkoba Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juni ini bertujuan seluruh masyarakat internasional secara bersama dapat bekerja sama memberantas peredaran dan pemakaian narkoba. 

Selain itu, dapat mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, melawan dan memberantas, serta penjualan obat secara ilegal. Nah, dalam rangka memperingati Hari Narkoba Sedunia, TunaiKita akan membahas mengenai bahaya narkoba untuk generasi millennials. 

Hari Anti Narkoba Sedunia 2019: Jenis-Jenis dan Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda

Source: Google

Apa yang Sobat pikirkan ketika mendengar kata narkoba? Berbahaya? Ya, narkoba merupakan barang bahaya yang dapat merusak tubuh. Namun, masih banyak orang yang belum tahu jenis-jenis yang ada. 

Secara umum narkoba terdiri dari tiga klasifikasi yaitu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Selain itu, narkoba juga dapat dibedakan berdasarkan efek yang dihasilkannya. Jenis narkoba dikategorikan berdasarkan efeknya adalah seperti halusinogen, stimulan, depresan, dan adiktif.

Ada banyak sekali jenis narkoba dan beberapa diantaranya digunakan dalam dunia medis untuk pengobatan. Namun, sudah pasti  penggunaannya diawasi dengan sangat ketat. Sedangkan penggunaan yang berbahaya adalah ketika narkoba digunakan sembarangan atau disalahgunakan. Beberapa jenis narkoba yang paling populer di Indonesia antara lain seperti ganja, kokain, heroin, ekstasi, dan sabu. Masing-masing orang menggunakan narkoba untuk kesenangan sesaat. Tanpa disadari hal tersebut terus berlanjut. Berikut bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba, diantaranya: 

1. Menyebabkan Kecanduan

Yang menjadikan narkoba sangat berbahaya yaitu karena efek candu dari penggunaannya. Jika sudah mulai menggunakan narkoba, maka akan muncul terus keinginan untuk menggunakannya. Bahkan, lama kelamaan dosis yang digunakan akan semakin tinggi. Setelan menjadi pecandu, akan sangat sulit untuk berhenti menggunakannya. 

Jika melakukan rehabilitasi pun sangat membutuhkan pengawasan ketat. Ini juga sangat penting dilakukan setelah menjalani rehabilitasi, karena ada banyak sekali orang yang terjerumus kembali meskipun sebelumnya sudah menjalani rehabilitasi dan sempat terlepas dari kecanduan.

Baca juga: Millennials Nggak Boleh Lupa! Sejarah Singkat Dari Hari Kebangkitan Nasional

2. Menurunkan Kesadaran

Salah satu bahaya narkoba berikutnya adalah dapat menurunkan kesadaran penggunanya. Hal ini tentu membuat pengguna narkoba kesulitan untuk melakukan aktivitas. Kesulitan untuk mengikuti pelajaran merupakan salah satu bahaya narkoba bagi pelajar. Jika terus dibiarkan tentunya ini akan berpengaruh pada kehidupan secara keseluruhan. Efek yang dirasakan bisa saja tidak hanya terjadi pada saat menggunakan narkoba, tapi masih bisa bertahan beberapa jam setelahnya. Pengguna narkoba cenderung kesulitan untuk fokus dan bermasalah dalam pengambilan keputusan. Sangat berbahaya, bukan?

3. Dehidrasi

Source: Google

Dehidrasi ternyata juga merupakan salah satu hal yang membahayakan penggunaan narkoba. Kondisi ini disebabkan oleh defisit cairan dalam tubuh dan biasanya diikuti dengan ketidakseimbangan elektrolit. Dehidrasi tidak bisa dianggap sepele karena dapat memicu kondisi lainnya yang dapat membahayakan tubuh seperti hilang konsentrasi, serangan panik, bahkan hingga kejang.

4. Kerusakan Sel Otak

Source: Google

Bahaya narkoba bagi generasi muda yang harus diwaspadai selanjutnya adalah dapat menyebabkan kerusakan sel otak. Beberapa jenis narkoba mengharuskan otak bekerja tidak sebagaimana mestinya. Narkoba jenis stimulan memaksa otak untuk bekerja untuk lebih cepat, sedangkan jenis stimulan dapat menekan saraf pusat dan memaksa diri tenang.

Jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama, tentunya ini akan memicu perubahan pada sel otak dan saraf. Kerusakan pada saraf di otak akibat narkoba bisa menjadi permanen. Jika tidak permanen, butuh waktu pemulihannya juga tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca juga: 11 Tahun Berlalu, Yuk Peringati Kembali Hari Reformasi

5. Meningkatkan Berbagai Resiko Penyakit

Source: Google

Selanjutnya, narkoba juga bisa secara langsung memberikan efek pada tubuh. Bahaya narkoba bagi kesehatan dapat dirasakan secara langsung atau bisa juga muncul setelah penggunaan dalam waktu yang lama. Beberapa kondisi yang paling umum terjadi akibat penggunaan narkoba adalah seperti gangguan detak jantung, gangguan paru-paru, dan hipertensi. Selain gangguan fisik, narkoba juga dapat mengganggu kesehatan mental.

6. Merusak Kehidupan Sosial

Tidak dapat disanggah bahwa salah satu bahaya narkoba bagi generasi millennials yaitu dapat merusak kehidupan sosial. Pengguna narkoba kemungkinan akan kesulitan mengontrol emosi dan mendapatkan banyak masalah akibat kecanduan yang dialaminya.

Untuk menjaga hubungan dengan orang-orang di sekitar pun lebih sulit dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu sendirian. Pengguna narkoba juga berisiko untuk ditindak secara hukum karena memang penyalahgunaan narkoba merupakan sebuah pelanggaran hukum. 

7. Meningkatkan Toleransi Obat

Beberapa jenis narkoba merupakan obat yang masih digunakan dalam dunia medis. Penggunaan narkoba akan meningkatkan toleransi obat, sehingga jika zat tersebut digunakan sebagai obat, maka efektivitasnya untuk mengobati akan sangat jauh berkurang atau bahkan dapat hilang sama sekali.

8. Kematian

Source: Google

Bahaya narkoba yang terakhir yaitu kematian. Selain dapat memicu berbagai penyakit, bahaya narkoba yang paling fatal adalah dapat menyebabkan kematian. Hal ini yang membuat kita tidak boleh mengabaikan bahaya narkoba bagi generasi muda. Jika terus dibiarkan, akan semakin banyak pemuda yang kehilangan masa depan akibat penyalahgunaan narkoba

Nah, sudah banyak bahaya-bahaya narkoba yang ditimbulkan, lalu bagaimana kah pencegahannya? Apa yang harus dilakukan untuk para pecandu narkoba maupun orang terdekat?

Pecandu narkoba sendiri berasal dari berbagai jenis usia, namun 70 persen jumlahnya didominasi oleh usia produktif. Berdasarkan data BNN, pada tahun 2016 jumlah penggunaan narkoba berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang mencapai lebih dari 27 persen Angka ini tentunya cukup meresahkan dan membuat kita tidak boleh mengabaikan bahaya narkoba bagi pelajar dan generasi muda. Jika tidak ingin terancam bahaya narkoba untuk generasi muda, maka sangat penting untuk memberikan edukasi pada generasi muda tentang bahaya narkoba.

Banyak kasus pengguna narkoba yang awalnya hanya coba-coba atau bahkan banyak juga yang terjerumus tanpa sengaja. Jika memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang narkoba, maka akan lebih kecil kemungkinan untuk terjerumus di dalamnya. Itulah mengapa pemahaman narkoba sangat penting agar tidak banyak lagi memakan korban. 

Baca juga: Hari Jadi Jakarta Ke-492, 6 Ciri Khas Jakarta Yang Selalu Bikin Rindu!

Sayangi Diri, Jauhi Narkoba

Di Hari Anti Narkoba Sedunia ini, yuk kita sama-sama untuk lebih peduli lagi akan pemahaman mengenai bahaya narkoba. Di usia produktif ini akan lebih baik jika kita memanfaatkannya dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat. Semoga ulasan yang TimiKimi berikan dapat membantu dan bermanfaat untuk, Sobat. Selamat Hari Narkoba Sedunia, jauhi narkoba yuk kita berprestasi!