Hari buruh internasional atau lebih dikenal dengan May day yang selalu diperingati pada tanggal 1 Mei setiap tahun nya. Banyak orang tidak mengetahui asal-muasal mengenai pemilihan tanggal 1 Mei menjadi hari peringatan buruh secara massal ini. Berikut adalah beberapa catatan sejarah terbentuknya hari buruh internasional, termasuk Indonesia.

Bagi kebanyakan orang di belahan bumi utara, May Day digambarkan dengan festival yang cerah dan kegembiraan untuk menanti hari-hari yang hangat di musim semi. Namun itu tak semuanya. May Day juga merupakan hari yang penuh protes, demonstrasi, dan kerusuhan para pekerja. Mengapa May Day ini identik dengan para buruh yang berdemo dan kerusuhan menuntut berbagai hal tentang pekerjaannya?

Hari buruh ini tentunya menyimpan banyak pesan. Hari yang ditetapkan sebagai tanggal merah ini, dijadikan sebagai aksi yang dianggap bagian dari demokrasi untuk menaikkan kesejahteraan kaum buruh. Perayaan Internasional yang bermula pada 1 Mei 1886 ini memang tak sekadar memberikan aspirasi kesejahteraan seperti kenaikan upah, subsidi dari pemerintah atas beberapa kebutuhan dasar, dan status pekerja tetap. Nah, berikut TimiKimi memiliki ulasan sejarah hari buruh yang jatuh pada tanggal 1 Mei. Simak ya!

Hari Buruh: Sejarah dan Makna Dibalik Perayaannya

Source: Google

Dikutip dari CNN Indonesia, bermula pada May Day yang merupakan hari libur kaum pagan yang dirayakan setiap awal musim panas. Dalam tradisi Gaelik, hari tersebut dikenal sebagai Beltaine (atau kaum anglikan menyebutnya Beltane). Dengan berjalannya waktu, kelompok yang berbeda pun mengadaptasinya dengan kebudayaan dan keyakinan khusus mereka. Orang Eropa dan Amerika sering merayakan hal ini dengan tari-tarian dan mahkota bunga.

Baca juga: Jenis-Jenis Pejuang Pencari Kerja, Kamu Termasuk Yang Mana?

Hal ini juga digambarkan dengan adanya festival musik musim panas di mana perempuan muda menghias kepala mereka dengan mahkota bunga aster. Namun di satu sisi, May Day juga berbagi tanggal dengan hari buruh sedunia sejak thun 1880-an. Tanggal 1 Mei juga dirayakan sebagai hari libur kaum pekerja di beberapa wilayah di dunia.

Di saat itu gerakan buruh di seluruh dunia mulai memperjuangkan hak mereka dan akomodasi pekerjaan yang adil seperti delapan jam kerja dan adanya serikat pekerja. Tanggal ini dipilih sebagai hari buruh sedunia agar selaras dengan Haymarket di Chicago. Saat insiden Haymarket di Chicaho, polisi menewaskan empat orang dalam sebuah protes damai setelah seseorang meletakkan bom di kerumunan orang. Insiden ini menyebabkan dampak yang besar dalam gerakan buruh di seluruh dunia. Konferensi Sosialis Internasional menyatakan bahwa untuk peringatan insiden Haymarket, setiap tanggal 1 Mei dijadikan hari libur internasional untuk pekerja. Hari libur ini kemudian di kenal di berbagai tempat sebagai International Workers Day atau Hari Buruh Internasional.

Nah, di Indonesia sendiri Hari Buruh juga memiliki makna yang tersimpan di dalamnya. Apa saja? Berikut ulasannya!

1. Pengakuan kesetaraan derajat buruh dalam memperoleh hak sesuai amanat UUD 1945

Source: Google

Dalam Pasal 27 ayat 2 UUD jelas disebutkan: Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Dalam pasal tersebut sudah jadi tugas Negara untuk menjamin, bahwa setiap warga berhak atas pekerjaan yang layak, serta penghidupan yang sesuai. Itulah tajuk utama mengapa para buruh setiap tahunnya dengan semangat menyuarakan aspirasi mereka pada pemerintah. Karena memang itulah hak dasar yang sudah dijanjikan.

2. Fasilitas dan Kepastian Jam Kerja yang Mereka Dapatkan

Source: Google

Dilihat dari bagaimana sejarah 1 Mei menjadi aksi hari buruh pada tahun 1886, di mana terjadi demonstrasi untuk memprotes kebijakan bekerja 20 jam sehari menjadi 8 jam sehari. Hal tersebut akhirnya membuat kebijakan 5 hari kerja dengan aturan sehari adalah 8 jam bekerja. Dari hal tersebut, sudah selayaknya penegakan aturan tentang jam kerja menjadi fokus bagi berbagai perusahaan. Lebih dari itu, adanya peningkatan fasilitas yang menunjang kesehatan bagi buruh juga menjadi perhatian.

Baca juga: Hari Dongeng Sedunia: Yuk Ingat Cerita Dongeng Klasik Terbaik Sepanjang Masa

Apalagi sudah menjadi fakta bahwa buruh memegang peranan paling potensial atas produksi yang dihasilkan perusahaan. Kebijakan Pemerintah yang membuat 1 Mei sebagai hari libur sejak tahun 2013, kini menjadi wadah yang menarik tentang sejauh mana Indonesia siap menjadi negara industri yang ramah bagi semuah buruh di tanah air.

3. Keamanan dan Keselamatan dalam Bekerja

Source: Google

Keamanan dalam hal ini tentu kaitannya dengan bagaimana perusahaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawannya. Hal tersebut bisa dilihat mengenai bagaimana komitmen dan aturan perusahaan dalam memberikan keamanan dasar bagi karyawannya.Hal-hal tersebut secara sederhana seharusnya dapat terlihat dari beberapa hal, seperti apakah perusahaan para buruh bekerja sudah menerapkan alat pelindung diri (APD) sesuai bidang kerjanya, serta memberikan pelatihan mengenai keselamatan kerja secara cukup.

Pemerintah pun merespon kewajiban pemberian jaminan kesehatan dan keselamatan kerja mengikutkan karyawan di program BPJS. Pengawalan dan penerapan hal itu dari perusahaan kepada buruh harus benar-benar diawasi supaya kesehatan dan keselamatan kerja buruh dapat dimanfaatkan.

4. Penghargaan atas Kerja Keras Buruh

Source: Google

Hal ini menjadi titik krusial bagi buruh. Karena akan mengacu soal seperti apa penghargaan yang bakal mereka dapatkan. Sebagian besar waktu dan tenaga yang mereka korbankan tentunya ingin mereka nikmati tidak hanya untuk saat ini, tapi juga di hari tua mereka. Adanya BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan pembaruan dari Jamsostek cukup bisa memberikan harapan tersebut. Status pekerja tetap yang bebas dari sistem Outsource juga masih diperjuangkan. Meskipun hal tersebut cukup sulit dengan lowongan kerja yang sangat sulit didapatkan.

Jika hal tersebut bisa didapatkan, maka pemetaan permasalahan mendasar buruh bisa diperkecil dan kesejahteraan serta keseimbangan antara pengusaha dan pekerja bisa tercapai.

Baca juga: Cari Tahu Rekam Jejak Pemimpin RI, Sebelum Pemilu Besok Yuk!

Semakin Sejahtera untuk Para Buruh di Indonesia

Nah, Sobat itu tadi ulasan mengenai sejarah dan makna Hari Buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Selamat Hari Buruh untuk para pekerja di Indonesia. Semoga buruh di Indonesia Semoga para pekerja Indonesia semakin produktif, inovatif, kompetitif untuk hidup lebih sejahtera.