Hati-hati Penipuan! Kenali Pinjaman 1 Hari Cair Tanpa Jaminan yang Aman

pinjaman 1 hari cair tanpa jaminan

Pinjaman 1 hari cair tanpa jaminan secara online menawarkan kemudahan dan akses yang cepat. Tapi, di balik semua itu, rentan pula diramaikan dengan modus penipuan. Bagaimana agar tidak terjebak dengan modus penipuan pinjaman online? Yuk, kenali modusnya dan jangan sampai terjebak!

Di zaman yang serba sangat canggih sekarang ini, tak hanya berbelanja saja yang bisa dilakukan secara online, tapi mengajukan pinjaman uang juga bisa dilakukan secara online tanpa perlu keluar rumah dan datang ke bank. Peminjaman 1 hari cair tanpa jaminan secara online ini dilakukan oleh lembaga keuangan online atau yang lebih dikenal dengan istilah Fintech (Financial Technology). Mereka akan memberikan pinjaman dana dengan cara sederhana sehingga mudah dilakukan bagi para nasabah.

Nah, pinjaman online langsung cair tanpa ribet inilah yang kerap kali disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan modus penipuan pinjaman online. Sudah banyak kasus yang mengatasnamakan lembaga peminjaman uang yang kemudian membawa kabur dana milik nasabah bank tertentu. Perihal produk yang ditawarkan, biasanya adalah pinjaman dana cepat cair dan pinjaman tanpa agunan atau yang lebih dikenal dengan nama KTA (Kredit Tanpa Agunan) karena dinilai lebih memikat calon peminjam.

Oleh karena itu, kamu harus cermat melihat dan mengenali ciri-ciri modus penipuan berkedok pinjaman online. Berikut ada lima ciri yang harus kamu kenali dengan baik modus pinjaman 1 hari cair tanpa jaminan secara online. Simak ya!

Baca juga: Butuh Dana Untuk Modal Usaha? Ini Pilihan Pinjaman Dana Tunai Tanpa Jaminan Yang Bisa Kamu Gunakan

Kenali Modus Penipuan Pinjaman 1 Hari Cair Tanpa Jaminan

Source: Google

1. Adanya Paksaan yang Berlebihan

Ketika kamu ingin mengajukan pinjam uang cepat secara online, pastinya kamu akan menghubungi pihak pemberi pinjaman atau kreditur terlebih dahulu untuk bertanya-tanya mengenai produk yang mereka miliki. Pada saat kamu bertanya-tanya inilah, kamu harus mewaspadai tingkah laku kreditur. Biasanya pada bagian ini, mereka tidak akan menjelaskan secara detail perihal produk pinjaman yang mereka miliki. Tapi pada saat follow up, mereka akan bersikap berlebihan dengan memaksa kamu untuk menjadi debitur atau peminjam. Untuk itu, lebih berhati-hati lagi ya Sobat!

2. Mengirim Email Tidak Resmi

Pada saat menindak lanjuti, kreditur resmi akan menghubungi kamu melalui telepon dan mengirimkan email perusahaan resmi. Lain halnya dengan kreditur bodong atau ilegal. Layanan pinjaman ilegal akan mengirim email tidak resmi. Lalu,bagaimana cara mengetahuinya? Email perusahaan resmi menggunakan alamat email perusahaan yang terdaftar karena mereka mewakili perusahaan, bukan alamat email pribadi. Lebih baik kamu abaikan saja jika mendapat email tidak resmi yang mengatas namakan layanan pinjaman online.

4. Mengabaikan Riwayat Hutang

Source: Google

Salah satu persyaratan untuk dapat meminjam uang di bank atau lembaga non-bank resmi lainnya adalah memiliki riwayat hutang yang bersih dan baik. Sering kali ada calon peminjam yang pengajuan pinjamannya ditolak karena punya catatan hutang yang buruk. Kreditur resmi selalu melihat dan mengecek riwayat hutang dengan cara mengakses Sistem Informasi Debitur (SID) atau melakukan BI checking.

Tapi hal ini tidak berlaku pada kreditur yang memiliki akan menipu. Mereka pastinya akan memberi iming-iming kalau akan mengabaikan riwayat hutang milikmu. Inilah yang membuat banyak orang terjerat penipuan peminjaman uang online. Hati-hati ya, Sobat!

5. Meminta Sejumlah Uang

Ciri selanjutnya adalah mereka akan meminta sejumlah dana sebagai syarat utama jika mau dana pinjaman cepat cair. Alih-alih pinjamanmu cepat cair, yang ada kamu malah jadi rugi dan kehilangan uangmu kan. Alasannya adalah untuk bisa memudahkan proses administrasi. Perlu kamu tahu, saat melakukan peminjaman online, memang ada biaya administrasi, tapi itu hanya sebatas uang materai dan lain sebagainya yang jumlahnya tidak seberapa. Jadi kalau ada yang meminta dana hingga Rp1 juta lebih, sudah pasti mereka berniat untuk melakukan penipuan.

Kamu pasti bertanya-tanya, kenapa orang yang ingin meminjam uang justru dimintai uang? Kebanyakan orang yang mengajukan pinjam uang cepat sedang dalam keadaan terdesak atau benar-benar butuh sejumlah dana yang jumlahnya cukup besar dengan segera. Jadi mereka pasti akan rela untuk mengeluarkan Rp1 juta untuk mendapatkan pinjaman sebesar Rp100 juta.

Baca juga: Butuh Pinjaman Bulanan Online Langsung Cair, Ini Kelebihan Dan Kekurangannya!

6. Meminta PIN atau Password Akun Bank

Kamu patut mencurigai dan waspada terhadap penyedia pinjaman 1 hari cair tanpa jaminan yang meminta pin atau password akun bank yang kamu miliki dengan alasan untuk kelengkapan dana debitur. Umumnya pada tahapan awal, data yang diminta hanyalah nama, nomor telepon, alamat email. Pin atau password perbankan adalah hal yang sifatnya pribadi dan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain. Untuk itu, jangan pernah memberi pin atau password akun bank kamu pada siapapun ya.

Cara Menghindari Penipuan Pinjaman Online

Source: Google

Nah, maraknya penipuan pinjaman online, bukan berarti kamu tidak bisa melakukan pinjam uang cepat. Kamu hanya perlu waspada dan lebih teliti lagi ketika akan mengajukan pinjaman online. Tidak hanya cukup mengetahui modus-modusnya, tapi kamu juga harus mengetahui cara untuk menghindari penipuan pinjaman online. Berikut ini TimiKimi akan memberikan cara-cara yang harus kamu perhatikan sebelum mengajukan pinjaman online, diantaranya:

1. Kenali Identitas Penyedia Pinjaman Online

Ada banyak situs penyedia pinjaman online sehingga kamu harus memilihnya dengan cermat. Pilih situs yang terpercaya dan terverifikasi. Kamu bisa melakukan verifikasi tersebut dengan cara menghubungi nomor kantor yang tertera pada situs resmi mereka. Jangan mudah percaya jika mereka mengatakan kalau mereka yang akan menghubungi kamu nanti.

Lihat juga alamat kantor yang tertera pada situs. Jika diperlukan, kamu bisa mendatangi langsung kantor mereka supaya lebih aman. Jika pada keterangan situs tidak ada alamat kantor yang bisa kamu datangi, maka kamu bisa waspada.

2. Pelajari Cara Kerja Layanan Pinjaman Online

Saat akan melakukan pinjam 1 hari cair tanpa jaminan secara online, kamu harus mempelajari terlebih dahulu cara kerja layanannya karena kalau kamu kurang paham, sudah pasti akan menjadi mangsa oknum-oknum jahat tersebut.

Baca juga: Syarat Dan Ketentuan Pinjaman Uang Yang Bisa Dicicil, Simak Baik-Baik Ya!

Sebenarnya pinjaman online ini mekanismenya tak jauh berbeda dengan pinjaman konvensional. Pinjaman online punya tahapan prosedur sampai dana bisa dicairkan. Tahap pertama biasanya kamu hanya perlu mengisi formulir data diri saja. Setelah itu, kreditur akan melakukan survei dan verifikasi data serta menjelaskan kepadamu mekanisme cicilan, bunga, dan lain sebagainya. Baru setelah melalui proses tersebut, pihak kreditur akan memutuskan apakah mereka akan memberikan pinjaman dana kepadamu atau tidak.

3. Jangan Mudah Tergiur

Tpis terakhir yang harus kamu waspadai adalah jangan mudah tergiur oleh iming-iming yang diberikan oleh kreditur. Iming-iming yang dijanjikan kreditur biasanya adalah dana pinjaman online bisa cair hanya dalam hitungan jam saja, riwayat hutang diabaikan, kelengkapan dokumen tidak diperlukan, tidak adanya syarat minimal penghasilan gaji, cashback yang jumlahnya tidak masuk akal, dan masih banyak lagi iming-iming yang bisa membuat kamu tergoda dengan mudah.

Memilih dengan Cermat dan Lebih Waspada Terhadap Modus Penipuan

Ketika kamu sedang terdesak dan membutuhkan pinjaman 1 hari cair tanpa jaminan, tenangkan diri dan jangan terburu-buru mengambil keputusan. Salah satu cara mendapat pinjaman uang cepat dan terpercaya adalah dengan memilih tempat pinjam uang tanpa jaminan 1 hari cair yang kredibel. Salah satunya yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Tetap waspada dan lebih hati-hati dalam memilih layanan pinjaman online ya, Sobat!