Ingin Beli Rumah? Pelajari Dulu Cara Simulasi KPR BTN yang Mudah Ini

Simulasi KPR BTN

Melakukan simulasi sebelum mengambil cicilan KPR sangat penting dilakukan agar nantinya kamu bisa mengetahui berapa kisaran nominal cicilan per bulannya. Ada cara mudah untuk melakukan simulasi KPR BTN untuk kamu coba. Simak langsung caranya di sini!

Bank Tabungan Negara (BTN) menjadi salah satu bank penyedia KPR yang paling banyak diminati masyarakat. Salah satu bank milik pemerintah ini memang dikenal memiliki produk KPR yang bisa memberikanmu banyak keuntungan. Selain jaringannya yang luas dan sudah tersebar ke berbagai wilayah yang ada di Indonesia, KPR BTN hanya mensyaratkan uang muka alias down payment mulai dari 1% saja. Hal ini hanya berlaku bagi kamu yang baru akan memiliki rumah pertama. Jadi misalkan saja harga rumah yang akan kamu ambil adalah Rp 500.000.000, maka uang muka yang wajib diberikan hanyalah Rp 5.000.000.

Selain itu, bunga pinjaman yang diberikan oleh KPR BTN sangat rendah dan terjangkau. Kisaran bunganya berada di angka 5%-9% saja. Ditambah lagi masa tenor pinjamannya tergolong sangat lama karena bisa mencapai 25 tahun, berbeda dengan bank-bank penyedia KPR lainnnya yang hanya mematok masa tenor pinjaman maksimum 20 tahun saja. Bagaimana masyarakat tidak terpikat oleh KPR BTN jika ada banyak sekali keuntungan yang ditawarkan?

Ketahui Jenis KPR BTN

Bank BTN (Sumber: www.btn.co.id)

Perlu kamu ketahui kalau KPR BTN tidak ada memiliki satu jenis saja sehingga kamu bisa memilih mana jenis yang sesuai denganmu dan juga kondisi keuanganmu saat ini. Saat ini tercatat ada tiga jenis KPR BTN yang ditawarkan, yaitu:

Baca Juga : Keuntungan Membeli Rumah Dengan Sistem KPR

1. KPR BTN Subsidi

Pertama ada KPR BTN Subsidi yang sesuai dengan namanya sudah pasti mendapatkan subsidi dari pemerintah. KPR BTN Subsidi merupakan salah satu program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa memiliki rumah sendiri, baik itu rumah dalam bentuk tapak maupun susun. KPR BTN Subsidi ini memiliki jangka waktu cicilan hingga 20 tahum dengan sistem perhitungan bunga tetap 5% per tahun hingga masa akhir cicilan lunas.

2. KPR BTN Platinum

Berikutnya ada KPR BTN Platinum yang paling banyak mendapatkan pengajuan karena jenis KPR BTN ini ditujukan untuk keperluan pembelian rumah dari developer maupun non developer, bekas maupun baru, sudah jadi maupun belum jadi, hingga take over kredit. Jadi sudah bisa dipastikan kalau KPR BTN Platinum sangat populer. Plafon yang diberikan oleh KPR BTN Platinum ini bebas alias tidak terbatas jumlahnya dengan jangka waktu cicilan hingga 25 tahun. Sedangkan bunga yang dikenakan adalah fix rate 8% selama 3 tahun dan 9% selama lebih dari 5 tahun.

3. KPR BTN Mikro

Terakhir ada KPR BTN Mikro yang pengajuannya hanya dikhususkan untuk masyarakat yang bekerja di sektor informal seperti para petani, peternak, nelayan, buruh harian, dan lain sebagainya. Perbedaan KPR BTN Mikro dibanding jenis KPR BTN lainnya adalah dari segi cara pembayaran cicilannya. Berhubung penghasilan masyarakat yang bekerja di sektor informal tidak tetap setiap bulannya, maka mereka bisa melakukan pembayaran cicilan per hari, per minggu, hingga per bulan. Masa tenor cicilan yang diberikan untuk KPR BTN Mikro ini hanya 10 tahun lamanya.

Syarat dan Dokumen untuk Mengajukan KPR BTN

Kartu Tanda Penduduk (Sumber: detik.net.id)

Buat kamu yang ingin mengajukan KPR BTN, ada beberapa syarat dan dokumen yang harus kamu penuhi terlebih dahulu agar pengajuan bisa lolos dan rumah bisa didapat, yaitu:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan minimal usia 21 tahun atau sudah menikah
  • Mempunyai pekerjaan tetap dengan masa kerja minimal 1 tahun
  • Tidak memiliki rumah sendiri
  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  • Fotokopi surat nikah (bagi yang sudah menikah)
  • Fotokopi rekening koran selama 3 bulan terakhir
  • Slip gaji asli atau surat keterangan penghasilan
  • Foto 3×4 milikmu dan pasangan (kalau sudah menikah)

Istilah dalam Simulasi KPR BTN

Simulasi KPR BTN (Sumber: www.naplesgolfguy.com)

Sebelum melakukan simulasi KPR BTN, kamu harus mempelajari istilah-istilah yang ada pada simulasi KPR BTN terlebih dahulu agar nantinya bisa melakukan perhitungan dengan lancar. Coba kita lihat langsung apa saja istilah-istilah yang ada pada simulasi KPR BTN, yaitu:

Baca Juga : Hindari Pinjaman Online Pribadi Untuk 5 Keperluan Ini

  • Plafon Pinjaman

Plafon pinjaman merupakan jumlah dana yang diberikan oleh Bank BTN kepadamu untuk mendanai rumah yang akan kamu beli.

  • Uang Muka

Uang muka atau down payment merupakan uang yang dibayarkan sebagai tanda jadi atas rumah KPR yang diambil. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, minimal uang muka KPR BTN bisa 1% dari harga jual rumah.

  • Masa Tenor

Masa tenor merupakan jangka waktu peminjaman yang diberikan oleh pihak Bank BTN. Pemilihan masa tenor ini sangat berpengaruh pada besaran angka cicilan yang harus kamu bayarkan nanti. Jadi pertimbangkan dengan benar dalam memilih masa tenor.

  • Suku Bunga

Suku bunga merupakan besaran bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya dengan cicilan pokok hingga akhir masa tenor selesai.

  • Cicilan Pokok

Cicilan pokok adalah cicilan wajib yang dibayarkan setiap bulannya. Nominal cicilan pokok didapat dari membagi plafon pinjaman dengan masa tenor yang diambil.

  • Cicilan Angsuran

Cicilan angsuran ini berbeda dengan cicilan pokok karena cicilan angsuran merupakan gabungan antara cicilan pokok dengan bunga yang dibayarkan setiap bulannya.

Cara Melakukan Simulasi KPR BTN

Menghitung KPR (Sumber: www.mymoneymantra.com)

Setelah mengetahui apa saja istilah-istilah yang ada pada simulasi KPR BTN, kamu bisa langsung melakukan simulasinya. Tapi pertama-tama kamu harus menentukan terlebih dahulu contoh kasus yang akan dijadikan bahan untuk simulasi KPR BTN Syariah. Coba kita ambil kasus misalkan kamu ingin membeli rumah senilai Rp 500.000.000. Uang muka yang bisa kamu berikan adalah 20%. Jenis KPR BTN yang diambil adalah KPR BTN Platinum yang memiliki bunga 8% per tahun. Masa tenor yang diambil adalah masa tenor maksimal yakni 25 tahun. Coba kita lakukan perhitungan dengan langkah-langkah berikut:

  • Menghitung Uang Muka

Rp 500.000.000 (harga jual rumah) x 20% = Rp 100.000.000

  • Menghitung Plafon Pinjaman

Rp 500.000.000 (harga jual rumah) – Rp 100.000.000 (uang muka) = Rp Rp 400.000.000

  • Menghitung Cicilan Pokok

Rp 400.000.000 (plafon pinjaman) : 300 bulan (masa tenor 25 tahun) = Rp 1.333.333

  • Menghitung Bunga Cicilan Per bulan

Rp 400.000.000 (plafon pinjaman) x 8% (bunga per tahun) : 12 = Rp 2.680.000

  • Menghitung Angsuran Cicilan

Rp 1.333.333 (cicilan pokok) + Rp 2.680.000 (bunga cicilan per bulan) = Rp 4.013.333

Jadi nantinya kamu harus membayarkan angsuran cicilan KPR BTN per bulan sebesar Rp 4.013.333 selama tiga tahun lamanya. Nantinya setelah tiga tahun, ada perubahan bunga sehingga kamu harus melakukan simulasi KPR BTN kembali.

Baca Juga : Pinjaman Dana Tanpa Jaminan Bisa Dimanfaatkan Untuk 7 Hal Ini

Ambil KPR BTN yang Sesuai dengan Kemampuan Finansial

Cicilan KPR (Sumber: www.texaslending.com)

Setelah melakukan simulasi KPR BTN di atas dan kamu merasa keberatan dengan nominal angsuran cicilan per bulannya, ada dua cara yang bisa kamu lakukan yakni menambahkan uang muka sehingga nantinya perhitungan cicilan pokok jadi berkurang dan mengambil rumah yang lebih murah atau yang nilai jualnya berada di bawah Rp 500.000.000. Jangan memaksakan kehendak dengan membeli rumah yang harganya di luar jangkauan kemampuan finansialmu. Jika dana yang kamu miliki pas-pasan, carilah rumah yang sederhana supaya nantinya cicilan KPR BTN bisa kamu bayarkan hingga lunas. Jangan karena keinginanmu semata untuk membeli rumah yang besar dan mewah, tapi ternyata kemampuan finansialmu tidak menjangkau sehingga berujung pada tunggakan hutang KPR BTN. Ingat, kalau kamu tidak sanggup membayar cicilan KPR BTN dan menunggak, tidak menutup kemungkinan kalau rumah bisa disegel atau disita. Jadi belilah rumah yang sesuai kemampuan finansialmu!

Semoga informasi di atas bisa memberikan informasi dan gambaran kepadamu tentang KPR BTN. Semoga pengajuan KPR BTNmu diterima ya!