investasi ternak online

Sobat, masih ingat dengan permainan masa kecil bernama Tamagochi? Dimana kamu punya peliharaan yang bisa kamu memberikan makan dan minum layaknya binatang peliharaan sungguhan. Nah, sekarang ini tersedia investasi ternak online, dimana kamu bisa membeli dan memelihara hewan ternak secara online seperti permainan Tamagochi. Penasaran seperti apa? Lihat ulasannya disini ya!

Perkembangan teknologi yang semakin canggih sekarang ini memungkinkan kita untuk melakukan apapun serba digital. Dari mulai berbelanja, membayar tagihan, memesan makanan atau minuman, mengajukan pinjaman, bahkan sekarang ini ada produk terbaru di sektor peternakan yang bisa kamu manfaatkan secara online yaitu investasi ternak online. Ya, kamu bisa memelihara hewan ternak secara online.

Jika umumnya kamu harus memiliki kandang untuk hewan ternakmu, pada investasi ternak online ini kamu tidak perlu repot untuk menyiapkan kandang. Karena sudah disediakan kandang sendiri dari masing-masing penyedia layanan ternak online. Dengan adanya investasi ternak online terpercaya ini dapat membantu mendukung para peternak dalam mengembangkan usaha. Saat ini, sudah banyak beberapa penyedia ternak online yang ada di Indonesia. Nah, jika kamu berencaan untuk usaha ternak online. Kamu bisa manfaatkan beberapa penyedia jasa ternak online berikut ini.

Investasi Ternak Online, Ini Penyedia Jasanya yang Bisa Kamu Gunakan

1. Kandang.in

Source: Google

Kandang.in merupakan sebuah platform investasi peternakan yang didukung dengan teknologi menjadi suatu hal yang baru bagi para peternak kecil yang ingin memiliki investasi pada sektor peternakan. Kandan.in sendiri telah mengelola investasi sebesar kurang lebih Rp5 miliar dengan membantu 100 peternak di seluruh daerah di Indonesia. Kandang.in memiliki dan bekerja sama dengan para mitra peternak untuk menjamin kesuksesan investasi.

Baca juga: Cara Mendapatkan Uang Melalui Internet Saat Bulan Ramadhan

Saat ini, Kandang.in memiliki total kelompok peternak yang ada dalam platform tersebut sekitar 25 kelompok peternak dengan jumlah peternak sekitar 100 mitra peternak. Seperti yang dikatakan Chief Executive Officer (CEO) dari Kandang.in, Gilang Kurniaji, bahwa pihaknya telah membantu danai peternak-peternak di berbagai sektor peternakan seperti penggemukan sapi, domba qurban, ayam kampung super, ayam petelur, budidaya ikan gurami dan ikan koi, serta ayam boiler.

Untuk gabung investasi ternak online ini kamu bisa bergabung melalui aplikasi yang tersedia, kemudian akan muncul proyek-proyek pendanaan. Kamu sebagai calon investor dapat memilih proyek yang akan didanai melalui website atau aplikasi, lalu akan muncul profil peternak. Untuk dana minimal investasi, kamu bisa siapkan dana mulai dari Rp500 ribu. Setelah selesai memesan dan melakukan pembayaran terdapat periode laporan yang bisa kamu akses laporan keuangan dan bagi hasil.

Sudah banyak mitra peternak yang bergabung melalui aplikasi Kandang.in yang tersebar di kota-kota besar, seperti Jawa Barat, Lombok, Madura, Blitar, Tulung Agung, Jawa Timur dan Yogyakarta.

2. Desaternak.com

Source: Google

Desaternak.com merupakan suatu sistem investasi yang bergerak pada bidang peternakan dengan skala mikro (microfinance). Startup ini dikembangkan oleh tiga alumni ITB, yaitu Indarta Kuncoro Aji, Andre Muslim Duhari, dan Richard Tymotheus Purba. Dengan motto ‘Investasi untuk Berbagi’ Desa Ternak mengajak masyarakat urban yang memiliki dana untuk investasi pada ternak di desa.

Dengan begitu, investasi dapat turut memberdayakan ekonomi masyarakat desa, khususnya sektor peternakan. Jadi, investasi ini selain memberikan keuntungan pada investor, juga pembangunan desa sasaran. Hewan ternak yang dipilih untuk diinvestasikan adalah kambing, karena kambing memiliki resiko yang relatif keil jika dibandingkan hewan ternak lainnya. Selain itu, kambing juga dipertimbangkan sebagai ternak yang tidak terlalu sulit untuk dikelola.

Desa Ternak juga menawarkan investasi yang menguntungkan yaitu 70 persen selama satu perode investasi, dengan periode investasi selama dua tahun atau kurang. Satu paket investasi pada Desa Ternak ditetapkan senilai Rp1 juta. Jadi, untuk satu unit investasi, kamu akan mendapatkan total sebesar Rp1,7 juta pada akhir periode investasi.

3. Angon.id

Source: Google

Seperti yang TimiKimi jelaskan di atas, bahwa kamu tidak perlu kandang untuk berinvestasi ternak online ini. Angon id mengendalikan seluruhnya dalam aplikasi. Dengan return of investment (ROL) antara 5-10 persen dalam waktu tiga bulan. Dengan aplikasi ini kamu bisa memilih jenis hewan ternak, baik kambing ataupun sapi yang akan diternakan, Kemudian membelinya, dan membayar biaya perawatan selama tiga bulan.

Baca juga: Tips Dan Trik Agar Bisnis Anak Muda Tidak Cepat Bangkrut, Wajib Kamu Terapkan!

Selanjutnya, kamu akan menerima laporan mengenai kondisi hewan ternak secara rutin setiap dua minggu. Mulai dari kondisi kesehatan, berat badan, sampai besarnya keuntungan dengan Rol ditawarkan cukup menarik yaitu 5-10 persen per tiga bulan. Angon.id merupakan usaha digital binaan dari Indigo.id yang didirikan pada Oktober 2016. Angon.id telah memiliki 11 ribu hewan ternak yang diternakkan pada sentra peternakan rakyat (SPR) swakelola mitra Angon serta enam SPR milik sendiri tersebar di berbagai daerah. Seperti SPR Mukmin Mandiri Ambarawa Kabupaten Semarang, SPR Istana Domba Ciampea Bogor, SPR Sukoharjo, hingga SPR Raberas di Sumbawa NTB.

4. TernaKu

Source: Google

Anak muda asal Yogyakarta, Wellianto Wijaya mencoba mengambil lahan yang sepertinya belum banyak digarap startup Indonesia, yaitu manajemen peternakan. Wellianto mengembangkan TernaKu.

TernaKu bukan startup investasi seperti Kandang.in, Angon, dan DesaTernak. TernaKu merupakan sebuah layanan digital untuk peternak dimana mereka yang berkecimpung atau mengelola peternakan. Sistem manajemen khusus untuk usaha peternakan, kamu bisa memonitor beberapa data seperti, pertumbuhan hewan ternak dan beberapa pakan yang hewan ternak konsumsi. Layanan yang dikembangkan TernaKu mencakup livestock management system, bisa melihat kondisi peternakan secara real-time sehingga hewan ternak bisa terjaga.

5. Vestifarm.com

Source: Google

Vestifarm merupakan platform online investasi peternakan dengan konsep patungan. Startup ini didirikan pada Novembar 2016 oleh Dharma Anjarrahman, Rifki Hidayat, Andina Avika Hasdi, Nugroho Budi Wicaksono, dan Nanda Septiana. Melalui Vestifarm ini, Dharma dan teman-teman menawarkan model bisnis satu ekor sapi bisa dimiliki oleh beberapa investor dan dibagi menjadi beberapa slot investasi.

Baca juga: Ramadhan Lebih Hemat Dengan Belanja Sembako Online. Berikut Penyedia Jasanya

Sementara itu, pihak Vestifarm memperoleh keuntungan dengan cara bagi hasil. Baik investor maupun pihak Vestifarm masing-masing mendapatkan keuntungan sebesar 50 persen. Selain itu, mereka juga mengenakan biaya layanan setiap slot investasi yang sudah termasuk di dalam nominal yang tersedia.

Investasi Ternak Online Bantu Peternak Kecil

Dengan adanya investasi ternak online ini pastinya akan sangat membantu para peternak kecil yang ingin berivestasi dalam sektor peternakan. Selain itu, ternak online juga sangat memudahkan untuk kamu yang ingin beternak yang tidak punya waktu untuk mengurus hewan ternak. Kamu tidak perlu repot untuk menyiapkan kandang, memberi makan dan minum, memandikan, dan sebagainya. Mudah banget kan? Semoga informasi yang TimiKimi berikan dapat bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari tahu mengenai ternak online.