Manfaatkan Hak Pilih Kamu! Anak Muda Wajib Berpartisipasi Dalam Pilpres

Pemilu 2019 mendatang merupakan pemilu pertama yang menyatukan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Pesta demokrasi ini akan segera kembali digelar pada April 2019 mendatang. Dengan jumlah pemilih muda millennial terbanyak dalam sejarah yaitu 40 persen, data ini berdasarkan Daftar Pemilih Tetap KPU.

Pemilih millennial tergolong dalam jenis pemilih yang rasional dan kritis. Pemilih anak muda ini diprediksi akan mendominasi pesta demokrasi Pemilu 2019 mendatang. Tidak sekedar memilih, kamu juga harus aktif mencari informasi terkait kandidat maupun tentang tahapan pemilu. Generasi yang sebagian besar sudah mengantongi hak pilih ini akan berperan besar pada proses pemilu nanti.

Peran millennial sangat penting terhadap persoalan bangsa. Pemilih muda dalam konteks pemilu 2019, mereka berada dalam antusiasme politik. Millennial sangat bersemangat dan ingin mengetahui seputar pemilu. Media sosial menjadi perantara yang sangat bagus untuk menyebarkan informasi mengenai pemilu 2019, Sobat! Namun, tidak banyak juga dari para millennial yang memilih tidak menyalurkan hak pilihnya alias Golput.

Yuk, Ikut Ramaikan Pemilu 2019 dengan Tidak Golput!

Source: Google

Untuk mencegah terjadinya Golput dikalangan millennial, KPU sebagai lembaga penyelenggara harus lebih intens melakukan sosialisasi pemilihan kepada millennial agar lebih mudah menjadi pemilih yang cerdas dan mau ikut serta menyuarakan hak pilihnya. Pemilih cerdas adalah pemilu yang lebih mengedepankan rasionalitas dalam menentukan pilihannya. Selain itu, tidak hanya millennial, masyarakat Indonesia juga harus diberikan pemahaman mengenai teknis pencoblosan yang sah agar keikutsertaan mereka dalam memilih tidak sia-sia hanya karena hal teknis yang belum diketahui.

Baca juga: Perpanjang SIM Online Tanpa Antri Dan Gak Pakai Ribet, Ini Lho Caranya!

Tahun 2019 akan menjadi momentum perubahan untuk Indonesia. Di tahun politik ini, masyarakat Indonesia akan memilih jajaran pejabat negara yang akan menjadi pemimpin bangsa menuju masa depan yang lebih baik. Hal lain yang akan berbeda dengan pemilu sebelumnya adalah banyaknya pemilih muda yang akan ikut serta dalam pesta demokrasi nanti. Para millennial diharapkan untuk menggunakan hak pilihnya, karena suaramu sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia.

Nah, TimiKimi punya beberapa cara yang perlu kamu lakukan sebelum ikut serta menyuarakan pilihanmu dan menjadi pemilih yang cerdas. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini ya!

1. Pahami, Pemilu 2019 Merupakan Pemilu Serentak Pertama

Source: Google

Pemilu 2019, pemilihan presiden dan wakil presiden bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif baik itu DPR, DPD, maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Kamu sebagai pemilih, harus memberikan perhatian yang sama untuk kedua pemilihan ini, tidak hanya fokus pada pemilihan presiden saja ya, Sobat! Memang, presiden yang baik sangat diperlukan, Namun, parlemen yang baik juga penting untuk mendukung kerja presiden. Untuk itu, jangan sampai kamu salah memilih wakit rakyat, ya!

2. Pastikan Terdaftar sebagai Pemilih

Kamu warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah sudah punya hak untuk memilih dalam pemilu, lho! Memiliki hak pilih saja tidak cukup. Pastikan kamu sudah terdaftar sebagai pemilih di Daftar Pemilih Tetap (TDP) Pemilu 2019. Kamu bisa melihatnya di lindungihakpilihmu.kpu.go.id dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan yang ada pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bagi kamu yang belum terdaftar, kamu bisa melapor untuk dimasukkan ke daftar pemilih hasil perbaikan (DPTHP).

3. Mengetahui Program, Gagasan, dan Visi Misi Peserta Pemilu

Source: Google

Ini merupakan hal yang paling penting sebelum kamu memutuskan untuk memilih. Penting untuk kamu mencermati program dan gagasan yang ditawarkan peserta pemilu, baik itu pemilu legislatif maupun presiden. Kamu jangan mau menjadi objek yang diperdaya oleh para peserta pemilu dalam masa kampanye. Selama masa kampanye, peserta pemilu cenderung akan berbicara soal hal-hal yang baik dengan berbagai macam janji. Gak mau kan kamu hanya diberikan janji manis aja?

Mengukur kemampuan kandidat dalam mewujudkan janjinya, kamu harus cermat dalam melihat rekam jejak pemilu dari para peserta pemilu 2019. Kamu bisa melihat seperti apa latar belakang profesi sebelumnya, ataupun catatan hukum mereka. Kamu harus memahami apa yang menjadi kebutuhan dalam kehidupan bernegara, serta mengetahui visi, misi dan program yang dibawa para peserta pemilu.

Baca juga: Tokoh Inspirasi Indonesia Yang Berprestasi Di Bidang Akademis

4. Gali Idealismu

Anak muda Indonesia terkadang tidak peduli pada pentingnya idealisme. Banyak yang terseret arus populer, sehingga menentukan pilihan hanya berdasar apa yang sedang happening saat itu. Mengikuti apa yang paling banyak diminati orang menjadi hal yang paling penting untukmu Sobat, tanpa harus mengindahkan pendapat orang lain.

Setelah kamu mengetahui visi dan misi para peserta pemilu, kini saatnya tanyakan pada dirimu sendiri sebelum memutuskan memili, bahwa apa yang paling kamu harapkan dari kandidat presiden selanjutnya? Seperti apa Indonesia yang ingin kamu lihat di masa depan? Cari peserta pemilu yang kamu rasa paling mungkin mewujudkan harapanmu. Sesuaikan keinginanmu dengan program dan visi mereka. Pilihlah kandidat yang secara rasional paling dekat dengan idealisme yang kamu percaya.

5. Gunakan Sosial Media untuk Kepo

Source: Google

Dengan adanya sosial media jelas kamu sangat dimudahkan untuk mencari tahu mengenai seluk-beluk para peserta pemilu 2019 yang akan kamu pilih. Tak kenal, maka tak sayang, kan! Untuk itu, kamu bisa memanfaatkan sosial media sebagai media pengenalan dengan semua kandidat pemilu. Mereka semua punya akun media sosial kok, yang digunakan untuk menyampaikan ide, curhatan dan gagasannya.

6. Cari Sumber Berita yang Netral, Bersikaplah Kritis

Sekarang ini black campaign bertebaran dimana-mana. Informasi sembarangan yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawa demi menjatuhkan pihak lawan kerap jadi sumberdata yang menyesatkan lho, Sobat! Tidak hanya itu, yang bikin ngeri adalah bukan hanya oknum saja. Media cetak dan elektronik juga kerap dikuasai oleh kepentingan.

Demi menjaga objektivitasmu sebagai pemilih, pastikan kamu mempunyai sumber informasi yang netral. Jangan langsung percaya pada berita yang kamu dapatkan, kroscek dan bandingkan dulu dengan pemberitaan media lain. Terlebih jika informasi tersebut kamu dapatkan dari media sosial. Pastikan kamu harus selalu cari data yang bisa mendukung informasi yang kamu dapatkan. Karena informasi atau berita viral yang kamu dapatkan belum tentu valid, lho!

Baca juga: Nostalgia Dengan 7 Lagu Terpopuler Yang Bikin Kamu Makin Cinta Sama Musik Indonesia

Say No to Golput, Masa Depan Indonesia Ada Di Tanganmu

Nah, Sobat yuk sama-sama kita ramaikan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihmu untuk menentukan masa depan Indonesia. Satu suara yang kamu berikan akan sangat berpengaruh untuk perubahan Indonesia di masa depan. Yuk, jadi pemilih yang cerdas dan tidak Golput!