Setiap manusia pasti memiliki prajurit perang yang siap melawan berbagai macam penyakit, virus dan bakteri yang bisa menyerang tubuh. Prajurit ini disebut dengan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh.

Autoimun atau yang lebih dikenal dengan penyakit lupus merupakan peradangan (inflamasi) kronis yang disebabkan oleh sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri. Lupus dapat menyerang berbagai bagian dan organ tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, ginjal, paru-paru, jantung, otak, dan sumsum tulang belakang. Penyakit berbahaya yang satu ini menjadi salah satu masalah kesehatan global yang menyerang orang-orang di dunia. Setiap harinya, lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia berjuang dan hidup melawan lupus.

Dalam rangka Hari Lupus Sedunia yang akan diperingati pada tanggal 10 Mei 2019, di artikel kali ini TimiKimi akan membahas seputar penyakit lupus dan gejala awalnya. Untuk ulasan lebih lengkap, simak uraian TimiKimi di bawah yuk!

Baca juga: Tips Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik Untuk Kamu

Kenali Gejala Penyakit Lupus atau Penyakit Seribu Wajah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, lupus merupakan penyakit dimana imun di dalam tubuh tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Tingkatan penyakit ini juga bervariasi, mulai dari tingkatan ringan sampai dengan tingkatan berat. Pada keadaan awal, penyakit ini sering sekali sulit dikenali karena memiliki manifestasi yang sering tidak terjadi secara bersamaan, terlebih sampai sekarang penyakit ini belum diketahui persis penyebabnya.

“Saat lupus merupakan isu kesehatan global, lebih dari setengah (51 persen) responden survei tak menyadari bahwa lupus adalah sebuah penyakit,” dikutip dari keterangan resmi World Lupus Federation. Hal ini memperkuat argumentasi bahwa masih banyak dari penderita atau bukan penderita yang mengenal dan memahami penyakit yang pernah diidap oleh Penyanyi Asal Amerika, Selena Gomez.

Oleh karena itu, mari kita kenali gejala awal dari penyakit seribu wajah ini.

  • Ruam di Wajah

Gejala lupus atau autoimun yang paling sering ditemukan adalah terdapatnya ruam di wajah si penderita. Ruam ini biasanya kemerahan dan berbentuk seperti kupu-kupu yang melintang dari hidung ke pipi atau yang biasa disebut juga dengan butterfly rash. Tidak jarang ruam juga muncul di bagian tubuh lain si penderita lupus. Ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik.

  • Lelah Berkepanjangan

Gejala kedua yang juga menjadi ciri utama dari penderita gangguan imun adalah sering merasa lelah berkepanjangan tanpa alasan. Tidak jarang si penderita akan merasakan energinya terkuras habis sehingga merasa kewalahan untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Biasanya penderita lupus akan menghabiskan waktu siang harinya dengan tidur, dan energinya baru akan kembali terisi di malam hari.

  • Nyeri di Persendian

Nyeri di persendian juga menjadi gejala lain untuk penyakit mematikan yang satu ini. Tidak jarang sendi akan terasa nyeri dan lebih parahnya mengalami pembengkakan dan memar berwarna kebiruan. 90% penderita lupus biasanya akan mengalami nyeri sendi pada pergelangan tangan, akan tetapi bagian sendi lainnya tetap memiliki risiko.

  • Sering Mengalami Demam Tinggi dan Anemia

Demam adalah penyakit yang paling lumrah dialami oleh hampir semua orang. Ketika cuaca buruk atau terserang virus yang menular, maka demam akan menjadi diagnosa sederhana yang tidak jarang kita sepelekan hanya dengan mengkonsumsi parasetamol atau vitamin. Akan tetapi, demam adalah salah satu gejala awal dari penyakit lupus.

Demam tinggi yang terjadi dengan frekuensi yang berlebihan patut dijadikan pertanyaan. Selain demam tinggi, Anemia juga menjadi awal mula dari penyakit lupus karena diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh prajurit imun.

Baca juga: Cara Cek BPJS Kesehatan Secara Online, Mudah Dan Praktis

  • Sariawan Yang Susah Sembuh

Kurang minum, mengkonsumsi makanan manis secara berlebihan dan tidak menjaga kebersihan mulut bisa menyebabkan peradangan di area sekitar mulut. Akan tetapi jangan buru-buru menyimpulkan. Sariawan bisa dikatakan gejala awal penyakit lupus apabila sariawan yang diderita tidak kunjung sembuh dalam kurun waktu yang panjang.

  • Rambut Rontok

Gejala lupus selanjutnya adalah luruhnya batang rambut dengan volume yang tidak bisa dikatakan biasa. Kerontokan di kulit kepala bisa dikatakan sebagai gejala awal lupus dikarenakan adanya discoid lession pada kulit kepala pasien lupus. Dan kondisi ini dapat terjadi pada daerah kepala, bulu mata atu bagian kulit lain. Kerontokan rambut merupakan salah satu keluhan yang sering dirasakan oleh pasien dengan lupus. Namun, tidak semua pasien lupus mengalami kerontokan rambut dan tidak semua pasien lupus mengalami keluhan kerontokan rambut yang mengganggu.

  • Si Peniru Ulung

Sebagaimana fungsinya, seharusnya sistem imun menjaga tubuh dari serangan penyakit. Bagi mereka yang mengalami gangguan autoimun atau penyakit lupus, sistem kekebalan tubuh ini justru tidak menyerang penyakit yang datang, malah ikut membunuh jaringan tubuh.

Hal paling penting yang harus dipahami adalah, gejala lupus sama dengan gejala penyakit manapun pada umumnya. Itu kenapa lupus diberi julukan dengan Penyakit Seribu Wajah atau Si Peniru Ulung. Jika kamu memiliki 4 dari 6 gejala di atas, ada baiknya kamu langsung melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan apakah kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengarah kepada gangguan imunitas. Semakin dini melakukan penanganan, maka semakin besar kemungkinan kamu untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.

Wanita Usia Produktif Rentan Terkena Lupus

Semua orang beresiko terkena penyakit lupus, tetapi sampai saat ini kasus Lupus paling banyak terjadi pada perempuan usia produktif. Pakar Lupus Dewasa, Prof Dr dr Nyoman Kertia Sp PD-KR mengungkapkan perbandingan resiko lupus antara perempuan dengan laki-laki adalah 7 banding 1. Hal ini karena Lupus sangat berkaitan dengan aktifitas hormon serta wanita memiliki imun yang kuat dibanding pria.

Kenali dan Tangani Sedari Dini

Lupus memang identik dengan penyakit mematikan karena masih belum ditemukan solusi untuk penyembuhannya. Akan tetapi, dengan mengenali penyakit ini sedari dini, maka kamu akan lebih memahami bagaimana cara penanganannya. Jangan merasa takut atau ragu untuk memeriksa kesehatan jika dirasa memiliki gejala-gejala yang sudah dijelaskan di atas. Menghindari akan jauh lebih baik dibandingkan dengan mengobati, bukan?

Selamat Hari Lupus Sedunia!