KTA BNI: Ini Cara Ajukan KTA dengan Proses Cepat

kta bni

KTA BNI menjadi salah satu andalan untuk siapa saja yang membutuhkan uang dalam jumlah besar. Bank BNI memberikan penawaran menarik untuk pinjaman andalannya ini. Mulai dari bunga ringan hingga tenor yang panjang, menarik kan?

Kamu tinggal menyesuaikan, kira-kira kamu sedang butuh pinjaman jangka pendek atau panjang. Kalau soal bunga, sudah pastikan kamu inginnya bunga yang ringan? Namun, kamu perlu ingat lagi, besaran bunga yang kamu dapat saat mengajukan KTA tergantung jangka waktu pelunasan atau tenor yang kamu pilih. Belum lagi dengan adanya promo KTA BNI akan sangat menguntungkan buat kamu.

Bank Negara Indonesia (BNI) menawarkan fasilitas kredit tanpa agunan atau KTA yaitu BNI Fleksi. Fasilitas ini cocok untuk kamu yang sedang membutuhkan pinjaman dana tunai untuk keperluan apa pun. Mulai dari biaya pendidikan, renovasi rumah, modal usaha, hingga dijadikan sebagai dana darurat. Dengan KTA BNI, kamu bisa ajukan pinjaman mulai dari Rp5 juta hingga Rp500 juta. Sedangkan maksimum tenor pinjamannya sampai dengan 15 tahun. Belum lagi dengan adanya promo KTA BNI akan sangat menguntungkan buat kamu.

Untuk itu, TimiKimi akan memberikan ulasan seputar KTA BNI, untuk Sobat yang ingin mengajukan pinjaman dengan produk dari Bank BNI.

KTA BNI: Syarat dan Tips Ajukan Pinjaman

Source: Google

Setiap kamu ingin mengajukan pinjaman sudah pasti ada persyaratan yang harus kamu penuhi. Memenuhi semua persyaratan yang diberikan lembaga pinjaman uang, kemungkinan pinjamanmu direrima akan lebih besar lho, Sobat. Nah, apa saja kah persyaratan untuk KTA BNI? Simak yuk!

Baca juga: Pengajuan Pinjaman KTA Bisa Langsung Disetujui Jika Kamu Ikuti 5 Hal Ini!

Persyaratan KTA BNI

Source: Google

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Status pegawai tetap
  • Menggunakan rekening BNI sebagai payroll
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun
  • Wajib mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  •  Surat pernyataan tidak memindahkan payroll ke bank lain sampai cicilan lunas
  • Minimal penghasilan per bulan Rp3 juta untuk Jabodetabek, Rp2,5 juta untuk luar Jabodetabek

Ada juga beberapa dokumen yang harus kamu serahkan agar memenuhi syarat untuk mengajukan pinjaman, yaitu:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi NPWP atau SPT PPh 21
  • Fotokopi rekening gaji 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja asli dan slip gaji
  • Foto 4 X 6
  • Surat keterangan masa kerja dari atasan

Selain itu, ada juga biaya-biaya pada KTA bank BNI Fleksi:

  • Biaya administrasi Rp100 ribu
  • Biaya tutup rekening Rp15 ribu
  • Biaya provisi 0,5 persen
  • Denda terlambat bayar cicilan 2,5 persen

Suku Bunga BNI Fleksi

Source: Google

Bunga KTA umumnya menerapkan suku bunga flat, begitu pun dengan BNI Fleksi. Artinya, perhitungan bunga angsuran dan cicilan pokok bersifat tetap setiap bulannya hingga lunas. Penetapan bunga ditentukan berdasarkan tenor pinjaman dengan pembagian sebagai berikut:

  • Tenor 1 – 2 tahun   : 8,40%
  • Tenor 3 – 5 tahun   : 9,36%
  • Tenor 6 – 8 tahun   : 10,56%
  • Tenor 9 – 10 tahun : 10,90%
  • Tenor 11 tahun       : 11,50%
  • Tenor 12 tahun       : 11,70%
  • Tenor 13 tahun       : 11,80%
  • Tenor 14 tahun       : 11,90%
  • Tenor 15 tahun       : 12,00%

Semakin panjang tenor yang dipilih, cicilan memang menjadi lebih kecil, tapi bunga yang dikenakan pun semakin besar.

Simulasi Pinjaman KTA BNI

Source: Google

Sobat sudah tahu cara menghitung pinjaman BNI Fleksi? Untuk mudah memahami perhitungan pinjaman BNI Fleksi, simak contoh perhitungan berikut ini!

Jika kamu ingin mengajukan KTA BNI dengan plafon pinjaman sebesar Rp100 juta dengan tenor selama 5 tahun. Besar cicilan perbulan yang harus kamu bayarkan sebagai berikut:

Maksimal kredit : Rp100 juta

Masa kredit : 5 tahun atau 60 bulan

Bunga : 9,36%

Cicilan pokok per bulan : Rp100 juta / 60bulan = Rp1,6 juta

Bunga per bulan : (Rp100 juta x 9,36% / 12 bulan = Rp780 ribu

Sehingga setiap bulannya, kamu harus membayar cicilan sebesar:

Cicilan pokok + bunga = Rp2,46 juta menjadi total cicilan per bulan yang harus dibayarkan.

Tips Ajukan KTA BNI

BNI (Sumber: bni.co.id)

Setelah mempersiapkan syarat-syarat yang sudah disebutkan tadi, bukan berarti pengajuan KTA yang kamu lakukan otomatis diterima, Sobat. Terkadang, proses analisis yang dilakukan bank bisa memakan waktu yang lama. Berikut tips mengajukan pinjaman KTA BNI supaya diproses dengan cepat:

1. Pastikan kolektibilitas kredit terjaga dengan baik

Karena KTA tidak mengharuskan nasabahnya menyediakan jaminan, bank menggunkan kolektibilitas kredit untuk mengetahui apakah debitur layak dapat pinjaman atau tidak. Kolektibilitas yang bagus sudah jelas berpeluang besar untuk mendapatkan KTA. Sementara kolektibilitas kredit yang buruk bikin bank ragu-ragu untuk memberikanmu dana kredit.

Baca juga: Mengenal KTA DBS, Mulai Dari Kelebihan, Syarat, Hingga Cara Pengajuannya

Kolektibilitas kredit terbagi dalam lima kualitas, yaitu kualitas 1, 2, 3, 4, dan 5. Pinjaman akan cepat diproses kalau kolektibilitas nasabah berkualitas 1. Sementara kualitas 2 masih dipertimbangkan. Kualitas lainnya kemungkinan besar ditolak. Untuk mengetahui kolektibilitas kredit ini, kamu bisa mengeceknya di SLIK OJK.

2. Ajukan pinjaman dengan cicilan bulanannya tidak lebih dari 30 persen gaji

Ajukan 30 persen itu adalah rasio kredit yang jadi acuan bank mempertimbangkan, apakah aplikasi pengajuan disetujui atau ditolak. Bank sangat berhati-hati menyeleksi pengajuan pinjaman. Kalau sampai salah memutuskan bisa berakibat pada meningkatnya angka non-performing loan (NPL).

Maka dari itu, kamu disarankan untuk ambil pinjaman dengan besar cicilan bulanan 30 persen gaji. Dengan begitu, keuanganmu tidak megap-megap kalau dibebani utang. Kamu pun bisa terhindar dari gagal bayar.

3. Usahakan pinjaman diajukan di bank yang rekeningnya jadi payroll

Payroll (Google.com)

Cara ini tentu memudahkan bank untuk melakukan analisis. Bank akan lebih cepat memproses aplikasi pengajuanmu dibandingkan kamu pakai rekening non-payroll. Apalagi, Bank BNI mewajibkan debitur menggunakan rekening BNI buat payroll. Kalau kamu dari awal bekerja sudah pakai rekening BNI, syarat ini jelas sangat menguntungkan kamu.

Untuk kamu yang belum menggunakan rekening BNI, kamu harus bersabar agar bisa mengajukan pinjaman. Pasalnya, kalau kamu pindahkan payroll kamu ke rekening BNI, kamu harus menunggu tiga bulan untuk bisa memenuhi syarat menyerahkan fotokopi rekening tabungan tiga bulan terakhir.

4. Bayar utang tepat waktu

Bank dapat mengakses Informasi Debitur Individual (IDI) Historis, untuk melihat riwayat utang yang kamu punya sekalipun di bank lain. Utang kartu kredit maupun pinjaman lain yang tidak dibayar dengan lancar bisa menghambatmu mendapat pinjaman berikutnya. Sebaiknya, jika kamu masih memiliki tagihan utang lain, lunasi terlebih dahulu sebelum mengajukan KTA baru. Hal ini selain dapat memperkecil risiko pengajuan ditolak, juga dapat mengamankan kondisi keuanganmu.

Baca juga: Pinjaman KTA Vs Pinjaman Online, Mana Yang Terbaik?

Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan Kamu

Jumlah Pinjaman (fajar.co.id)

Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan kemampuan finansialmu dulu ya, Sobat! Kredit Tanpa Agunan atau KTA memang memberi kemudahan dan kepraktisan, namun jangan sampai malah menambah beban keuangan yang tidak bisa kamu atasi. Bijaklah dalam memilih KTA agar manfaatnya bisa kamu nikmati secara optimal.

Pilih juga bank yang memberikan dana besar dan tenor yang panjang kalau kamu ingin menggunakan dana tersebut untuk modal usahamu. Sebaliknya, pilih yang jangka pendek kalau keperluannya bersifat konsumtif. Bijaklah dalam ambil keputusan agar tidak terjerembab utang.

Semoga informasi yang TimiKimi berikan dapat membantu kamu untuk memilih pinjaman yang kamu butuhkan.