Menghitung Pinjaman KTA Online yang Simpel Dilakukan, Ikuti Caranya Yuk!

Melakukan simulasi perhitungan pinjaman KTA online menjadi hal yang wajib dilakukan ketika mengajukan pinjaman supaya bisa mengetahui sejauh mana kemampuan finansial kita. Tapi melakukan perhitungan pinjaman KTA online tidaklah mudah. Tapi tenang saja, TimiKimi punya cara mudahnya untuk kamu ikuti di bawah ini!

Kredit tanpa agunan atau yang lebih dikenal dengan nama KTA merupakan salah satu jenis pinjaman yang diberikan oleh bank tanpa perlu memberikan jaminan atau agunan aset apapun. KTA bisa diajukan dengan dua cara, yakni secara offline dan online. Jika kamu mengajukan pinjaman KTA secara offline, maka kamu harus datang ke kantor cabang bank terdekat dan mengajukannya langsung kepada petugas bank. Tapi kalau kamu memilih untuk mengajukannya secara online, maka kamu tak perlu repot-repot datang ke bank. Cukup kunjungi situs resmi bank penyedia pinjaman KTA online dan kamu bisa mengajukannya secara online. Perlu kamu ketahui kalau pinjaman KTA online ini memiliki kelebihan dan kekurangan, yaitu:

  • Pengajuannya lebih mudah karena dilakukan secara online
  • Proses pencairan yang cepat karena dokumen persyaratan yang masuk sudah dalam bentuk digital
  • Limit kredit besar karena bisa mencapai ratusan juta
  • Masa tenor yang diberikan bisa mencapai 60 bulan
  • Bisa digunakan untuk keperluan apa saja
  • Bunga pinjaman tergolong cukup tinggi
  • Harus memiliki kartu kredit dengan masa aktif minimal 1 tahun

Tapi sebelum mengajukan pinjaman KTA online, kamu sangat dianjurkan untuk melakukan simulasi perhitungan. Tujuannya adalah agar nantinya kamu bisa mengetahui seberapa jauh kemampuan finansial dalam membayar hutang cicilan sehingga cicilan per bulan bisa dibayarkan secara tepat waktu hingga lunas.

Baca juga: Pinjaman KTA Tanpa BI Checking, Memangnya Ada?

Istilah yang Ada Pada Perhitungan Pinjaman KTA Online

Pinjaman KTA Online (firstamericanmerchant.com)

Buat Sobat yang akan melakukan simulasi perhitungan pinjaman KTA online, kamu harus memahami terlebih dahulu beberapa istilah yang paling sering digunakan, yaitu:

  • Kreditur

Merupakan lembaga keuangan yang meminjamkan sejumlah uang dengan sistem kredit kepada masyarakat. Contoh lembaga keuangan yang menjadi kreditur adalah bank, pegadaian, dan perusahaan fintech.

  • Debitur

Merupakan peminjam uang tunai kepada lembaga keuangan dengan cara kredit dalam jangka waktu tertentu.

  • Plafon pinjamam

Merupakan limit pinjaman dana atau jumlah dana yang dipinjamkan oleh kreditur kepada debitur. Plafon pinjaman memiliki jumlah minimum dan maksimum dana pinjaman.

  • Masa tenor

Merupakan jangka waktu peminjaman yang diberikan kreditur kepada debitur untuk dapat melunasi dana pinjaman. Masa tenor kredit tanpa agunan biasanya berkisar antara 12, 24, 36, hingga 60 bulan.

  • Angsuran/ cicilan

Merupakan jumlah dana yang akan dibayarkan atau dicicil setiap bulannya selama masa tenor hingga lunas. Jumlah dana ini bisa tetap dan juga bisa berubah-ubah tergantung pada jenis suku bunga yang dikenakan.

  • Suku bunga

Merupakan besaran bunga yang harus dibayarkan setiap bulan bersama dengan cicilan atau angsuran dana. Dalam KTA online, suku bunga yang paling banyak digunakan adalah suku bunga flat dan suku bunga floating. Suku bunga flat merupakan bunga rata yang perhitungan bunga dan cicilan tetapnya sama sehingga setiap bulannya angka cicilan yang harus dibayar tak berubah hingga akhir masa tenor. Sedangkan suku bunga floating merupakan suku bunga yang berbeda-beda per bulannya tergantung dari pergerakan suku bunga di pasaran.

Baca juga: Cara Ajukan Kredit Tanpa Agunan Mandiri Dan Simulasi Perhitungannya

Simulasi Perhitungan Pinjaman KTA Online

Melakukan Perhitungan (www.thoughtco.com)

Sekarang kita akan langsung melakukan simulasi pinjaman KTA online. HaloMoney.co.id akan memberikan satu contoh kasus untuk kamu. Misalkan saja, kamu ingin mengambil pinjaman KTA online senilai Rp 120 juta untuk renovasi rumah. Suku bunga yang dikenakan adalah bunga flat 10% per tahun dengan masa tenor cicilan yang diambil 12 bulan karena kamu tidak ingin terlalu lama berhutang. Maka perhitungan simulasi kredit tanpa agunannya seperti ini:

Cicilan pokok: Rp120 juta : 12 bulan = Rp10 juta per bulan

Bunga yang dikenakan: Rp120 juta x 10% : 12 bulan = Rp1 juta per bulan

Cicilan per bulan yang harus dibayar: Rp10 juta + Rp1 juta = Rp11 juta

Jadi setiap bulannya kamu harus membayar cicilan Rp11 juta sampai masa tenor berakhir alias sampai 12 bulan. Lalu bagaimana jika kemampuan finansial kamu untuk membayar hutang cicilan KTA tidak sampai Rp11 juta per bulan? Tenang saja Sobat, kamu bisa mengubah masa tenor cicilan menjadi 24 bulan agar cicilan bulanan jadi lebih ringan.

Jika mengambil masa tenor 24 bulan, maka perhitungan simulasi perhitungan KTA onlinenya berubah jadi seperti ini:

Cicilan pokok: Rp120 juta : 24 bulan = Rp 5 juta per bulan

Bunga yang dikenakan: Rp 120 juta x 10% : 12 bulan = Rp 1 juta per bulan

Cicilan per bulan yang harus dibayar: Rp5 juta + Rp1 juta = Rp6 juta per bulannya

Terlihat bukan, dengan mengambil masa tenor cicilan 24 bulan, maka jumlah cicilan bulanan yang kamu bayar menjadi lebih kecil, yaitu Rp6 juta per bulan.

Memang, jika dibandingkan, total bunga keseluruhan yang harus dibayar menjadi lebih besar jika kamu mengambil masa tenor yang lebih lama. Tapi daripada kamu mengalami kesulitan dalam membayar cicilan bulanan dan berakibat pada resiko menunggak atau telat membayar, lebih baik kamu mengambil masa tenor yang lebih lama agar bisa membayar cicilan KTA tepat waktu.

Samakah Perhitungan Pinjaman KTA Online dengan Pinjaman Online?

Lakukan Perhitungan (Sumber: www.franklins-sols.co.uk)

Lalu bagaimana dengan perhitungan untuk pinjaman online? Sebenarnya perhitungan pinjaman online ini sama saja dengan perhitungan pinjaman KTA online. Hanya saja untuk pinjaman online, bunga dihitung berdasarkan hari, bukan berdasarkan bulan. Inilah yang menyebabkan kenapa pinjaman online bunganya jauh lebih kecil jika dibandingkan pinjaman KTA online. Coba kita hitung bersama-sama bagaimana perhitungan pinjaman online.  Misalkan saja, kamu ingin mengambil pinjaman online senilai Rp10 juta untuk biaya rumah sakit. Suku bunga yang dikenakan adalah 0,5% per harinya dengan masa tenor cicilan yang diambil 90 hari (3 bulan) karena kamu tidak ingin terlalu lama berhutang. Maka perhitungan simulasi perhitungan pinjaman KTA onlinenya jadi seperti ini:

Cicilan pokok: Rp 10 juta : 3 = Rp3,3 juta per bulan

Bunga yang dikenakan: Rp10 juta x 0,5% x 30 hari = Rp1,5 juta per bulan

Cicilan per bulan yang harus dibayar: Rp3,3 juta + Rp1,5 juta = Rp4,8 juta per bulannya

Baca juga: Cara Ajukan Pinjaman Pribadi Tanpa Syarat Yang Ribet Dan Pilihan Penyedianya

Tertarik Mengajukan Pinjaman Online? Kamu Bisa Ajukan Ke Sini Aja!

Tunai Kita (Sumber: tunaikita.com)

Salah satu penyedia pinjaman online yang bisa kamu tuju adalah TunaiKita. TunaiKita merupakan salah satu penyedia pinjaman yang berbasis online karena proses pengajuannya dilakukan melalui sistem aplikasi. Jadi kamu harus mendownload dulu aplikasi TunaiKita yang ada di PlayStore atau AppStore supaya bisa mengajukan pinjaman. Plafon pinjaman yang diberikan oleh TunaiKita mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta. Untuk masa tenornya hingga 180 hari (6 bulan).

Sedangkan syarat yang harus kamu penuhi adalah KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan rekening bank lokal seperti Bank Mandiri, Bank Permata, Bank Mega, Bank Danamon, BCA, BRI, dan BNI. Meskipun termasuk dalam kategori pinjaman online, tapi kamu tak perlu khawatir akan kemanan dari pinjaman ini karena TunaiKita sudah terdaftar di OJK. Dengan begitu semua prosesnya sudah diawasi oleh OJK mulai dari proses pengajuan, pencairan, hingga penagihannya sehingga aman dan kamu bisa terhindar dari resiko penipuan.

Jadi kesimpulannya, baik itu pinjaman KTA online maupun pinjaman online dari situs fintech, kamu harus tetap melakukan perhitungan sebelum mengajukannya ya Sobat!