Menyambut Hari Pahlawan Nasional, kali ini TimiKimi ingin membahas para Pahlawan yang tidak terlupakan jasanya dalam memperjuangkan hak dan kemerdekaan bangsa. Sebagaimana yang kita ketahui, kemerdekaan Indonesia ini tidak dapat dilepaskan dari perjuangan para tokoh perintis kemerdekaan dalam mengusir para penjajah dari Tanah Air tercinta.

 

Nah Sobat, di artikel kali ini TimiKimi ingin mengajak Sobat TunaiKita semua untuk mengenang semangat kepahlawanan dari sosok pahlawan perintis kemerdekaan yang telah amat sangat berjasa untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Simak ulasannya di bawah yuk.

 

Jenderal Soedirman

Jenderal Soedirman merupakan seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Menjadi panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama, beliau secara terus menerus dihormati di Indonesia. Akan tetapi, Soedirman tidak hanya tercatat sebagai Panglima Tentara dan Jenderal Republik Indonesia pertama saja, tetapi juga menjadi yang termuda dalam sejarah. Pada umur 31 tahun, beliau sudah bergabung bersama dengan para pahlawan kemerdekaan untuk memperjuangkan kemerdekaan Tanah Air dari tangan penjajah.

 

Bung Tomo

Sutomo atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bung Tomo merupakan pahlawan yang terkenal karena peranannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA atau Nederlandsch Indie Civil Administratie, yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga saat ini diperingati sebagai Hari Pahlawan. Bung Tomo yang juga merupakan seorang jurnalis asal Surabaya ini, telah mencetuskan semboyan “Merdeka atau Mati” dalam pertempuran berdarah di Surabaya tersebut.

 

Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro berperan besar dalam memimpin Perang Diponegoro yang terjadi dalam kurun waktu lima tahun, yaitu pada tahun 1825 hingga 1830. Perang ini terjadi di sejumlah daerah hampir di seluruh Pulau Jawa dan merupakan salah satu perang terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah perjuangan Indonesia. Walaupun berakhir dengan kemenangan Belanda, Pangeran Diponegoro sempat membuat Belanda kesulitan karena gugurnya ribuan serdadu Belanda.

 

Hasyim Asy’ari

Hasyim Asy’ari yang juga dikenal dengan Kyai Haji Mohammad Hasyim Asyarie, merupakan salah satu pahlawan bangsa yang menjadi pendiri Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam yang terbesar di Indonesia. Organisasi yang beliau bentuk ini merupakan bentuk dari kebangkitan para Ulama.

 

Ki Hadjar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal dengan Ki Hadjar Dewantara, merupakan salah satu aktivis pergerakan kemerdekaan. Semasa hidupnya, Ki Hadjar Dewantara telah memberikan peranan besar untuk pendidikan Indonesia. Perguruan Taman Siswa adalah salah satu hasil jerih payahnya dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia yang waktu itu hanya bisa dinikmati oleh masyarakat Belanda dan kalangan atas saja.

 

R.A. Kartini

Raden Ayu Kartini merupakan seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia serta dikenal sebagai pelopor kebangkitan wanita dengan pemikirannya yang lebih moderat tidak peduli latar belakang keluarganya yang berasal dari kalangan bangsawan. Beliau sangat berjasa dalam memperjuangkan kesetaraan hak kaum perempuan semasa hidupnya.

 

Imam Bonjol

Muhammad Shahab atau yang lebih dikenal sebagai Tuanku Imam Bonjol merupakan salah seorang ulama, pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri di Sumatera Barat pada tahun 1803-1838. Pertempuran yang berjalan selama kurang lebih lima tahun ini sempat berhasil menggoyahkan pasukan Belanda dan membuat mereka kesulitan.

 

Kapten Pattimura

Thomas Matulessy atau yang lebih dikenal dengan Pattimura adalah pahlawan bangsa yang berperan sebagai panglima perang dalam perlawanan rakyat Maluku dengan tentara VOC Belanda. Dengan wibawa dan kepemimpinannya, Pattimura berhasil menyatukan kerajaan Nusantara, tepatnya Ternate dan Tidore untuk menghadapi penjajah pada tahun 1817.

 

Cut Nyak Dhien

Cut Nyak Dhien merupakan seorang Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh. Tekad dan semangat Cut Nyak Dhien semakin berkobar untuk menghentikan penjajahan Belanda semenjak beliau harus menghadapi kematian suami pertamanya, Ibrahim Lamnga.

 

Mohammad Hatta

Mohammad Hatta atau yang biasa dikenal sebagai Bung Hatta adalah salah seorang pahlawan nasional yang berperan besar dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Semangat patriotisme Bung Hatta telah tumbuh sejak beliau masih muda dengan partisipasinya sebagai aktivis, anggota dari organisasi pergerakan nasional hingga menjadi negarawan yang turut mendampingi Soekarno untuk memperjuangkan Indonesia dari penjajahan Belanda.

 

Soekarno

Pahlawan terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah sang proklamator kemerdekaan, Ir. Soekarno. Ir. Soekarno adalah presiden pertama Indonesia yang juga berperan sebagai pencetus dasar negara Pancasila yang kita gunakan hingga saat ini. Bersama dengan Mohammad Hatta, Soekarno merupakan tokoh penting yang telah menginspirasi masyarakat Indonesia dalam perjuangan mencapai titik kemerdekaan.

 

Nah Sobat, itu dia 11 pahlawan bangsa yang tidak boleh kita lupakan jasa dan jerih payahnya dalam memperjuangkan dan merebut hak serta kemerdekaan bangsa. Dalam rangka Hari Pahlawan Nasional, TimiKimi ingin mengajak seluruh anak muda untuk meneruskan semangat para pahlawan untuk memajukan dan memberikan impact kepada bangsa kita tercinta. Jika bukan kita, siapa lagi?

 

Semoga menginspirasi!

 

Penulis: Indah Sari