Pengajuan Pinjaman KTA Bisa Langsung Disetujui Jika Kamu Ikuti 5 Hal Ini!

pinjaman kta

Pengajuan pinjaman KTA tidak semuanya disetujui oleh bank. Kerap kali pengajuan ditolak karena beberapa alasan. Supaya pengajuanmu tidak mengalami penolakan, coba kenali dan pelajari hal-hal di bawah ini dulu!

KTA atau Kredit Tanpa Agunan namanya sudah tak asing lagi di kalangan masyarakat. KTA merupakan salah satu produk pinjaman yang penggunaanya sangat fleksibel karena bisa digunakan untuk keperluan apa saja. Misalkan saja untuk renovasi rumah, memperbaiki kendaraan, biaya rumah sakit, modal usaha, biaya pernikahan, dan lain sebagainya. Jadi tidak seperti pinjaman KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang hanya bisa digunakan untuk membeli rumah atau KKB (Kredit Kendaraan Bermotor) yang hanya bisa digunakan untuk membeli kendaraan mobil atau motor. Pinjaman KTA dikeluarkan oleh bank, baik itu bank swasta maupun pemerintah. Hampir semua bank di Indonesia memiliki produk pinjaman KTA tanpa kartu kredit sehingga kamu bisa memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuanganmu saat ini.

Untuk nominal pinjaman KTA yang diberikan memang dananya terbilang cukup besar. Rata-rata bank penyedia pinjaman KTA bisa memberimanmu pinjaman mulai dari Rp5 juta hingga ratusan juta lebih dengan masa tenor yang berkisar antara 12 bulan hingga 60 bulan lamanya. Tapi ingat, bukan berarti karena nominal pinjamannya tinggi lantas kamu bisa tergoda untuk mengajukan pinjaman dalam jumlah tinggi karena ada bunga yang terbilang cukup besar untuk kamu bayarkan nanti. Pinjaman KTA rata-rata mematok bunga tetap pada 1-2 tahun pertama sedangkan pada tahun-tahun cicilan setelahnya diterapkan sistem bunga mengambang yang besarannya mengikuti bunga di pasaran.

5 Hal yang Bisa Menentukan Pengajuan Pinjaman KTA Diterima

Permasalahan utama dalam pinjaman KTA adalah semua pengajuan yang masuk belum tentu disetujui karena proses penyaringannya benar-benar sangat ketat. Oleh karena itu supaya pengajuan pinjaman KTA bisa diterima, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan terlebih dahulu, yaitu:

Baca juga: Bisakah Mengajukan KTA Tanpa Kartu Kredit? Caritahu Jawabannya Di Sini!

1. Data Diri yang Jelas dan Benar

Memilih Tempat Pinjaman yang Tepat (Sumber: blog.energytrust.org)

Pada saat mengajukan pinjaman KTA, pastinya akan ada form yang harus kamu isi. Form ini berisi data diri, baik itu nama lengkap, alamat domisili, nomor KTP (Kartu Tanda Penduduk), tanggal lahir,  alamat email, hingga nomor telepon. Kamu harus benar-benar mengisi data diri ini dengan jelas dan benar, terutama dalam mengisi nomor telepon yang bisa dihubungi karena pihak bank akan melakukan proses verifikasi nantinya. Ketika pihak bank melakukan verifikasi data dan nomor telepon yang kamu berikan tidak bisa dihubungi, maka pihak bank bisa membatalkan pengajuan kredit tanpa agunan milikmu. Tentunya hal ini tidak kamu inginkan bukan?

2. Dokumen yang Diberikan Lengkap

Persiapkan Dokumen (Sumber: amazonaws.com)

Selain mengisi data diri dengan jelas dan benar, kamu juga harus memberikan dokumen dengan lengkap karena dokumen persyaratan yang tidak lengkap diberikan, bisa menggugurkan pengajuan pinjaman KTA online. Lalu apa saja dokumen yang harus dipersiapkan? Beda penyedia pinjaman KTA, maka berbeda pula persyaratan dokumen yang diminta. Tapi rata-rata penyedia pinjaman KTA akan mensyaratkan dokumen seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), slip gaji atau surat keterangan penghasilan, rekening koran selama 3 bulan terakhir, dan nomor rekening milik pribadi. Selain syarat dokumen tersebut, ada juga bank yang memberi syarat tambahan seperti kepemilikan kartu kredit aktif selama minimal 1 tahun dengan limit tertentu. Dokumen persyaratan ini harus kamu berikan seluruhnya dan jangan sampai ada yang terlewat. Jika mengajukan secara offline, maka kamu memfotokopi semuanya. Tapi jika mengajukan secara online, maka kamu harus menscan dokumen tersebut. Ingat, pastikan hasil fotokopi atau scan jelas alias tidak buram sehingga bisa terbaca oleh bank.

3. Catatan Rekam Jejak Kredit Bagus

Jejak Kredit (Sumber: www.which.co.uk)

Kamu pernah mengajukan pinjaman sebelumnya? Pengajuan pinjaman yang dimaksud di sini adalah semua jenis pengajuan pinjaman, mulai dari pinjaman kartu kredit, pinjaman KPR, pinjaman KKB, pinjaman kredit multiguna, dan lain sebagainya. Jika pernah mengajukan pinjaman sebelumnya, apakah kamu pernah melakukan tunggakan alias telat membayarnya? Saat kamu mengajukan pinjaman KTA, pihak bank pasti akan melakukan pengecekan rekam jejak kredit milikmu dengan cara melakukan BI checking. Jika rekam jejak kreditmu bagus, maka sudah pasti pengajuan pinjaman KTA milikmu akan langsung disetujui. Tapi kalau catatan kreditnya buruk, maka kamu harus siap-siap menerima kalau pengajuan pinjaman KTAmu ditolak. Sebenarnya rekam jejak kredit yang buruk bisa dibersihkan dengan cara membayar lunas semua hutang yang ada dan melaporkannya melalui website OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di alamat www.ojk.go.id. Kalau kamu masih belum mengerti bagaimana cara membersihkan riwayat kreditmu yang buruk, maka hubungi customer service OJK di nomor 1-500-655.

Baca Juga : Pinjaman KTA Vs Pinjaman Online, Mana Yang Terbaik?

4. Memiliki Pekerjaan atau Penghasilan

Membaca Dokumen (Sumber: mlotrainingacademy.com)

Pekerjaan memang sangat penting dalam mengajukan pinjaman KTA. Pekerjaan yang disyaratkan bukan berarti karyawan saja, tapi juga bisa wirausahawan atau profesional seperti dokter, pengacara, dosen, dan lain sebagainya. Status pekerjaan yang pasti akan membuat pihak bank mempertimbangkan pengajuan pinjaman KTA milikmu. Kebalikannya, jika status pekerjaanmu tidak jelas, maka bank sudah pasti tidak akan meminjamkan dananya kepadamu. Selain pekerjaan, biasanya dalam pinjaman KTA ada syarat minimal penghasilan yang bisa dibuktikan dengan memberikan slip gaji atau surat keterangan penghasilan. Ada yang mensyaratkan minimal penghasilan Rp3 juta hingga Rp5 juta. Jadi sebelum mengajukan pinjaman KTA, alangkah baiknya kalau kamu sudah mengetahui berapa syarat minimal penghasilan yang disyaratkan oleh bank penyedia pinjaman KTA yang kamu tuju.

5. Penggunaan Dana untuk Hal yang Baik

Ekspansi Usaha (bizplus.az)

Pinjaman KTA memang bisa dipergunakan untuk keperluan apa saja. Tapi bukan berarti kamu bebas menggunakannya untuk hal-hal tertentu yang sifatnya tidak baik. Bank pasti akan menanyakan kepadamu, untuk apa dana yang akan kamu pinjam nanti. Apalagi jika dana yang akan dipinjam jumlahnya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Kalau ingin dipergunakan untuk modal usaha, maka kamu harus membuktikannya dengan membawa proposal usaha, jika ingin memperbaiki kendaraan maka buktikan dengan foto kendaraanmu yang rusak, dan lain sebagainya. Jadi selama kamu mempergunakan dananya untuk keperluan yang baik, maka pihak bank pasti akan meloloskan pengajuan pinjaman KTAmu.

Adakah Pilihan Selain Pinjaman KTA Saat Butuh Dana Terdesak?

TunaiKita (Sumber: www.tunaikita.com)

Kalau pengajuan pinjaman KTA sudah mengalami penolakan oleh bank berkali-kali, kita harus mengajukan pinjaman ke mana lagi? Tenang saja Sobat karena ada banyak pilihan penyedia pinjaman yang bisa kamu ajukan. Salah satunya adalah TunaiKita. TunaiKita merupakan salah satu penyedia pinjaman yang berbasis online karena proses pengajuannya dilakukan melalui sistem aplikasi. Jadi kamu harus mendownload dulu aplikasi TunaiKita yang ada di PlayStore atau AppStore supaya bisa mengajukan pinjaman. Plafon pinjaman yang diberikan oleh TunaiKita mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta. Sedangkan masa tenornya hingga 180 hari (6 bulan). Sedangkan syarat yang harus kamu penuhi adalah KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan rekening bank lokal seperti Bank Mandiri, Bank Permata, Bank Mega, Bank Danamon, BCA, BRI, dan BNI.

Baca juga: Cek Biaya-Biaya Yang Dikenakan Pada Pinjaman KTA, Banyak Tidak Ya?

Meski termasuk dalam kategori pinjaman online, tapi kamu tak perlu khawatir akan kemanan dari pinjaman ini karena TunaiKita sudah terdaftar di OJK. Dengan begitu semua prosesnya sudah diawasi oleh OJK mulai dari proses pengajuan, pencairan, hingga penagihannya sehingga aman dan kamu bisa terhindar dari resiko penipuan. Jadi kamu tak perlu khawatir ya Sobat!

Apapun pilihan pinjamannya, jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan dengan matang sebelum mengajukan pinjaman supaya tidak menyesal di kemudian hari. Selamat mengajukan pinjaman!