Pinjam Uang Tanpa Syarat? Bisa Kamu Gunakan untuk Bisnis Kue Lebaran, Lho!

pinjam uang tanpa syarat

Momen lebaran memang bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus untuk kamu yang ingin mulai berbisnis. Mulai dari bisnis takjil seperti aneka gorengan, kolak, serta es buah yang segar. Selain takjil, kamu juga bisa menjual aneka lauk pauk yang bisa disantap untuk berbuka puasa dan saat sahur. Nah, menjelang lebaran kamu bisa bisnis kue kering untuk lebaran.

Untuk kamu yang gemar memasak atau membuat aneka kue kering, sangat cocok memulai usaha di bulan Ramadhan ini. Pasalnya, ada banyak jenis usaha sampingan yang bisa kamu jalani. Namun modal terkadang menjadi penghalang untuk memulainya. Kamu tidak perlu khawatir Sobat, pinjam uang tanpa syarat apapun bisa menjadi solusi yang pas untuk bisnismu. Dengan banyaknya penyedia layanan pinjaman online, impian untuk memulai sebuah bisnis akan bisa kamu wujudkan.

Banyaknya penyedia layanan pinjaman online, semakin memudahkan kamu untuk memilih penyedia layanan pinjaman online atau fintech mana yang terbaik. Namun, kamu harus cermat dalam memilih penyedia layanan pinjaman online tersebut. Dengan cermat memilih layanan pinjaman uang online, kamu bisa mengajukan pinjaman uang tanpa syarat dengan proses yang cukup cepat. Sehingga untuk kamu yang membutuhkan modal untuk memulai berbisnis bisa segera diwujudkan.

Nah, sebelum mulai mengajukan pinjam uang tanpa syarat ada baiknya kamu memperhatikan layanan penyedia pinjam uang online terpercaya atau fintech seperti apa yang baik untuk mengajukan pinjam uang tanpa syarat. TunaiKita punya ulasannya untuk kamu!

Baca juga: Pinjam Uang 2 Juta Tanpa Jaminan Untuk Mudik Lebaran, Cek Caranya!

Pinjam Uang Tanpa Syarat: Ini Kriteria yang Harus Diperhatikan

1. Kebijakan Keamanan Penting untuk Diperhatikan

Kriteria pertama yang harus kamu perhatikan yaitu jika kamu pernah mendapatkan telepon atau SMS yang menawarkan produk pinjaman. Besar kemungkinan data pribadi milikmu yang dimasukkan sudah tersebar ke beberapa afiliasi marketing yang bergerak di bidang pinjaman. Bisa jadi, sebelumnya kamu pernah mengajukan pinjaman, sehingga data pribadi kamu tercatat dan tersebar.

Ketika kamu ingin menggunakan jasa pinjaman online atau fintech untuk mengajukan pinjaman online, kamu perlu lebih berhati-hati. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan mengecek dan cermat dalam membaca bagian Kebijakan Privasi, Kebijakan Keamanan, dan segala informasi yang berkaitan dengan bagaimana fintech tersebut mengelola data nasabahnya. Selain menghindari risiko penyalahgunaan data, ini juga bisa mencegah masuknya telepon dan SMS mengganggu yang berisi tawaran-tawaran dari pihak yang tidak jelas.

2. Terdaftar di OJK

Walaupun banyaknya penyedia pinjaman uang online yang ada di Indonesia. Namun, belum tentu semua penyedia kredibel dan terpercaya. Oleh karena itu, kamu harus cermat dalam memilihnya. Untuk dapat memilih penyedia pinjaman uang online yang terpercaya, ada satu hal penting yang harus diperhatikan, bahwa pinjaman online yang akan kamu ajukan harus diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dan sudah terverifikasi. OJK sebagai lembaga resmi yang mengawasi berjalannya kegiatan fintech di Indonesia, memiliki daftar lembaga pemberi pinjaman yang mereka awasi.

3. Cek Kembali Perjanjian Pinjaman

Perjanjian pinjaman merupakan salah satu hal paling penting dalam proses pengajuan pinjam uang cepat tanpa syarat, baik online maupun konvensional seperti di perbankan. Dalam perjanjian, umumnya akan tertera jumlah pinjaman, besaran suku bunga, masa tenor yang disepakati, hingga poin-poin penting lainnya terkait kondisi nasabah dan pemberi pinjaman. Karena ingin segera menyelesaikan proses pengajuan, tak jarang nasabah tidak membaca dan memverifikasi kembali isi perjanjian tersebut. Padahal di tahap inilah kamu tahu hak dan kewajiban sebagai peminjam.

Baca juga: Bisakah Usaha Modal 1 Juta Untuk Buka Bisnis Kue Kering Lebaran? Coba Kita Cek!

Bukan hanya lembaga pinjaman konvensional, perjanjian pinjaman pada pinjaman online yang mengandalkan teknologi juga sifatnya penting dan harus tetap diberikan pada nasabah, misalnya dalam bentuk dokumen digital yang dikirim via email. Perjanjian pinjaman bisa menjadi bukti yang valid bagi kedua belah pihak, baik peminjam ataupun fintech, untuk memenuhi kewajiban dan memberi hak sesuai yang telah disepakati. Jika sewaktu-waktu terjadi penyimpangan, misalnya, angsuran yang tertera pada aplikasi tidak sesuai dengan yang ada di perjanjian, maka kamu memiliki bukti kuat untuk mengajukan komplain hingga tuntutan.

4. Layanan Pinjaman Menggunakan Jaminan Enkripsi

Hal terakhir yang penting untuk diperhatikan untuk mengajukan pinjam uang cepat tanpa syarat langsung cair yaitu adanya jaminan enkripsi pada situs penyedia layanan pinjaman online. Apa sih Enkripsi itu? Enkripsi adalah sebuah sistem yang diterapkan dengan tujuan mengamankan data atau informasi yang ada di dalam situs, agar tidak dapat terbaca oleh pihak lain yang tidak mendapat izin. Bentuknya adalah sertifikat SSL dan juga protokol HTTPS. Biasanya metode enkripsi maupun protokol HTTPS umumnya dipakai untuk situs atau aplikasi yang digunakan untuk bertransaksi secara online.

Semua situs lembaga pinjaman idealnya perlu menggunakan sistem keamanan ini. Sebab, semua data yang ada pada situs, apa pun bentuknya, bersifat penting dan bisa jadi celah bagi para peretas untuk melakukan kejahatan. Utamakan menggunakan jasa fintech yang situsnya berprotokol HTTPS, bukan HTTP, serta memiliki jaminan enkripsi data yang tertera jelas dalam kebijakan privasi dan kebijakan keamanan di situsnya.

Nah, untuk kamu yang akan memulai bisnis kue kering atau kue lebaran, perhatikan beberapa tips berikut ini yuk, agar bisnis kue keringmu banjir orderan.

1. Menentukan Jenis Kue Kering yang Akan Dijual

Source: Google

Ada banyak kue kering yang bisa kamu buat, mulai dari nastar, semprit, lidah kucing, kastengel, sagu keju, putri salju dan sebagainya. Kamu tidak perlu terburu-buru untuk memulai, sebaiknya tentukan jenis kue kering yang akan dijual terlebih dahulu. Kamu bisa melakukan survey terlebih dahulu dengan datang langsung ke lapangan untuk melihat kue kering jenis mana yang selalu diincar masyarakat. Selain itu, saat memilih kue kering juga harus sesuaikan dengan kemampuan yang kamu miliki.

Tidak perlu memaksakan diri untuk membuat banyak ragam kue kering, hal ini tentu bisa membuat kamu sulit menangani usaha tersebut. Namun, bila usaha yang dijalankan berjalan dengan lancar, semakin berkembang dan tidak memungkinkan ditangani sendiri, maka tidak ada salahnya ajak saudara atau rekan untuk bergabung di usaha kue kering yang Anda jalankan.

2. Bahan yang Berkualitas

Source: Google

Selain rasa yang enak, dalam bisnis ini tentunya membutuhkan inovasi saat proses pembuatan kue kering, baik itu dari  bentuknya, atau ada bahan tambahan lain sebagai pelengkap. Jika tampilan pada kue kering tidak ada perubahan dan tidak adanya inovasi itu akan membuat customer merasa bosan dan tentu saja akan memilih dan membeli kue lain yang berbeda.

Bila inovasi dilakukan pada usaha kue kering, tentu akan sangat menguntungkan kamu sebagai penjual, jadi customer lebih mudah tertarik untuk membelinya sehingga bisa saja dalam waktu dekat akan menerima banyak pemesanan kue kering. Dengan begitu, galilah kreatifitas yang kamu miliki agar tampilan kue kering menjadi lebih menarik atau kamu juga bisa mencari referensi di internet atau buku resep lainnya.

3. Tentukan Harga

Source: Google

Dalam bisnis kue kering kamu tidak boleh asal menentukan harga kue kering yang dijual, karena ini menyangkut dengan kesesuaian harga pasar dan keuntungan yang akan kamu dapatkan di setiap jenis kue keringnya. Tetapkan harga dengan tepat berdasarkan bahan-bahan yang digunakan, perlengkapan habis pakai, ongkos dan sebagainya. Baiknya, lakukan pencatatan semua pengeluaran dengan rinci sejak awal agar lebih mudah saat menghitung harga yang akan ditetapkan.

Jika kamu baru akan memulai bisnis kue kering ini, sebaiknya jangan langsung mematok harga tinggi dengan keuntungan yang besar. Tetapkanlah harga dengan keuntungan yang sewajarnya, bila usaha kue kering sudah berjalan dengan lancar, berkembang pesat dan banyak customer yang pesan, maka menaikkan keuntungan bisa dilakukan secara bertahap.

Baca juga: THR Kurang Untuk Biaya Mudik? Pinjam Uang 10 Juta Di TunaiKita!

4. Lakukan Promosi

Source: Google

Kesuksesan sebuah usaha, yaitu pada saat melakukan promosi. Maka, disini kamu dituntut melakukan promosi yang menarik. Berikut ini TunaiKita memiliki beberapa tahap promosi yang bisa dilakukan:

  • Door to door, sebagai langkah awal, kamu bisa gunakan sistem door to door saat ingin mempromosikan usaha kue kering yang dijalankan. Kamu bisa menawarkan langsung ke tetangga di sekitar lingkungan rumah, rekan kerja, teman dan sebagainya. Dengan begitu, kamu bisa mengumpulkan testimoni berupa foto produk yang disertakan dengan ulasan atau tanggapan mengenai kue kering tersebut sehingga usaha kue kering bisa dipasarkan ke jaringan yang lebih luas tentunya dengan menggunakan media online.
  • Siapkan Kue Kering untuk dicoba, Karena yang akan dijual adalah kue, baiknya kamu sebagai penjual menyiapkan beberapa kue dari berbagai macam kue kering yang dijual untuk dicicipi kepada calon pelanggan. Tujuannya agar calon pelanggan bisa merasakan langsung enaknya kue yang dibuat sehingga calon pelanggan bisa membeli atau memesan langsung.
  • Pemberian Harga Promo, jangan pernah ragu saat melakukan sebuah promosi, salah satunya dengan pemberian harga khusus. Misalnya saja potongan harga, buy 1 get 1, harga paket dan sebagainya. Jika ingin promosi ini dilakukan, alangkah baiknya lakukan perhitungan dengan tepat. Jangan sampai kamu tidak mendapatkan keuntungan.

Giat dan Tekun Lakukan Bisnis

Nah, Sobat dalam menjalankan sebuah bisnis kuncinya yaitu kerja keras dan tekun dengan bisnis apa yang kamu lakukan. Jika mengalami kegagalan, jangan cepat menyerah. Jadikan kegagalan itu menjadi proses kedewasaan dalam mengambil keputusan. Terus semangat ya, Sobat.