Pinjaman Pribadi Bank vs Pinjaman Pribadi Non Bank, Lebih Menguntungkan Mana?

pinjaman pribadi non bank

Butuh pinjaman tapi tak ingin mengajukan pinjaman ke bank karena pernah ditolak? Tenang Sobat, masih ada pinjaman pribadi non bank yang bisa kamu lirik. Simak perbedaan keduanya beserta penyedia pinjaman pribadi non bank di sini!

Mengajukan pinjaman rasanya sudah menjai hal yang lumrah dilakukan karena bagaimanapun juga masyarakat pasti pernah mengalami saat-saat di mana terjadi krisis keuangaj pribadi alias kekurangan dana, baik itu untuk menyokong hidup sehari-hari atau untuk keperluan darurat yang sifatnya sangat mendesak. Langkah pertama yang dilakukan sudah pasti melirik isi tabungan serta aset yang dimiliki. Tapi jika dana tabungan dan aset tidak ada, maka mau tak mau kita pasti akan mengajukan pinjaman.

Tempat yang dituju untuk mengajuan pinjaman berbeda-beda, bisa teman, kerabat dekat, rekan kerja, tetangga, kantor, hingga bank. Opsi yang terakhir memang sering dilakukan karena orang sangat familiar dengan yang namanya pinjaman pribadi bank. Tapi bukan berarti pengajuanmu bisa serta merta diterima. Kalau pinjaman pribadi bank ditolak, lantas kamu harus bagaimana?

Penyedia pinjaman dana cepat di Indonesia tidak hanya bank saja. Masih ada banyak penyedia pinjaman pribadi non bank yang bisa kamu tuju. Tapi sebelum mengetahui beberapa pilihan pinjaman pribadi non bank. Ada baiknya kamu menyimak perbedaan keduanya terlebih dahulu.

Pinjaman Pribadi Bank vs Pinjaman Pribadi Non Bank

Setelah mempelajari keduanya, TimiKimi menemukan beberapa perbedaan dari pinjaman pribadi bank dengan pinjaman pribadi non bank, yaitu:

  • Nominal Plafon Pinjaman

Jumlah Pinjaman (fajar.co.id)

Perbedaan pertama dari segi nominal plafon pinjaman online. Untuk pinjaman pribadi bank, nominal plafon pinjaman bisa mencapai ratusan juta rupiah. Beberapa bank malah bisa memberikan pinjaman sampai Rp1 miliar. Hal ini berbeda dengan nominal plafon pinjaman pribadi non bank yang hanya mencapai puluhan juta saja.

Tapi sayangnya minimum pinjaman pribadi bank dipatok minimal Rp5 juta sehingga bagi kamu yang ingin meminjam dana antara Rp1 juta – Rp4 jutaan tidak bisa mengajukan. Lain halnya dengan pinjaman pribadi non bank yang mematok plafon pinjaman minimal Rp500 ribu – Rp1 juta.

  • Jangka Waktu Cicilan

Jangka Waktu Pendek (outwardfromnothingness.com)

Penetapan minimum dan maksimum jangka waktu cicilan pinjaman pribadi bank dan pinjaman pribadi non bank sebenarnya dipengaruhi dari nominal pinjaman yang diberikan. Pada pinjaman pribadi bank, minimum jangka waktu rata-rata 12 bulan dan maksimumnya 60 bulan. Sedangkan untuk pinjaman pribadi non bank minimum jangka waktu pinjaman 7 hari dan maksimumnya sampai 6 bulan atau 12 bulan.

Baca juga: Pinjam Uang 20 Juta Tanpa Jaminan, Bisa? Ikuti Cara Jitu Ini!

  • Bunga yang Ditetapkan

Jika dibandingkan dari segi bunga yang ditetapkan, keduanya sama-sama memiliki bunga yang cukup tinggi karena tidak adanya agunan sebagai syarat peminjaman sehingga pihak penyedia mau tak mau menetapkan bunga yang cukup tinggi. Tapi dari segi sistem perhitungan bunga, keduanya berbeda karena pinjaman pribadi bank kebanyakan menetapkan sisten perhitungan bunga mengambang (floating rate) sementara pinjaman pribadi non bank rata-rata memberikan bunga tetap (fix rate).

  • Proses Pengajuan dan Pencairan

Pengajuan Pinjaman (studentloanhero.com)

Untuk proses pengajuan, keduanya sama-sama diajukan secara online dan offline. Disarankan untuk lebih baik mengajukan secara online karena lebih mudah dan bisa kamu lakukan dari mana saja dan kapan saja. Ditambah lagi jika mengajukan secara online, proses pencairan akan lebih cepat karena data yang masuk adalah data digital sehingga bisa langsung diproses.

  • BI Checking

Perbedaan yang ini menjadi perbedaan besar antara pinjaman pribadi bank dan pinjaman pribadi non bank. Ada banyak sekali pengajuan pinjaman pribadi bank yang mengalami penolakan karena tidak lolos BI checking karena skor kredit yang kamu miliki buruk. Jadi kalau selama ini kamu sering menunggak pembayaran cicilan pinjaman, baik itu pinjaman KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KKB (Kredit Kendaraan Bermotor), dan jenis pinjaman lainnya, maka pengajuanmu berpotensi ditolak oleh bank.

Proses BI checking ini tidak dimiliki oleh pinjaman pribadi non bank sehingga potensi untuk diterima pengajuan pinjamannya jadi semakin besar. Inilah yang menjadi penyebab pinjaman pribadi non bank sangat digemari.

  • Tingkat Keamanan

Keamanan Pinjaman (techhive.com)

Perbedaan terakhir bisa kamu lihat dari segi tingkat keamanan yang dimiliki keduanya. Untuk pinjaman pribadi bank sudah pasti terjamin keamanannya. Tapi untuk pinjaman pribadi non bank, tingkat keamanannya sangat rentan terkena resiko, terutama jika pinjaman pribadi non bank tersebut memiliki sistem online. Lantas bukan berarti kamu tidak bisa mengajukan pinjaman pribadi non bank.

Kamu hanya perlu ekstra waspada dalam memilih penyedia pinjaman pribadi non bank yang sistemnya online. Perhatikan dulu, bagaimana kredibilitasnya di mata masyarakat, apakah mereka memiliki kantor fisik yang bisa didatangi, dan pastinya apakah penyedia pinjaman pribadi non bank tersebut sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau belum.

Baca juga: Ini Cara Meminjam Uang Di Bank Buat Kamu Yang Baru Pertama Kali Mengajukan

Empat Penyedia Pinjaman Pribadi Non Bank

Jika sudah mengetahui apa saja perbedaan keduanya, TimiKimi sudah menyediakan empat rekomendasi tempat penyedia pinjaman pribadi non bank, yaitu:

  • Koperasi

Koperasi (Sumber: Tribunnews.com)

Penyedia pinjaman pribadi non bank yang sangat populer selanjutnya adalah pinjaman koperasi. Koperasi adalah lembaga keuangan non bank yang bisa memberikanmu pinjaman pribadi non bank. Tapi untuk mandapatkan pinjaman dari koperasi, kamu harus terdaftar menjadi anggota koperasi terlebih dahulu. Untuk nominal pinjaman yang diberikan berbeda-beda tergantung dari skala koperasi tersebut karena dana yang dipinjamkan bersumber dari dana koperasi yang didapat dari iuran para anggotanya. Jika sudah menjadi anggota koperasi, untuk mengajukan pinjaman pribadi non bank tidaklah sulit karena syaratnya mudah yakni hanya KTP, slip gaji, dan tagihan listrik atau telepon.

  • Modal Ventura

Untuk jenis pinjaman pribadi non bank berikutnya ada modal ventura yang dikhususkan untuk keperluan usaha, baik itu untuk modal maupun pengembangan usaha. Modal ventura diberikan oleh perusahaan ventura yang bisa dikatakan akan menanamkan modalnya kepada usahamu dan nantinya kamu diwajibkan untuk membayar dana yang sudah diberikan beserta dengan keuntungan usaha sebanyak persenan yang sudah disepakati sebelumnya. Jumlah yang diberikan bisa sampai ratusan juta rupiah.

  • Pegadaian

Pegadaian (akamaized.net)

Selanjutnya ada Pegadaian yang menjadi pilihan penyedia pinjaman pribadi non bank dengan agunan atau jaminan. Jadi nantinya kamu harus menyiapkan jaminan terlebih dahulu supaya bisa mendapatkan pinjaman. Jaminan yang diberikan bisa berupa BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor), sertifikat rumah hingga tanah. Untuk pinjaman yang diberikan bisa mulai dari Rp500 ribu hingga Rp100 jutaan lebih.

Baca juga: Pinjaman Online Langsung Cair, Solusi Tambah Modal Usahamu

  • TunaiKita

TunaiKita (Sumber: www.tunaikita.com)

Terakhir ada pinjaman pribadi non bank yang diberikan oleh TunaiKita. TunaiKita merupakan salah satu penyedia pinjaman pribadi non bank yang berbasis online karena proses pengajuannya dilakukan melalui sistem aplikasi. Jadi kamu harus mendownload dulu aplikasi TunaiKita yang ada di PlayStore atau AppStore supaya bisa mengajukan pinjaman.

Plafon pinjaman yang diberikan oleh TunaiKita mulai dari Rp1 juta hingga Rp20 juta. Sedangkan masa tenornya hingga 180 hari (6 bulan). Sedangkan syarat yang harus kamu penuhi adalah KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan rekening bank lokal seperti Bank Mandiri, Bank Permata, Bank Mega, Bank Danamon, BCA, BRI, dan BNI.

Meski termasuk dalam kategori pinjaman online, tapi kamu tak perlu khawatir akan kemanan dari pinjaman ini karena TunaiKita sudah terdaftar di OJK. Dengan begitu semua prosesnya sudah diawasi oleh OJK mulai dari proses pengajuan, pencairan, hingga penagihannya sehingga aman dan kamu bisa terhindar dari resiko penipuan.

Dengan adanya informasi di atas, semoga kamu bisa mendapatkan pinjaman pribadi non bank yang sesuai denganmu. Selamat mengajukan pinjaman Sobat!