Mungkin masih banyak dari pengguna kartu kredit yang masih mempertanyakan keamanan kartu kredit mereka. Kamu pun juga pasti bertanya-tanya, apakah kartu kredit saya sudah aman? Jika melakukan transasksi online, amankah menggunakan kartu kredit? Apakah data kita sebagai pengguna terjaga? Apakah ada jaminan bahwa kita akan terhindar dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab? Ditambah lagi banyak pemberitaan tentang penipuan kartu kredit.

 

            Kartu Kredit Sudah Dilengkapi Chip

Walau kartu kredit sudah dilengkapi beberapa lapisan keamanan dan proses verifikasi dengan tanda tangan, kartu kredit masih memiliki kelemahan yang tidak jarang digunakan oleh pihak-pihak yang curang.

Kecurangan yang sering terjadi adalah mengambil kartu kredit saat dikirim melalui surat, memalsukan tanda tangan dan kloning. Kloning kemungkinan adalah metode yang dipakai oleh para pencuri beberapa tahun lalu karena mereka tertangkap dengan encoder. Pada tahun 2010 lalu, kartu kredit sudah dilengkapi chip untuk menangkal kelemahan magnetik.

Data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa angka kasus untuk penipuan kartu kredit menurun drastis berkat pengamanan menggunakan chip ini. Suksesnya teknologi di kartu kredit diteruskan di kartu debit dan kartu ATM. Pengimplementasian semua ini diperkirakan rampung sejak 2015 lalu.

Kartu kredit memiliki chip dengan kode unik menggantikan pita magnetik di belakang kartu yang selama ini mudah dipalsukan. Jadi solusi untuk masalah ini adalah dengan penggunaan PIN dalam kartu kredit tersebut.

 

Maksimalkan Keamanan Kartu Kredit Kamu

            Meski kartu kredit sudah dilengkapi dengan teknologi chip di dalamnya, bukan berarti kamu tidak perlu waspada lho Sobat. Ada baiknya kamu tetap menjaga keamanan kartu kreditmu dengan mengikuti hal-hal di bawah ini:

 

  1. Simpan kartu kreditmu di tempat yang aman
  2. Jangan pernah mencatat pin kartu kredit. Cukup diingat dan dihafal saja
  3. Tanda tangani kartu kreditmu
  4. Hindari menggunakan tanggal ulang tahun sebagai pin
  5. Segera hubungi bank penerbit jika kamu kehilangan kartu kredit
  6. Daftar layanan SMS ke bank penerbit kartu kredit
  7. Cari logo Verified by Visa atau MasterCard Secure saat berbelanja secara online

 

Nah Sobat, akan selalu ada kemungkinan bahwa kamu akan menjadi korban penipuan kartu kredit. Akan tetapi kamu bisa menghindari hal tersebut dengan menerapkan hal-hal di atas.

 

Semoga membantu!

 

Penulis: Indah Sari