Serba-serbi Kredit Usaha Rakyat: Kelebihan dan Cara Mendapatkannya

Kredit Usaha Rakyat

Ingin membuka usaha tapi tak ada modal? Kamu bisa ajukan kredit usaha. Cek pengertian kredit usaha rakyat berikut dengan kelebihan dan bagaimana cara mengajukannya di sini!

Modal menjadi salah satu hal yang bisa membuat para pengusaha pusing karena kekurangan modal bisa membuat usaha tidak akan berjalan dengan lancar. Baik itu usaha yang baru akan dimulai maupun usaha yang baru akan berjalan, kita akan tetap membutuhkan modal yang jumlahnya tidak sedikit. Untuk bisa mendapatkan modal, pengusaha akan mencari investor yang bersedia memberikan modal usaha atau mengajukan pinjaman modal melalui bank atau lembaga keuangan tertentu. Opsi yang pertama memang terdengar sulit didapat sehingga opsi yang kedua lebih banyak dilakukan.

Pinjaman modal usaha atau yang sering disebut dengan nama kredit usaha rakyat (KUR) merupakan pembiayaan modal kerja yang dipersiapkan dan diberikan oleh pemerintah untuk bidang usaha khusus UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Tujuan dari kredit usaha rakyat ini adalah agar para pengusaha dengan skala usaha kecil dan menengah bisa mengajukan pinjaman dengan mudah. Selain itu, dengan adanya kredit rakyat ini diharapkan agar usaha kecil dan menengah yang ada di Indonesia bisa lebih berkembang sehingga perekonomian rakyat bisa semakin maju.

Jumlah kredit yang diberikan bervariasi tergantung lembaga dan bank penyedianya. Biasanya rata-rata memberikan pinjaman hingga maksimal Rp500 juta. Pada awalnya, kredit usaha rakyat mengharuskan kamu untuk memberikan jaminan atau agunan jika ingin mengajukan pinjaman. Tapi sejak tahun 2015, Kementrian Koperasi dan UKM telah meluncurkan program kredit usaha rakyat BRI tanpa adaya jaminan yang harus kamu berikan. Meski sudah ada penetapan dari pemerintah, tapi tetap saja peniadaan agunan tergantung dari lembaga dan bank penyedia kredit rakyat.

Lembaga dan Bank Penyedia Kredit Usaha Rakyat

Bank Mandiri (disk.mediaindonesia.com)

Berhubung kredit usaha ini merupakan program dari pemerintah, maka tidak semua lembaga dan bank bisa menyediakannya. Hanya ada beberapa lembaga dan bank yang menyediakan kredit usaha rakyat tanpa jaminan, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Sinarmas, Maybank, Bank Bukopin, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), OCBC NISP, Bank Permata, Bank Panin, Bank Central Asia (BCA), Bank Artha Graha, BPD Kalbar, BPD NTT, BPD Bali, BPD DIY, BPD Sulselbar, Bank Jateng, BPD Sumatra Utara, Bank Jatim, BPD Sumbar, BPD Riau Kepri, Bank Jambi, Bank Kalbar, Bank Kalsel, Bank NTB, Bank Sumselbabel, Bank Papua, Bank Lampung, BRI Syariah, BCA Finance, Mega Finance, FIF, Adira Finance, Mega Sentra Finance, dan Kospin Jasa.

Baca juga: Cara Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat Yang Mudah

 

Tiga Skema dalam Penyaluran Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat (Sumber: radioidola.com)

Kredit usaha rakyat memiliki tiga mekanisme skema penyaluran yang perlu kamu ketahui, yakni skema langsung, skema tidak langsung dengan pola executing, dan skema tidak langsung dengan pola channeling. Untuk lebih jelasnya lagi, kamu bisa simak penjelasannya di bawah ini:

  • Skema Langsung

Pertama ada skema langsung yang merupakan pinjaman kredit rakyat yang diberikan langsung oleh bank atau lembaga keuangan. Jadi ketika proses pengajuannya tanpa melewati perantara.

  • Skema Tidak Langsung dengan Pola Executing

Untuk skema tidak langsung dengan pola executing, pinjaman yang didapat harus melibatkan lembaga linkage sebagai mitra yang akan menyalurkan kredit usaha rakyat. Nantinya lembaga linkage yang akan mengajukan pinjaman kredit usaha rakyat tanpa agunan kepada bank atau lembaga keuangan. Biasanya pihak yang berlaku sebagai lembaga linkage adalah koperasi sekunder, koperasi primer, koperasi simpan pinjam, Badan Kredit Desa (BKD), Baitul Mal Wa Tanwil (BMT), Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), lembaga keuangan non bank, kelompok usaha, dan lembaga keuangan mikro.

  • Skema Tidak Langsung dengan Pola Channeling

Terakhir ada skema tidak langsung dengan pola channeling yang sebenarnya hampir sama dengan pola executing karena sama-sama menggunakan lembaga linkage. Hanya saja pada pola executing, lembaga linkage berstatus sebagai mitra. Sedangkan lembaga linkage pada channeling berstatus sebagai agen (per orangan) yang akan membantu pengusaha untuk mengajukan kredit rakyat.

Syarat Mengajukan Kredit Usaha Rakyat

Dokumen yang Diberikan (au.res.keymedia.com)

Untuk mengajukan kredit rakyat, pastinya kamu harus dapat memenuhi persyaratan yang diberikan terlebih dahulu. Lantas apa saja syarat dan dokumen yang perlu dipersiapkan?

  • Fotokopi KTP (Kart Tanda Penduduk)
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  • Fotokopi buku nikah (bagi yang sudah berkeluarga)
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) untuk pinjaman di atas Rp25 juta
  • SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) atau surat keterangan legalitas usaha dari desa atau kelurahan setempat
  • Proposal usaha (bagi yang usahanya baru akan berdiri)
  • Rekening koran atau fotokopi buku tabungan selama tiga bulan terakhir
  • Pas foto pribadi 3×4

Baca Juga : Ide Peluang Usaha Makanan Yang Menjanjikan Dan Jadi Tren Di Tahun 2019

Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat

Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (uangteman.com)

Untuk mengajukan kredit usaha rakyat tidaklah sulit. Meski demikian, kamu tetap saja harus mengetahui langkah-langkahnya supaya tidak bingung saat mengajukan nanti. Simak cara mengajukannya di bawah ini:

  1. Siapkan berkas dokumen yang disyaratkan dan pastikan usaha milikmu termasuk dalam usaha yang produktif seperti usaha kerajinan, usaha makanan dan minuman hingga usaha kecantikan.
  2. Setelah berkas dokumen disiapkan, kamu bisa mendatangi lembaga atau bank penyedia kredit usaha rakyat yang sudah ditunjuk pemerintah. Tanyakan terlebih dahulu, bagaimana prosedur pengajuan dan proses pencairan dana karena beda penyedia kredit usaha rakyat, maka berbeda pula sistem yang digunakan.
  3. Jika sudah mengetahui bagaimana prosedur dan prosesnya, maka kamu bisa langsung mengajukan kredit usaha karena dokumen persyaratan sudah dibawa dan dilengkapi.
  4. Nantinya pihak bank akan melakukan survei terlebih dahulu kepada usaha yang kamu miliki untuk menilai apakah usahamu layak diberikan pinjaman atau tidak. Kalau usahamu memenuhi syarat dan layak diberikan pinjaman, maka kredit usaha rakyat bisa kamu dapatkan.

Proses survei dan pencairan dana biasanya akan memakan waktu 3-14 hari kerja. Jika dokumen persyaratan yang diberikan lengkap dan antrian pengajuan kredit usaha tidak panjang, maka waktu yang dibutuhkan bisa kurang dari 3 hari.

Tips Supaya Pengajuan Kredit Usaha Rakyat Disetujui

Tips Agar Pengajuan Kredit Diterima (klikpajak.id)

Supaya kamu bisa mendapatkan kredit usaha rakyat, TunaiKita punya beberapa tips yang harus kamu perhatikan, yaitu:

  • Ketika mengambil kredit usaha rakyat, usahakan jangan mengambil pinjaman pribadi jenis lain. Hal ini dikarenakan jika kamu hanya mengambil kredit usaha rakyat, maka tidak ada beban hutang lain yang dimiliki dan harus dicicil.
  • Jika memiliki beban hutang pinjaman, baik itu pinjaman pribadi berjenis kredit kendaraan bermotor, kredit pemilikan rumah, kredit multiguna, kredit tanpa agunan, atau cicilan kartu kredit, maka pastikan kamu tidak pernah menunggak pembayaran cicilan. Jadi pastikan kalau riwayat hutangmu bersih.
  • Pastikan juga kalau keuangan usahamu juga dalam keadaan sehat alias tidak merugi. Oleh karena itu buatlah laporan keuangan sedetail mungkin supaya bisa terlihat kalau usahamu berjalan lancar.
  • Jika usahamu masih belum berjalan atau masih dalam perencanaan, maka psatikan proposal usaha yang kamu buat mencerminkan secara keseluruhan usaha yang akan kamu jalankan.

Baca Juga : Pilihan Pinjaman Tanpa Jaminan Non Bank Tanpa Kartu Kredit

Lakukan Perhitungan dengan Matang Sebelum Mengajukan Kredit Usaha Rakyat

Mempersiapkan Budget (Sumber: www.creditguard.org)

Setelah mengetahui apa itu kredit usaha rakyat dan bagaimana cara pengajuannya, kamu juga harus melakukan perhitungan terlebih dahulu dengan matang. Hal ini dilakukan supaya modal pinjaman yang diajukan jumlahnya bisa pas alias tidak kurang atau lebih. Oleh karea itu, hitung semua dana yang akan dikeluarkan, mulai dari dana untuk biaya operasional, membeli bahan baki, gaji karyawan, sewa tempat, dan lain sebagainya. Perhitungkan juga berapa jumlah dana yang bisa disisihkan setiap bulannya untuk membayar cicilan kredit rakyat. Dengan begitu, kamu bisa membayar hutang cicilan per bulan secara tepat waktu.

Semoga informasi di atas bisa berguna untukmu mengajukan kredit usaha rakyat dengan lancar. Selamat mengajukan pinjaman modal!