Mungkin untuk sebagian orang, momen kelulusan menjadi momen bahagia karena terbebas dari tanggung jawab pendidikan, seperti tugas, ujian, dan lain sebagainya. Akan tetapi, tidak jarang momen kelulusan menjadi momen yang menyeramkan karena kita dituntut untuk mendapatkan pekerjaan dan mulai hidup mandiri.

 

Menjadi seorang pekerja baru yang pertama kali merasakan dunia kerja, tentu saja ini akan menjadi sebuah tantangan dan tempat untuk mempelajari banyak hal-hal baru mengenai kehidupan. Terutama, kamu akan belajar bagaimana sulitnya menghasilkan uang, bertahan di tengah-tengah orang baru, menghadapi atasan dan bekerja di bawah tekanan.

 

Hal yang sering terjadi adalah, para pekerja baru cenderung tidak tahu bagaimana seharusnya bersikap. Hampir semua pekerja baru memiliki sifat buruk yang sama ketika mulai bekerja. Sifat buruk ini menjadi sifat yang umumnya dilakukan, terutama oleh orang yang baru pertama kali merasakan kerasnya dunia kantor.

 

Nah Sobat, jika kamu merupakan lulusan baru dan akan menjalani pekerjaan pertamamu, kamu harus simak ulasan TimiKimi berikut agar kamu bisa mengantisipasi untuk tidak melakukannya di hari pertamamu nanti.

 

Belum Bisa Membedakan Formal dan Non-Formal

Para pekerja baru biasanya akan merasa kebingungan saat akan melamar pekerjaan. Jika kamu merupakan seorang fresh graduate, tentu saja pernah merasa kesulitan saat akan membuat surat lamaran karena biasanya para pekerja baru akan bingung dalam pemilihan kata yang harus digunakan. Begitu juga dengan pakaian yang harus dikenakan saat melakukan interview atau hari pertama memulai kerja.

Cara untuk mengatasinya adalah dengan menelusuri lebih dalam segala informasi tentang perusahaan itu sehingga kamu bisa menentukan perusahaan ini menuntut kamu untuk bersikap formal atau tidak.

 

Takut Berinisiatif

Lingkungan baru memang seringkali membuat kita takut untuk melakukan sesuatu. Takut salah, takut dimarahi, takut menyinggung, dan ketakutan-ketakutan lain yang akan dirasakan oleh para pekerja baru. Kebanyakan perusahaan saat ini mengajak pekerjanya untuk berani berinisiatif, sehingga ide tidak hanya datang dari atasan, tetapi dari berbagai kalangan. Namun tidak semua perusahaan menerapkan hal ini. Oleh karena itu, kenali lebih baik lagi tentang tempatmu bekerja. Bertindaklah sesuai di mana kamu berada.

 

Tidak Fokus

Fokus dalam bekerja tentu saja menjadi kewajiban yang harus dimiliki oleh seluruh pekerja. Jika kamu tidak bisa fokus dalam melakukan pekerjaanmu, bagaimana bisa kamu menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan maksimal? Seringkali para pekerja baru memiliki masalah dengan hal ini. Pekerja baru mudah bosan dan fokusnya sangat mudah teralihkan ke hal-hal lain, salah satunya yang paling sering terjadi yaitu terlalu sering menggunakan handphone.

Yang harus diingat, jika kamu tidak bisa fokus saat bekerja, maka kamu tidak bisa bekerja dengan produktif. Akan banyak waktu yang terbuang sia-sia yang imbasnya akan mempengaruhi kualitas hasil pekerjaanmu. Selain itu, atasan kamu juga bisa menilai kamu malas-malasan bekerja karena hal tersebut. Jadi, lebih baik hindari menggunakan telepon genggam atau melakukan hal-hal diluar pekerjaan selama jam kerja.

 

Sering Mengobrol

Benar. Menjalin hubungan pertemanan dengan rekan kerja memang diperlukan. Hal ini akan membantu kamu dalam menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Akan tetapi, terlalu sering mengobrol juga sebaiknya dihindari saat jam kerja. Apa lagi jika membahas hal-hal di luar pekerjaan.

Terlalu banyak mengobrol akan membuat citra kamu menjadi buruk di mata rekan atau atasan. Segala sesuatu memiliki waktu dan ada tempatnya masing-masing. Mengobrol dengan teman kantor lebih baik dilakukan pada saat istirahat atau setelah jam kerja berakhir, jangan dilakukan pada saat jam kerja karena selain mengganggu pekerjaan orang lain dan pekerjaanmu.

 

Tidak Bisa Menilai Diri Sendiri

Ini juga hal yang seringkali terjadi pada para pekerja baru. Mereka tidak tahu bagaimana cara menilai kinerja diri sendiri dan mengukur sudah sampai mana kualitas dirinya. Yang harus diketahui, sebagai karyawan kamu harus mengetahui berapa nilai yang pantas kamu dapatkan dari orang lain. Bekerjalah sekeras mungkin tapi jangan juga lupakan hakmu untuk mendapatkan jatah cuti dan kenaikan gaji. Dengan kamu mengetahui nilai diri kamu, kamu akan lebih dihargai oleh orang lain dan kamu juga akan diuntungkan karena gaji juga akan ikut bertambah.

Mulai belajar menghargai dirimu berdasarkan apa yang telah kamu kerjakan dan seberapa besar kontribusi yang kamu berikan pada perusahaan tempat kamu bekerja. Jangan sampai menilai diri terlalu tinggi atau terlalu rendah. Karena akan berdampak buruk bagi kamu.

 

Boros di Awal Bulan

Sifat buruk terakhir yang harus kamu hindari sebagai seorang pekerja baru adalah, menghabiskan seluruh gajimu di awal bulan. Biasanya hal ini akan terjadi karena rasa bahagia karena sudah menghasilkan uang sendiri.

Yang harus diingat, mandiri bukan hanya tentang sudah bekerja dan sudah bisa menghasilkan uang sendiri. Akan tetapi, juga bagaimana caramu mengelola uangmu agar cukup untuk memenuhi kebutuhanmu untuk sebulan penuh. Hindari sifat boros agar tidak menjadi kebiasaan buruk.

 

Nah, itu dia Sobat sifat-sifat buruk yang harus kamu hindari saat memasuki kantor baru. Terutama jika kamu seorang pekerja yang belum memiliki pengalaman sebelumnya. Mulai belajar menghindari hal-hal diatas dengan menggali informasi lebih banyak untuk kamu jadikan bekal saat akan menjadi bagian dari suatu perusahaan nantinya.

 

Semoga membantu!

 

Penulis: Indah Sari