Tax Amnesty Itu Apa Sih? Cari tahu di sini!

pengertian tax amnesty

Sobat pernah mendengar istilah tax amnesty? Hasil dari rapat paripurna DPR pada 28 Jui 2016, DPR sepakat untuk mengesahkan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau tax amnesty. Kebijakan ini telah berlaku mulai 1 Juli 2016 hingga 31 Maret 2017.

Undang-Undang ini sekaligus wujud komitmen pemerintah untuk terus melakukan reformasi kebijakan dalam perpajakan secara simultan hingga tahun 2017. Dengan munculnya kebijakan pemerintah yang baru ini, diharapkan banyak dana yang bisa diserap dan masuk anggaran negara. Kebijakan ini sempat menimbulkan keresahan masyarakat, akibat sosialisasi yang belum tepat.

Masyarakat belum sepenuhnya paham apa itu tax amnesty termasuk juga kegunaannya bagi pribadi dan negara dalam arti secara luas. Yang paling penting, bagaimana cara agar mendapatkan tax amnesty tersebut. Kali ini TimiKimi akan membahas mengenai tax amnesty. Mulai dari pengertian tax amnesty, tujuan tax amnesty, manfaat serta jenis-jenis tax amnesty. Simak ulasannya berikut ini yuk!

Pengertian Tax Amnesty, Tujuan, Manfaat dan Jenisnya

Source: Google

Apa yang dimaksud dengan tax amnesty? Pengertian tax amnesty sendiri adalah suatu kebijakan pemerintah di bidang perpajakan yang memberikan pengampunan pajak atau penghapusan pajak yang semestinya terutang terhadap wajib pajak. Dengan adanya tax amnesty ini maka wajib pajak tidak dikenakan sanksi administrasi perpajakan dan saksi pidana perpajakan.

Namun, wajib pajak harus membuat surat pernyataan pengungkapan harta yang dimiliki serta membayar tebusan dalam nominal tertentu sebagai bentuk tanggungjawab dalam memberikan penerimaan pajak terhadap negara. Pengampunan pajak ini juga merupakan bentuk kesempatan yang diberikan oleh negara kepada masyarakat yang tidak patuh menjadi wajib pajak yang patuh dalam membayar pajak. Dalam hal ini harta wajib pajak mencakup harta yang berada di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri.

Baca juga: Seluk Beluk Bea Cukai: Pengertian, Fungsi Dan Kebijakan Yang Harus Dipahami

Tax amnesty pernah dilakukan di tahun 1984 namun gagal dan tidak sepenuhnya berhasil. Hal ini terjadi karena respon dari para Wajib Pajak yang memanfaatkan tax treaty ke negara lain seperti Singapura tidak mau menarik kembali uangnya sehingga target penarikan pajak dengan adanya tax amnesty pada kala itu kurang bisa berhasil. Selain itu tax amnesty pada masa itu, tidak dibarengi dengan penyehatan di sektor reformasi perpajakan termasuk pengawasan dan pelaksanaannya.

Tidak hanya di tahun 1984, versi lain dari kebijakan tax amnesty juga pernah diambil pemerintah sebagai bagian dari kebijakan politisinya di tahun 2008. Kebijakan ini hadir dengan versi mini yaitu apa yang disebut dengan Sunset Policy. Sunset Policy adalah kebijakan pemerintah untuk menekan jumlah wajib pajak yang kurang bayar atau pun salah dalam melakukan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh. Walaupun sempat juga  mendapatkan pro dan kontra sebagaimana sekarang ini kebijakan Sunset Policy telah berhasil mengisi pendapatan negara hingga 7,46 triliun rupiah.

Mengapa Perlu Memberikan Tax Amnesty Kepada Wajib Pajak?

Berikut ini beberapa latar belakang diberlakukannya tax amnesty di Indonesia, sebagai berikut:

  • Banyak warga negara Indonesia (wajib pajak) yang belum melaporkan seluruh harta kekayaannya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
  • Tax amnesty diterbitkan dan diberikan kepada wajib pajak untuk membantu meningkatkan penerimaan negara dan pertumbuhan perekonomian, serta menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.
  • Adanya kasus Panama Papers dan ketidakadilan sistem pajak.

Tujuan Tax Amnesty

Source: Google

Tax amnesty dibuat dengan tujuan yaitu untuk menghasilkan penerimaan pajak yang belum atau kurang bayar. Selain itum dengan adanya tax amnesty diharapkan wajib pajak menjadi lebih taat pajak, serta pengawasan terhadap kekayaan pribadi menjadi lebih efektif dan akurat. Selain itu tax amnesty juga bertujuan sebagai berikut:

1. Meningkatkan pemasukan negara dari pajak

Pajak merupakan sumber pemasukan utama emerintah yang digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat umum. Dengan adanya tax amnesty maka diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak dalam jangka pendek.

2. Mendorong repartriasi modal dan aset

Tax amnesty juga bertujuan untuk membangun kesadaran dan kejujuran wajib pajak untuk melaporkan harta kekayaannya secara sukarela. Dengan demikian, diharapkan modal atau kekayaan wajib pajak yang berada di luar negeri akan kembali ke Indonesia sehingga berdampak pada perbaikan perekonomian di dalam negeri.

3. Transisi menuju sistem perpajakan yang baru

Amnesti pajak dapat dijustifikasi ketika pengampunan pajak dipakai sebagai alat transisi dan sistem perpajakan yang lama ke sistem perpajakan yang baru.

Baca juga: Mudahnya Cara Perpanjang SIM Online, Tak Perlu Antri Lagi

4. Meningkatkan kepatuhan membayar pajak

Dengan memberikan pengampunan pajak kepada wajib pajak yang selama ini tidak atau belum membayar pajak, maka diharapkan dikemudian hari wajib pajak tersebut tidak dapat lagi menghindar dari kewaibannya membayar pajak.

Manfaat Tax Amnesty

Source: Google

Tax amnesty pada dasarnya memberikan keuntungan dan manfaat bagi wajib pajak. Berikut ini beberapa manfaat tax amnesty sebagai berikut:

  • Bagi wajib pajak, pengampunan pajak terutang yang belum diterbitkan ketetapan pajak tidak akan dikenakan sanksi administrasi dan sanksi pidana perpajakan.
  • Bunga atau denda untuk kewajiban perpajakan akan dihapuskan dalam masa pajak.
  • Tidak dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan atas kewajiban perpajakan dalam masa pajak.
  • Penghentian pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan.

Jenis-Jenis Tax Amnesty

1. Filing Amnesty

Filing Amnesty adalah pengampunan pajak dengan menghapuskan sanksi kepada wajib pajak yang terdaftar, namun tidak pernah mengisi SPT dimana pemberian amnesty dilakukan jika wajib pajak tersebut bersedia untuk mengisi SPT.

2. Record-Keeping Amnesty

Ini merupakan penghapusan sanksi terhadap wajib pajak atas kegagalan dalam menjaga dokumen perpajakan di masa lalu. Amnesty ini diberikan jika wajib pajak bersedia untuk menjaga dokumen perpajakan di masa mendatang.

3. Revision Amnesty

Kesempatan yang diberikan kepada wajib pajak untuk memperbaiki SPT di masa lalu tanpa dikenakan sanksi atau mendapat pengurangan sanksi.

Baca juga: Menghitung Berapa Sebenarnya Biaya Hidup Di Jakarta Tahun 2019

4. Investigation Amnesty

Investigation Amnesty merupakan wajib pajak dimana negara berjanji tidak akan melakukan penyelidikan terhadapt sumber pendapatan wajib pajak yang dilaporkan pada tahun-tahun tertentu. Namun, wajib pajak dikenakan amnesty fee yang harus dibayarkan kepada negara.

5. Prosecution Amnesty

Prosecution Amnesty ini adalah pengampunan pajak dengan memberikan penghapusan sanksi atas tindak pidana pelanggaran undang-undang yang dilakukan oleh wajib pajak. Penghapusan sanksi pidana tersebut dilakukan jika wajib pajak bersedia membayarkan sejumlah kompensasi.

Manfaatkan Program Tax Amnesty Bantu Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Semua warga negara Indonesia sangat disarankan untuk memanfaatkan program tax amnesty sebaik mungkin. Selain memberikan keuntungan besar, dampak tax amnesty jika kamu mengikutinya berarti ikut membantu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, lho! Jika tax amnesty ini sukses maka akan ada dualisme keuntungan bagi pembayar pajak maupun pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ayo tunggu apa lagi!