THR Kurang Untuk Biaya Mudik? Pinjam Uang 10 Juta di TunaiKita!

pinjam uang 10 juta

Lebaran sebentar lagi, THR pun akan segera kamu dapatkan! Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan bonus dari perusahaan untuk para karyawan merayakan hari raya. THR tentunya menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu menjelang hari raya Idul Fitri.

Biasanya, THR bisa digunakan untuk keperluan lebaran, salah satunya yaitu mudik. Mudik sendiri sudah menjadi tradisi di Indonesia untuk merayakan hari raya Lebaran. Tentunya bagi para perantau momen lebaran dimanfaatkan untuk berkumpul dan silaturahmi dengan seluruh keluarga di kampung halaman. Namun, mudik terkadang juga bisa bikin pusing, Sobat. Tiket yang mendadak mahal dan harga naik bisa membuat kantong jebol meski sudah dibantu dengan THR.

Merasa THR yang kamu dapatkan tidak cukup untuk keperluan lebaranmu? Jangan khawatir Sobat, kamu bisa pinjam uang 10 juta dengan memanfaatkan penyedia layanan pinjaman online, lho. Salah satunya TunaiKita!

Pinjam Uang 10 Juta? TunaiKita Siap Bantu Kamu!

Source: TunaiKita

Untuk Sobat yang ingin pinjam uang 10 juta untuk keperluan lebaran dan sebagainya, TunaiKita bisa menjadi pilihan sebagai solusi untuk kebutuhan keuanganmu. TunaiKita merupakan aplikasi pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK sehingga terjamin keamanannya. Pinjaman uang online tanpa jaminan dan syarat yang diberikan mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta dengan tenor yang diberikan hingga 6 bulan.

Baca juga: Pilihan Pinjaman Renovasi Rumah Untuk Kamu Yang Ingin Mempercantik Hunian

Cara mengajukan pinjam uang 10 juta cepat pun sangat mudah. Kamu hanya perlu siapkan tiga syarat, yaitu KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan nomor rekening bank lokal (BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Danamon, dan Bank Permata) atas nama pribadi. Pastikan kamu sudah mendownload terlebih dahulu aplikasi TunaiKita di PlayStore. Kemudian kamu bisa langsung melakukan registrasi dengan mengisi data diri dengan benar agar bisa login ke dalam akun yang sudah kamu daftarkan sebelumnya.

Setelah berhasil login ke dalam akun TunaiKita-mu, maka kamu harus melengkapi informasi dasar (basic info) untuk mempermudah proses pengajuan pinjamanmu nantinya. Nah, setelah selesai, maka proses pengajuan bisa kamu lakukan dengan menentukan nominal jumlah pinjaman dan memilih masa tenor yang diinginkan sesuai kebutuhan dan kemampuanmu.

Pesatnya perkembangan teknologi memang telah menjadi fenomena yang tidak bisa dihindari, terlebih lagi banyaknya penyedia pinjaman online. Nah, untuk kamu yang butuh dana untuk keperluan lebaran, TunaiKita bisa menjadi solusi yang pas. Proses pinjaman di TunaiKita cukup mudah dan cepat.

TunaiKita menyediakan beberapa produk pinjaman yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginanmu. Ada dua jenis pinjaman yang ada di TunaiKita yaitu jangka pendek dan cicilan. Kamu bisa pilih sesuai dengan kebutuhanmu. Jenis pinjaman jangka pendek dan cicilan terbagi lagi dari beberapa produk. Untuk pinjaman jangka pendek terdiri dari:

1. Sakti

Kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp. 500 ribu hingga Rp. 5 juta dengan tenor 10-30 hari. Serta biaya jasa harian 0,4% hingga 0,5%. Jika kamu melakukan pembayaran kamu bisa mendapatkan yang namanya TK$ Rewards sebesar 4%  berlaku untuk pinjaman selanjutnya.

2. Fast

Sedangkan produk Fast, tidak jauh berbeda dengan Sakti. Kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp. 500 ribu hingga Rp. 5 juta dengan tenor 10 hingga 30 hari. Dengan biaya jasa harian sebesar 0,5%. Kamu juga akan mendapatkan TK$ Rewards sebesar 4% berlaku untuk pinjaman selanjutnya.

Sedangkan untuk produk cicilan yang bisa kamu ajukan yaitu:

3. Sakti+

Jumlah pengajuan yang bisa kamu ajukan mulai dari Rp. 4 juta hingga Rp. 20 juta dengan tenor 3 hingga 6 bulan. Biaya jasa harian yang dikenakan 2,75% hingga 7,75%. Sama dengan produk jangka pendek kamu juga bisa mendapatkan TK$ Rewards sebesar 2% berlaku untuk pinjaman selanjutnya.

4. Premiere+

Produk berikutnya, jumlah pengajuan mulai dari Rp. 4 juta hingga Rp. 20 juta dengan tenor 3 hingga 6 bulan. Dengan biaya jasa harian yang dikenakan sebesar 3% hingga 8%. Dan kamu akan mendapatkan TK$ Rewards sebesar 3% yang berlaku untuk peminjaman selanjutnya.

Dengan TunaiKita kamu bisa pinjam uang 10 juta tanpa jaminan dengan aman dan nyaman. Hanya dengan menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Mudah banget kan, Sobat!

Alternatif lain yang bisa kamu lakukan selain mengajukan pinjaman, berarti kamu harus pintar mengelola uang THR yang kamu dapatkan. Bagaimana cara mengelolanya? Lihat ulasan berikut ini yuk.

Baca juga: Ingin Ajukan Pinjaman Cepat Tanpa Syarat Ribet? Cek Langsung Di Sini!

Tips Mengelola THR

Ingin hemat menggunakan THR yang kamu dapatkan? Tenang, TimiKimi punya tips mengelola THR yang tepat untuk kamu terapkan agar THR yang kamu dapat tidak cepat habis. Berikut tipsnya!

1. Memisahkan uang gaji bulanan dengan uang THR

Source: Google

Cara ampuh pertama yang bisa kamu lakukan yaitu membuat alokasi anggaran. Mengapa kamu harus memisah gaji bulanan dengan THR? Hal ini karena uang THR yang didapatkan akan kamu gunakan untuk keperluan lebaran, sedangkan gaji bulanan yang kamu terima akan dipakai untuk membiayai kebutuhanmu selama satu bulan.

2. Membuat anggaran Lebaran

Source: Google

Membuat anggaran lebaran sangat penting untuk kamu lakukan. Pasalnya, kamu harus mengetahui keperluan apa saja yang kamu butuhkan untuk hari raya Lebaran. Secara rutin, sebenarnya biaya Lebaran sudah bisa diprediksi dan dianggarkan jauh-jauh hari. Rata-rata biaya Lebaran terdiri dari biaya mudik mulai dari tiket, transportasi/bbm jika menggunakan kendaraan pribadi, biaya sosial: zakat, subsidi untuk orangtua, angpau Lebaran untuk keluarga dan keponakan, belanja pribadi, wisata/rekreasi di kampung halaman, makan, dan biaya keperluan lebaran lainnya.

Anggaran tersebut, tentunya sedikit berbeda bila kamu tidak mudik dan berencana menghabiskan libur Lebaran di kampung halaman. Biaya liburan dan makan selama libur Lebaran perlu diperhitungkan. Mengapa? Karena rata-rata pengeluaran untuk makan akan sedikit meningkat, mengingat warung dan pasar banyak yang tutup selama Lebaran. Yang pastinya, makan di luar akan sedikit lebih mahal dari harga biasanya. Untuk itu, jangan lupa membuat anggaran lebaran ya, Sobat!

Baca juga: Serba-Serbi Pinjaman Dana Online, Bisa Kamu Jadikan Alternatif Jelang Lebaran

3. Membuat rasio anggaran

Source: Google

Tidak ada angka yang pasti untuk menghitung biaya Lebaran. Setiap orang memiliki kebutuhan dan biaya yang berbeda-beda. Namun, rasio berikut ini bisa kok kamu jadikan acuan idealnya. Gunakan 5 persen uang THR untuk dana sosial, 10 persen untuk investasi, 20 persen untuk melunasi utang dan 65 persen sisanya bisa digunakan untuk kebutuhan selama Lebaran. Termasuk untuk mudik, rekreasi dan kebutuhan lainnya, dana ini diambil sebesar 65 persen dari THR yang kita terima.

Nah, untuk menyiasati supaya kebutuhan selama Lebaran tetap terpenuhi, gampang kok caranya. Kamu bisa lho, menyisihkan pos pengeluaran setiap bulan dari gaji, untuk membuat anggaran mudik Lebaran. Besarannya cukup 5 persen dari gaji atau bisa disesuaikan dengan penghasilan bulanan.

Gunakan THR Sesuai Kebutuhan Lebaran

Tidak terasa lebaran akan segera tiba, kamu pasti sudah mendapat THR kan? Nah Sobat, agar THR yang didapatkan tidak cepat habis dan kebutuhan lebaranmu tetap terpenuhi kamu harus pintar mengelola THR tersebut dengan bijak dan cermat. Semangat terus berpuasa, Sobat!