Memiliki pekerjaan sampingan di luar pekerjaan utama terdengar begitu menggoda. Kamu punya penghasilan tambahan setiap bulannya, mengasah kemampuan lain yang selama ini terpendam dalam diri. Namun, ketika sudah melakukannya? Lalu, seperti apa tips agar para pekerja full time dan freelance tetap seimbang melakukan tugasnya? Berikut ulasannya!

Bekerja full time sekaligus menjadi freelancer di waktu luang bukan hal yang mudah dilakukan. Tidak jarang, banyak orang yang mengaku kalau kehidupannya menjadi ‘berantakan’ karena terlalu sibuk mengurusi pekerjaan yang datang tanpa henti. Ada juga yang merasa kurang mampu membagi prioritas antara pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa memiliki dua pekerjaan di waktu yang sama.

Freelancer atau yang dikenal dengan sebutan pekerja lepas waktu adalah suatu sebutan yang diberikan untuk orang yang mendapatkan penghasilan melalui pekerjaan yang dilakukannya tanpa ada waktu yang pasti. Biasanya mereka melakukan pekerjaan berdasarkan permintaan konsumen atau melalui penawaran proyek.

Berbeda dengan pekerja full time, salah satu keuntungan yang didapatkan seorang freelancer adalah fleksibiltas waktu, dimana artinya freelancer dapat menentukan sendiri kapan ia akan mengerjakan tanggung jawabnya, selama dapat memenuhi batas waktu yang diminta oleh klien. Freelancer pun tidak berkomitmen dengan seorang atasan atau bos, tetapi hanya pada klien dan biasanya jangka waktunya singkat.

Namun, menjadi pekerja full time sekaligus freelancer nyatanya tidak mudah Sobat. Ada banyak yang harus kamu perhatikan agar pekerjaan yang kamu kerjakan seimbang. Nah, berikut ini TimiKimi akan berbagi informasi mengenai tips agar pekerjaan full time dan freelance tetap seimbang.

Tips Menjadi Seorang Pekerja Full Time dan Freelance

1. Memiliki Rekan Kerja Solid

10 Cara Sederhana Membangun Kerja Tim yang Solid dan Efektif
(www.duniakaryawan.com)

Tips menjadi seorang pekerja full time dan freelance yang pertama yaitu memiliki rekan kerja dapat membantumu menemukan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.

Dengan kehadirannya, kamu dapat berbagi tanggung jawab dalam mengerjakan suatu proyek sampingan. Rekan kerja dapat membantumu mengisi kekosonganmu saat dirimu sedang sakit atau berhalangan hadir, dan vice versa. Di sisi lain, sosoknya dapat membantumu bertukar ide untuk menghasilkan pemikiran kreatif yang berguna untuk pekerjaan kalian berdua. Namun untuk merasakan manfaat seperti ini, pastikan rekan kerjamu berbagi tujuan dan selera yang sama. Juga, ia harus dapat diandalkan dan dipercaya karena bersamanya, kamu mengerjakan proyek yang akan menjadi besar di masa depan.

Baca juga: Fakta-Fakta Yang Harus Kita Ketahui Tentang Mahasiswa Kedokteran

2. Berkorban Waktu Di Akhir Pekan

Berusaha menyelesaikan dua pekerjaan di hari kerja bukanlah hal yang mudah dilakukan. Kamu bisa kehilangan waktu istirahat yang penting untuk kesehatan tubuh. Karena itu, sebagian orang mencoba melakukan pekerjaan freelance mereka di akhir pekan. Meski terkesan mengorbankan dua hari berharga yang bisa digunakan untuk bersenang-senang, cara ini lebih efektif karena kamu memiliki banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan sampingan dengan lebih tenang. Kamu pun tidak perlu menghabiskan dua hari penuh untuk bekerja, lho. Pasang target untuk menyelesaikan pekerjaan dalam beberapa jam. Dengan begitu, kamu masih punya sisa hari untuk bersantai.

3. Selektif dengan Pekerjaan

Yuk Kerja Efektif dan Efisien! Simak 8 Tips Untuk Memaksimalkan Kerjamu (glisnts.com)

Sebagai seorang pekerja full time dan freelance tentunya kamu harus selektif dengan pekerjaan yang kamu pilih. Pasalnya, penting untuk selektif dengan proyek yang datang padamu. Sebab, tentunya kamu nggak ingin merasa terbebani ketika tahu pekerjaan sampingan justru menyita banyak waktumu, sampai membuatmu sulit berfokus pada pekerjaan utama. Apalagi sampai merasakan emosi negatif dari freelance itu. Maka sebelum memutuskan untuk mengerjakan proyek sampingan, coba untuk berkomunikasi dengan calon klien untuk menyamakan persepsi dan waktu kerja yang cocok. Pertimbangkan jika pekerjaan itu memang kamu minati sehingga nyaman menjalaninya. Juga, jangan memaksakan diri menerima proyek jika calon klien menunjukkan sikap kurang sopan padamu.

Baca juga: 7 Alasan Kenapa Tagihan Listrikmu Selalu Membengkak

4. Memanfaatkan Teknologi

Zaman semakin canggih, lalu mengapa kamu tidak memanfaatkannya untuk mempermudah pekerjaanmu? Beberapa orang yang bekerja sebagai blogger di luar dari pekerjaan utamanya, menggunakan aplikasi-aplikasi tertentu yang membuat mereka dapat memasukkan konten tanpa perlu menggunakan laptop, dan bisa dilakukan sekalipun sedang berada di kereta! Ada banyak aplikasi otomasi dan plugins yang dapat digunakan untuk mempermudah proses pekerjaan dan menghemat waktu, terutama untuk kamu yang mendedikasikan waktu pribadimu untuk mengerjakan proyek sampingan. Ketik di mesin pencarian untuk menemukan beberapa tools yang cocok untukmu!

5. Mempunyai Pekerjaan Full Time dengan Jadwal Tetap

Sebagian orang berpikir kalau mereka dapat mengatur waktunya dengan baik jika perusahaan utamanya memiliki jam kerja yang fleksibel. Mungkin, hal itu efektif untuk sebagian orang. Namun, ada juga yang kesulitan mengatur waktu karena jam kerja yang tidak tetap. Pekerjaan utama dengan jadwal kerja yang tetap sebenarnya sangat membantumu untuk mengelola waktu lho, Sobat! Karena dengan jam kerja yang sudah tetap, kamu pun memiliki waktu sepulang kantor yang tidak akan diganggu lagi dengan pekerjaan sehingga bisa fokus dengan proyek sampingan. Namun, sangat disarankan untuk mengambil freelance yang memang disenangi atau diminati sehingga saat mengerjakannya di malam hari atau di akhir pekan, kamu pun tidak merasa terbebani.

6. Memanfatkan Waktu Free Semaksimal Mungkin

Ketika memiliki dua pekerjaan sekaligus, sangat sulit untuk meninggalkan keduanya, sekalipun hanya untuk mengurusi kehidupan pribadi. Karena itu, kamu perlu mulai memanfaatkan waktu sebaik mungkin, terutama waktu saat kamu memang nggak bisa mengerjakan apapun. Entah itu saat sedang berada dalam kendaraan, sedang menggosok gigi, entah sedang menyiapkan makan malam. Dalam momen seperti ini saat nggak bisa menyentuh laptop atau komputer, kamu bisa menggunakannya untuk mendengarkan audiobook atau podcast yang bermanfaat untuk pekerjaanmu. Cara ini membuatmu tetap dapat menerima informasi dan pengetahuan selama kamu sedang bebas dari bekerja. Kamu pun mendapat inspirasi ketika sudah berada di hadapan laptop.

7. Mengerjakan Pekerjaan Freelance di Waktu yang Berbeda

Inilah 5 Cara yang Bisa Anda Lakukan untuk Memaksimalkan Waktu Kerja di Kantor, Coba Aja (!uangonline.com)

Nah, tips terakhir untuk kamu yang melakukan pekerjaan full time dan freelance agar tidak bingung membagi waktu bekerja, kamu bisa mengerjakan pekerja freelance di waktu yang berbeda. Jangan sampai pekerjaan freelance kamu justru mengganggu waktu pekerjaan utamamu. Dengan perbedaan waktu, kamu bisa lebih fokus untuk mengerjakan pekerjaan utamamu dan mengerjakan pekerjaan sampingan di waktu yang berbeda.

Baca juga: 7 Hal Ini Sering Membuat Kamu Menunda Pekerjaan

Fokus dan Dibutuhkan Manajemen Waktu yang Baik

Ada banyak cara untuk menjaga pekerjaan full time dan freelance tetap seimbang, serta nggak membuat kehidupan pribadimu jadi berantakan. Namun, selain itu, pastikan jika pekerjaan sampingan yang kamu ambil sesuai dengan minatmu sehingga kamu merasa nyaman melakukannya ya, Sobat!

Semoga informasi yang TimiKimi sampaikan dapat membantu dan menginspirasi Sobat TunaiKita. Selamat mencoba!