Aplikasi Pinjaman Online

Mengajukan pinjaman dana tunai sekarang lebih cepat melalui aplikasi pinjaman online. Agar tidak mudah tertipu, kamu harus ekstra teliti dalam memilih aplikasi pinjaman online yang aman. Bagaimana caranya? Simak penjelasan lebih lanjut di sini!

Di era yang serba canggih ini, semuanya bisa dilakukan secara online. Tidak hanya berbelanja saja, tapi juga melakukan pinjaman. Selama beberapa tahun belakangan, aplikasi pinjaman online semakin marak terdengar karena minat masyarakat akan kemudahan yang ditawarkan oleh pinjaman online semakin tinggi. Bagaimana tidak, kamu bisa mengajukan pinjaman online melalui layanan aplikasi, dari mana saja dan kapan saja tanpa perlu repot-repot datang ke kantor cabang bank tertentu. Dengan berbagai macam kemudahan yang diberikan, pinjaman online pun sukses menjadi primadona di kalangan masyarakat.

Tentu saja hal ini menjadi peluang bagi beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyalahgunakan penggunaan aplikasi pinjaman online. Sebenarnya hal ini bisa diantisipasi dengan cara mengetahui apakah aplikasi pinjaman online yang kamu tuju aman dan memiliki kredibilitas tinggi. TunaiKita punya lima tips untuk mengetahui apakah aplikasi pinjaman online yang kamu pilih aman atau tidak. Ini caranya!

1. Cari Aplikasi Pinjaman Online yang Terdaftar di OJK

Otoritas Jasa Keuangan (Sumber: muslimobsession.com)

Ada banyak pilihan aplikasi pinjaman online yang ada di Indonesia, tapi bukan berarti kamu bisa sembarangan memilih karena aplikasi pinjaman online yang aman adalah yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). OJK merupakan lembaga pemerintah yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi untuk mengatur dan mengawasi kegiatan dalam sektor jasa keuangan, baik itu perbankan, pasar modal, hingga pinjaman online.

Baca Juga : Cara Menghasilkan Uang Dari Blog Untuk Kamu Yang Suka Menulis

Jika aplikasi pinjaman online terbaik yang kamu pilih sudah terdaftar di OJK, maka perusahaan aplikasi tersebut akan mengikuti prosedur dan tata cara yang berlaku dari OJK, mulai dari cara penagihan, aturan bisnis, dan lain sebagainya. Dengan begitu, sudah pasti keamanannya akan terjaga.

2. Cek Keberadaan Kantor Resmi Aplikasi Pinjaman Online

Cek Keberadaan Kantor Aplikasi Pinjaman Online (Sumber: www.xda-developers.com)

Kita seringkali tidak berhati-hati dan terlalu percaya dengan aplikasi pinjaman online yang berjamuran di luar sana tanpa tahu apakah aplikasi pinjaman online tersebut bisa dipercaya. Oleh karena itu, kamu harus mengecek keberadaan kantor resmi dari aplikasi pinjaman online yang nantinya akan kamu pilih. Jika aplikasi pinjaman online tersebut bukan bodong, pastinya ada alamat kantor resmi yang bisa kamu cek melalui situs pencari Google.

Ketika mencari di Google akan muncul nama kantor, alamat, jam buka, dan komentar dari orang-orang yang sudah pernah menggunakan aplikasi pinjaman online tersebut pada bagian kanan laman situs pencari. Untuk memastikan lagi, kamu juga bisa mencari melalui Google Maps supaya bisa melihat tampilan kantor tersebut.

3. Aplikasi Pinjaman Online yang Benar Tidak Meminta Uang Muka

Meminta Sejumlah Uang Muka (Sumber: okezone.com)

Ciri dari aplikasi pinjaman online yang berkedok penipuan adalah mereka akan meminta sejumlah uang muka di awal sebagai salah satu syarat pencairan dana. Misalkan saja kamu akan meminjam dana sebesar Rp 10.000.000, sebagai syarat pencairan dana mereka akan meminta uang muka Rp 200.000 hingga Rp 500.000. Perlu sobat ketahui kalau aplikasi pinjaman online yang aman tidak akan meminta uang muka untuk meloloskan pengajuan dan syarat pencairan. Jika hal ini sampai terjadi, maka sudah pasti aplikasi pinjaman online yang kamu pilih adalah tanda-tanda dari aplikasi pinjaman online yang berkedok penipuan.

4. Pilih yang Memberikan Bunga Rendah

Bunga yang Rendah (Sumber: charity.lovetoknow.com)

Aplikasi pinjaman online yang aman juga bisa dilihat dari bunga yang diberikan. Di saat terdesak dan butuh dana tunai dengan segera, kita cenderung tidak memperhatikan berapa bunga yang diberikan oleh aplikasi pinjaman online. Padahal hal ini tergolong cukup riskan dan harus kamu perhatikan dengan jelas. Aplikasi pinjaman online yang aman akan memberikan kamu bunga rendah yang masuk akal. Selain kisaran bunga, jenis bunga juga wajib kamu perhatikan.

Baca Juga : Cara Pinjam Uang Di Bank Agar Langsung Disetujui

Ada dua jenis perhitungan bunga yang paling sering digunakan oleh aplikasi pinjaman online yakni sistem bunga flat yang kisarannya akan sama hingga masa akhir tenor pelunasan dan bunga floating yang kisarannya bisa berubah setiap bulannya mengikuti perkembangan bunga di pasaran. Oleh karena itu, coba caritahu terlebih dahulu aplikasi pinjaman onlinemu menggunakan perhitungan jenis bunga apa?

5. Kenali mekanisme dan cara kerja aplikasi pinjaman online

Kenali Mekanisme dan Cara Kerja Pinjaman Online (Sumber: trend2wear.com)

Terakhir adalah mengenali bagaimana mekanisme dan cara kerja aplikasi pinjaman online yang kamu pilih. Meski sama-sama aplikasi pinjaman online, tapi beda perusahan maka berbeda pula ketentuan yang berlaku di dalamnya. Oleh karena itu, kamu harus cermat meneliti bagaimana mekanisme dan cara kerjanya. Misalkan saja dari segi sistem perhitungan bunganya, cara pembayaran, hingga ketentuan denda keterlambatan dan penalti pelunasan di awal.

Pahami juga syarat dan ketentuan yang berlaku pada aplikasi pinjaman online tersebut. Untuk melakukan hal-hal ini memang dibutuhkan waktu agar kamu bisa mengenali secara baik aplikasi pinjaman online yang kamu pilih. Tapi dengan begitu, kamu akan terhindar dari rasa menyesal di kemudian hari karena tidak mengenali dengan benar mekanisme dan cara kerja aplikasi pinjaman online tersebut. Jadi, jangan malas untuk meluangkan waktu sejenak dan mempelajarinya ya Sobat!

Pengajuan Pinjaman Lewat Aplikasi Pinjaman Online Tunai Kita

Tunai Kita (Sumber: tunaikita.com)

Salah satu aplikasi pinjaman online yang aman dan bisa kamu percaya adalah TunaiKita karena aplikasi pinjaman online ini sudah terdaftar di OJK sehingga aman untuk kamu pilih. Plafon pinjaman yang diberikan mulai dari Rp 1.000.000 hingga Rp 20.000.000 dengan masa tenor yang bisa dipilih mulai dari 10 hari hingga 180 hari (6 bulan). Persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan adalah berusia minimal 21 tahun dan maksimum 55 tahun pada saat pelunasan, memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan rekening bank lokal (BCA, Mandiri, BNI, BRI, Danamon, Permata Bank dan Bank Mega).

Baca Juga : Cara Mendapatkan Uang Dengan Cepat Tanpa Ribet

Langkah Mudah Mengajukan Pinjaman di TunaiKita

Buat kamu yang ingin mengajukan pinjaman di TunaiKita, kamu bisa mengikuti langkah mudah yang ada di bawah ini!

  • Unduh aplikasi TunaiKita di PlayStore
  • Lakukan registrasi dengan mengisi data pribadi dan informasi yang dibutuhkan, mulai dari KTP, NPWP, hingga rekening bank
  • Pilih nominal pinjaman
  • Tentukan masa tenor
  • Klik apply now atau saya mau pinjam
  • Tunggu proses verifikasi
  • Setelah pengajuan disetujui maka dana pinjaman akan langsung ditransfer ke rekening pribadimu.

Bijak dalam mengajukan pinjaman online

Bijak Mengajukan Pinjaman Online (Sumber: www.shape.com.sg)

Baik itu mengajukan pinjaman offline ke bank maupun mengajukan pinjaman lewat aplikasi pinjaman online, keduanya sama-sama harus dipikirkan dengan bijak karena bagaimanapun juga kamu harus bertanggung jawab untuk membayar cicilan hingga lunas. Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya lakukan simulasi perhitungan hutang terlebih dahulu dan sesuaikan dengan kemampuan membayar. Ingat, rasio hutang tidak boleh melebihi dari 30% jumlah penghasilan bulananmu. Jika total penghasilanmu Rp 10.000.000 per bulan, maka cicilan hutang maksimum yang boleh kamu ambil hanya Rp 3.000.000 per bulan.

Semoga dengan adanya informasi di atas, kamu bisa memilih aplikasi pinjaman online yang aman dan terpercaya ya Sobat!